Berita Terbaru - Halaman 6
- Mobil
- •
- 08 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
5 Mobil Bekas Ini Pertahankan Harga Jual Meski Usia Hampir Satu Dekade
Membeli mobil baru kerap diidentikkan dengan depresiasi nilai yang bikin dompet tipis. Puluhan persen bisa lenyap hanya dalam kurun tiga tahun pertama. Namun, tidak semua kendaraan empat roda terjerembab dalam siklus penyusutan harga yang brutal itu.Beberapa model justru terkenal bandel mempertahankan banderol jual kembali.Rahasianya terletak pada permintaan pasar konsisten, pasokan unit terbatas, serta reputasi mesin bandel.Deretan mobil di bawah ini jadi bukti nyata, harga bekasnya tak terpaut jauh dari harga barunya.Bahkan sebagian sudah berusia hampir sepuluh tahun, namun label ratusan juta masih melekat erat.Toyota Kijang Innova Reborn Diesel, Raja Tak TertandingiJika berbicara soal mobil bekas berharga keras, Toyota Kijang Innova Reborn diesel adalah jawara yang paling sering disebut. Generasi yang meluncur sejak 2015 ini punya basis penggemar fanatik di pasar sekunder. Unit produksi awal bukan berarti bisa ditebus dengan harga miring.Di bursa jual beli, banderol varian diesel masih bertengger di angka fantastis, menyentuh ratusan juta rupiah. Kombinasi kabin lapang, kenyamanan suspensi, efisiensi solar, serta ketahanan jeroan jadi resep sakti mempertahankan nilainya. Baik buat teman komuter harian maupun melibas rute luar kota, mobil ini selalu jadi rebutan.Suzuki Jimny, Ikon Klasik yang Makin LangkaSuzuki Jimny menulis kisah paling ekstrem dalam daftar ini. SUV mungil bergaya retro itu bukan sekadar menahan depresiasi, melainkan kerap kali memicu perang harga. Permintaan gila-gilaan membuat unit bekasnya sempat melampaui banderol pabrikan saat unit baru masih inden panjang.Faktor eksklusivitas dan kapabilitas menjelajah medan berat jadi magnet utama model yang satu ini. Langkanya stok di diler resmi turut memompa harga jual kembali di level yang tidak masuk akal bagi sebagian orang. Pemilik Jimny praktis bisa tersenyum lebar meski sudah bertahun-tahun memacu mobilnya.Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport, Duel SUV Diesel Tak Lekang WaktuPersaingan dua SUV ladder frame, Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport, juga menghadirkan fenomena serupa. Keduanya bekembang menjadi aset otomotif yang ogah menyusut nilainya secara drastis. Permintaan konsisten untuk varian diesel bikin perputaran uang di sektor bekasnya tetap deras.Fortuner mengandalkan tampilan gagah serta kenyamanan kabin lapang. Sementara itu, Pajero Sport unjuk gigi lewat mesin diesel bertenaga dan aura premium yang kental. Citra tangguh membuat kedua nama ini terus diburu, membuat pemiliknya tidak merasa terlalu buntung saat melepas kendaraan ke tangan kedua.Honda Jazz, Hatchback Pujaan yang Ogah Turun TahtaWalau produksinya sudah resmi dihentikan, Honda Jazz sama sekali tidak kehilangan pamor di bursa bekas. Justru statusnya sebagai produk pamungkas menjadikan generasi terakhir, terutama varian RS, kian diburu penggemar setia. Hatchback ini punya basis komunitas mengakar dan loyalis yang rela merogoh kocek dalam.Desain sporty yang tak lekang zaman, kabin fleksibel ala magic seat, serta performa menyenangkan untuk diajak bermanuver harian menjadi kunci daya tariknya. Alhasil, harga Honda Jazz bekas pakai tetap stabil tinggi, mengukuhkan diri sebagai primadona yang tak tergantikan di kelasnya.Referensi: VIVA Otomotif
- Montir
- •
- 08 Jun, 2026
- •
- Nadia Paramita
Rawat Baterai hingga Dinamo, 10 Tips Perawatan Motor Listrik agar Tetap Prima
Kendaraan listrik memang menawarkan biaya operasional yang lebih rendah, tapi anggapan bahwa motor listrik bebas perawatan adalah mitos yang bisa membuat komponen vital cepat rusak. Tanpa rutinitas pengecekan yang benar, performa baterai bisa menurun drastis dan kenyamanan berkendara terganggu.Periksa kondisi baterai secara berkala untuk mencegah penurunan performa mendadakHindari pengisian daya berlebihan yang memperpendek umur baterai secara signifikanPatuhi jadwal servis ringan setiap 2-3 bulan dan servis menyeluruh setiap 6 bulanRawat sistem kelistrikan dan dinamo agar tidak terjadi korsleting atau korosiSimpan motor dengan level baterai sekitar 50% saat tidak digunakan dalam waktu lamaJantung Pacu: Jangan Biarkan Baterai Drop Tanpa PeringatanBaterai memegang peranan paling krusial sebagai sumber tenaga utama. Kesehatan baterai tidak boleh dipantau hanya ketika motor mulai terasa lunglai.Pemeriksaan kapasitas dan tegangan secara rutin menjadi langkah pertama perawatan motor listrik. Begitu muncul tanda seperti durasi pengisian yang tidak normal atau jarak tempuh yang tiba-tiba anjlok, jangan tunda untuk melakukan pengecekan voltase atau balancing. Jika kondisi sudah tidak bisa ditoleransi, penggantian baterai wajib dilakukan agar tidak merembet merusak modul kelistrikan lainnya.Setrum Berlebih Justru Bikin Baterai Motor Listrik Cepat RusakKesalahan klasik yang masih sering terjadi adalah membiarkan charger tertancap meski indikator sudah menunjukkan daya penuh. Kebiasaan overcharging ini secara perlahan mendegradasi sel baterai dan memperpendek usia pakainya.Gunakan selalu pengisi daya orisinal yang direkomendasikan pabrikan. Arus listrik yang stabil dari charger bawaan menjaga suhu baterai tetap terkendali dan mencegah risiko kerusakan dini. Begitu pengisian mencapai 100%, segera cabut konektor untuk mempertahankan kondisi prima baterai.Aliran Listrik Tak Boleh Putus: Periksa Kabel dan KonektorSistem kelistrikan adalah pembuluh nadi motor listrik. Kabel yang terkelupas, konektor yang longgar, atau pengontrol yang mulai aus adalah benih-benih korsleting yang berbahaya.Luangkan waktu untuk memeriksa tidak hanya kabel utama, tetapi juga sambungan-sambungan kecil di sekitar modul kontrol. Setiap tanda korosi atau isolasi yang mengelupas harus segera ditangani. Penanganan sistem kelistrikan idealnya dilakukan di bengkel resmi untuk memastikan keamanan rangkaian tetap optimal.Software Motor Listrik Juga Butuh Update BerkalaMotor listrik modern tidak lagi sekadar perangkat mekanis, melainkan juga perangkat lunak. Pabrikan secara berkala merilis pembaruan untuk memperbaiki bug, meningkatkan performa, atau menambal celah keamanan.Pastikan perangkat lunak motor selalu diperbarui sesuai arahan pabrikan. Pembaruan ini sederhana tetapi dampaknya signifikan terhadap efisiensi energi dan keamanan berkendara, menjadikannya bagian dari rutinitas perawatan motor listrik yang tidak bisa diabaikan.Dinamo dan Komponen Mesin: Bersihkan Sebelum Karat MenyerangMesin motor listrik mengalirkan tenaga dari baterai ke roda, dan dinamo adalah komponen yang paling rentan terhadap kotoran serta kelembapan. Jika dibiarkan, karat akan menggerogoti dan menurunkan kinerja secara drastis.Pemeriksaan visual pada kabel di sekitar mesin harus dilakukan untuk memastikan tidak ada yang terkelupas atau putus. Sementara itu, membersihkan dinamo dari debu dan cipratan air secara berkala mampu mencegah kerusakan fatal yang bisa menyebabkan motor kehilangan daya total.Rem Pakem, Berkendara Aman: Jangan Tunggu Bunyi BerdecitKampas rem yang mulai menipis sering diabaikan hingga menimbulkan bunyi decit atau tuas terasa semakin dalam. Padahal, komponen ini berhubungan langsung dengan keselamatan.Biaya penggantian kampas rem relatif terjangkau, jadi tak ada alasan untuk menunda. Sertakan pengecekan cakram dan kabel rem dalam jadwal servis rutin. Begitu pengereman terasa kurang responsif, segera datangi bengkel agar risiko di jalan bisa diminimalkan.Pelumas untuk Gearbox dan Rantai: Meski Tanpa Oli MesinMotor listrik memang tidak memerlukan oli mesin seperti motor konvensional, tetapi bukan berarti semua bagian bebas gesekan. Gearbox dan rantai tetap membutuhkan pelumas khusus untuk menjaga kelancaran pergerakan.Pergantian pelumas secara berkala sesuai panduan pabrikan mengurangi keausan dan memperpanjang umur komponen. Jangan gunakan pelumas sembarangan karena spesifikasi yang tepat akan menjaga performa optimal tanpa meninggalkan residu yang merusak.Tekanan Ban dan Jarak Tempuh: Efisiensi yang Sering TerlupakanBan yang kurang angin atau justru terlalu keras tidak hanya mengganggu kestabilan, tetapi juga menguras energi baterai lebih cepat. Tekanan yang ideal sesuai petunjuk pabrikan memastikan hambatan gulir minimal dan jarak tempuh tetap maksimal.Sediakan alat pengukur tekanan di rumah dan periksa kondisi ban secara rutin. Kebiasaan kecil ini termasuk bagian perawatan motor listrik yang sederhana, tetapi berdampak besar terhadap konsumsi daya harian.Simpan Motor Listrik dengan Benar Saat Tidak DigunakanKetika motor listrik akan ditinggal dalam waktu lama, perlakuan terhadap baterai menjadi penentu apakah kendaraan bisa langsung menyala saat kembali dipakai. Jangan simpan dalam kondisi baterai kosong atau penuh seratus persen.Level baterai ideal untuk penyimpanan jangka panjang berada di sekitar 50%. Tempatkan motor di area kering, sejuk, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Langkah ini menjaga kesehatan sel baterai agar tidak drop dan siap digunakan kembali tanpa kendala.Jadwal Servis Rutin: Lebih Sering Lebih TenangTanpa kebutuhan penggantian oli, bukan berarti motor listrik bisa absen dari bengkel. Servis ringan disarankan setiap dua hingga tiga bulan, terutama untuk pemakaian harian. Sementara pengecekan menyeluruh pada dinamo, modul kelistrikan, dan sistem pengereman idealnya dilakukan setiap enam bulan sekali.Bahkan jika motor jarang digunakan, nyalakan kendaraan dan periksa komponen vital setidaknya dua minggu sekali. Kelembapan yang mengendap bisa memicu karat pada konektor dan dinamo. Jadikan perawatan motor listrik sebagai kebiasaan terencana, bukan sekadar respons saat terjadi kerusakan. Via: moladin.com
- Mobil
- •
- 08 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
Harga Mirip Hyundai Palisade dan Staria, Pilih Keperkasaan SUV atau Kelegaan Eksekutif
Di segmen mobil premium, dua nama dari Hyundai kerap mencuri perhatian. Bukan hanya menawarkan desain yang menonjol, Palisade dan Staria kini berada di rentang harga yang saling berdekatan sehingga memunculkan perdebatan di kalangan calon pembeli.Hyundai Palisade mengusung karakter SUV mewah dengan tampilan gagah dan aura maskulin.Hyundai Staria menempatkan ketenangan kabin dan fleksibilitas ruang layaknya kendaraan eksekutif.Kisaran harga yang serupa membuat pilihan tidak lagi sekadar preferensi model, melainkan cerminan prioritas kebutuhan ruang dan gaya berkendara.Harga Relatif Setara Membuka Dilema BaruKeduanya sama-sama diposisikan sebagai produk premium andalan Hyundai. Tanpa perlu menyebut angka spesifik karena bersifat dinamis, banderol yang ditetapkan untuk Palisade dan Staria berada di dekat rentang serupa. Bukan lagi tentang siapa yang lebih mahal, melainkan karakter apa yang lebih sesuai dengan kebutuhan harian.Kondisi ini tidak hanya menarik bagi mereka yang sudah memiliki preferensi, tetapi juga melebarkan segmen konsumen yang tengah mencari kendaraan keluarga dengan sentuhan kemewahan berbeda. Perdebatan SUV versus MPV yang biasanya dipisahkan oleh selisih harga signifikan, kini terasa lebih cair.Ketegasan SUV Palisade untuk Mereka yang Menginginkan Dominasi JalanHyundai Palisade menyalurkan kesan tangguh lewat siluet khas sport utility vehicle. Ini bukan sekadar tentang kemampuan menerjang medan, melainkan gengsi dan keamanan visual yang selalu melekat pada bodi besar serta posisi mengemudi tinggi. Tampilan gagah menjadi pernyataan tersendiri saat melaju di jalan.Dari perspektif pasar, karakter seperti ini kerap menjadi nilai tambah di mata pembeli yang menginginkan kendaraan dengan "kehadiran" kuat, terutama saat digunakan untuk mobilitas harian di perkotaan. Kesan mewah yang dibawanya lebih condong pada ketegasan dan soliditas ala kendaraan penjelajah.Staria dan Konsep Ruang Layaknya Kendaraan EksekutifSementara itu, Staria mengambil pendekatan berbeda. Desain monovolume futuristiknya langsung mengindikasikan bahwa prioritas utama ada pada penumpang. Visual eksterior yang bersih dan meminimalkan garis tajam sejalan dengan pengalaman di dalam kabin yang senyap dan lega.Ini adalah kendaraan yang menjawab kebutuhan mereka yang lebih sering mengangkut kolega, keluarga besar, atau membutuhkan kenyamanan ekstra pada perjalanan luar kota. Fungsionalitas dan kemewahan disatukan tanpa perlu meninggikan tapak layaknya SUV, menawarkan ketenangan bak ruang eksekutif bergerak.Menentukan Pilihan Bukan Sekadar Model Melainkan FungsiPerbandingan keduanya jelas tidak bisa diselesaikan hanya berdasarkan harga. Palisade menarik untuk pengemudi yang menginginkan postur gagah dan kepercayaan diri ala SUV. Sebaliknya, Staria menjadi jawaban logis untuk konsumen yang memandang kenyamanan seisi penumpang sebagai prioritas utama.Dengan kualitas material dan fitur yang bisa dipastikan selevel sebagai produk global, keputusan akhir berpulang pada kebutuhan ruang dan karakter berkendara yang diinginkan. Masing-masing memiliki keunggulan yang tidak saling mengalahkan, melainkan melengkapi di ceruk pasar berbeda.Referensi: Hyundai | VIVA Otomotif
- Mobil
- •
- 08 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
Bukan Cuma LCGC, 5 Mobil Bekas Rp150 Jutaan Ini Nyaman Dipakai Harian
Harga mobil baru yang terus merayap naik membuat banyak konsumen cerdas mulai melirik pasar mobil bekas. Dengan dana di bawah Rp150 juta, ternyata pilihannya tidak melulu jatuh ke segmen Low Cost Green Car (LCGC). Sejumlah mobil tahun muda non-LCGC kini sudah menyentuh titik harga yang sama, menawarkan kualitas peredaman kabin yang lebih senyap serta pengalaman berkendara yang lebih solid.Pasar mobil bekas kini menawarkan alternatif non-LCGC di rentang Rp145 jutaan hingga Rp150 juta.Keunggulan utamanya terletak pada kabin yang lebih lapang, fitur lebih lengkap, dan respons mesin yang lebih memuaskan.Lima model dari Suzuki, Honda, Nissan, dan Daihatsu ini menjadi rekomendasi paling bernilai untuk pemakaian harian.Suzuki Baleno Hatchback 2019-2021: Hatchback Underrated yang TerlupakanDi segmen hatchback, nama Suzuki Baleno mungkin kurang menggema dibanding rivalnya. Namun, justru di sinilah letak daya tariknya. Unit bekas produksi 2019 hingga 2021 kini bisa ditebus dengan harga sekitar Rp140 jutaan hingga Rp150 juta.Baleno mengusung mesin 1.400cc yang dikenal bandel dan irit bahan bakar. Karakter mesinnya tetap responsif untuk akselerasi di perkotaan maupun luar kota, tanpa mengorbankan efisiensi. Kabinnya juga terasa lebih lega dari yang terlihat, dilengkapi konfigurasi bagasi yang cukup besar untuk menampung kebutuhan keluarga kecil.Dibandingkan rival sekelasnya, Baleno menawarkan kenyamanan suspensi yang lebih baik. Biaya perawatan rutinnya pun tidak bikin dompet menjerit, menjadikannya salah satu hatchback paling rasional di pasar mobil bekas.Suzuki Ertiga GX 2020-2021: MPV Lapang Pencarian Keluarga MudaJika kebutuhan Anda sudah masuk ke ranah mengangkut tujuh penumpang, Suzuki Ertiga GX adalah jawaban logis di anggaran ini. Unit bekas keluaran 2020 hingga 2021 saat ini sudah sangat terjangkau, berkisar antara Rp140 juta hingga Rp150 juta.Ertiga tidak hanya menawarkan kabin lapang khas MPV, tetapi juga konsumsi bahan bakar yang efisien untuk ukuran mobil berkapasitas penuh. Ruang kaki di baris ketiga memang terbatas, namun untuk mobilitas harian dan mengangkut anggota keluarga besar, penawarannya sulit ditolak.Jaringan purnajual Suzuki yang luas serta ketersediaan suku cadang yang mudah menjadi jaminan tambahan. Tidak heran jika Ertiga masih menjadi buruan utama para orang tua muda yang mencari mobil keluarga bekas berkualitas.Honda Brio RS 2019-2020: Si Kompak Berkarakter SportyIngin city car yang lincah dengan tampilan lebih agresif? Honda Brio RS bekas tahun 2019 hingga 2020 kini bisa diajak pulang dengan anggaran Rp145 juta sampai Rp150 juta. Banderolnya memang sedikit lebih tinggi dari varian Satya, namun sepadan dengan ekstra yang diberikan.Brio RS tampil dengan body kit sporty yang membedakannya dari saudaranya yang lebih kalem. Mesin 1.200cc i-VTEC miliknya terkenal responsif dan menyenangkan untuk dikendarai di jalan perkotaan yang padat. Suara mesin yang sedikit menggelitik justru menambah sensasi berkendara harian.Alasan lain yang membuatnya banyak diburu adalah nilai jual kembali yang kuat. Jadi, selain mendapatkan kenyamanan harian, Anda juga menyimpan nilai aset yang cukup stabil saat nanti memutuskan untuk upgrade ke model lain.Nissan Livina 2019-2020: Kembaran Xpander dengan Nilai Lebih RamahGenerasi terbaru Nissan Livina berbagi platform dengan Mitsubishi Xpander, warisan aliansi yang menguntungkan konsumen. Di pasar mobil bekas, unit produksi 2019 hingga 2020 kini bisa dimiliki di kisaran Rp145 jutaan hingga Rp150 juta.Karena berbagi DNA, Livina mewarisi kenyamanan suspensi dan peredaman kabin yang jadi andalan Xpander. Desainnya sedikit berbeda, menawarkan alternatif visual bagi yang bosan dengan tampilan MPV yang itu-itu saja di jalan raya.Ini adalah pilihan cerdas bagi yang ingin sensasi mobil keluarga dengan identitas berbeda. Biaya servisnya pun tidak jauh berbeda, mengingat komponen yang banyak disamakan. Sebuah tawaran menarik yang sering luput dari radar pembeli mobil bekas.Daihatsu Rocky 2021: SUV Kompak Bertenaga MudaBeralih ke segmen SUV kompak, Daihatsu Rocky patut masuk dalam daftar perburuan. Yang menarik, beberapa unit bekas keluaran 2021 kini sudah mulai menembus kisaran harga Rp145 juta hingga Rp150 juta.Rocky hadir dengan desain modern yang masih sangat relevan hingga kini. Posisi duduk yang tinggi memberikan visibilitas superior di jalan, sementara ground clearance melimpah membuatnya tenang saat melahap polisi tidur atau jalanan tidak rata. Fitur-fitur di kabinnya juga lebih kekinian dibanding banyak mobil seharga serupa.Dengan usia yang sangat muda dan perawatan yang relatif minim di tahun-tahun awal, Rocky menjadi tawaran paling prospektif bagi pembeli yang ingin tampil beda dengan mobil tinggi namun tetap mudah dikendarai harian.Referensi: VIVA Otomotif
- EV
- •
- 08 Jun, 2026
- •
- Nadia Paramita
China Perketat Aturan Mobil Hybrid EREV, Mesin Wajib Uji Ketahanan 300 Ribu Km
Buat Anda yang mengincar mobil hybrid dengan teknologi extended range atau yang penasaran kenapa model-model baru dari China terasa kian solid, ada kabar penting dari negeri tirai bambu. Pemerintah China resmi memperketat standar industri untuk mobil hybrid jenis Extended Range Electric Vehicle (EREV). Aturan ini bukan sekadar formalitas, melainkan standar ketat yang akan menyaring teknologi mana yang benar-benar andal menemani perjalanan harian Anda.Standar industri baru untuk sistem range extender mobil EREV berlaku mulai November 2026.Produsen wajib melakukan uji ketahanan setara pemakaian 300 ribu kilometer.Sistem harus lolos pengujian start-stop mesin hingga 100 ribu kali.Regulasi juga mencakup batas ketat untuk tingkat getaran, kebisingan, dan kompatibilitas elektromagnetik.Langkah ini bertujuan mendorong produsen menghadirkan kendaraan yang lebih halus, senyap, dan berumur panjang.Apa Itu Teknologi EREV yang Kini Semakin Ketat Aturannya?Banyak yang mengira semua mobil hybrid punya cara kerja serupa. Faktanya, EREV punya filosofi yang benar-benar berbeda dan inilah yang mendasari mengapa aturannya harus lebih spesifik. Tidak seperti hybrid konvensional yang rodanya bisa diputar oleh mesin bensin dan motor listrik secara bersamaan, mobil EREV digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik.Mesin bensin yang ada di dalam kap mesin tidak pernah terhubung langsung ke roda. Tugasnya hanya satu, yaitu menjadi pembangkit listrik atau generator yang mengisi daya baterai saat kapasitasnya mulai menipis. Dengan cara ini, pengemudi tetap merasakan seluruh sensasi mobil listrik murni, akselerasi instan dan kabin yang hening, tapi tanpa rasa khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan jauh.Konsep inilah yang membuat EREV begitu populer sebagai jembatan antara mobil konvensional dan listrik murni. Dan justru karena mesinnya bekerja sebagai "pembangkit listrik berjalan", karakter kerjanya sangat berbeda dengan mesin biasa. Ia harus mampu menyala dan mati sendiri berkali-kali tanpa terasa oleh penumpang, itulah sebabnya standar baru ini menyentuh aspek yang sangat spesifik.Uji Ketahanan 300 Ribu Kilometer dan Start-Stop 100 Ribu KaliSalah satu syarat baru yang paling menarik perhatian, terutama bagi Anda yang suka menyimpan kendaraan dalam jangka panjang, adalah kewajiban uji ketahanan yang setara penggunaan hingga 300 ribu kilometer. Angka ini bukan sekadar formalitas di atas kertas. Pemerintah China ingin memastikan bahwa mesin range extender yang Anda bayar ini tidak akan ringkih hanya setelah beberapa tahun penggunaan.Regulasi tersebut juga mewajibkan sistem untuk melewati pengujian start-stop sebanyak 100 ribu kali. Bayangkan skenario kemacetan kota atau perjalanan luar kota di mana mesin generator harus menyala dan mati secara otomatis berkali-kali. Sebuah sistem yang tidak dirancang dengan matang akan menghasilkan getaran kasar atau suara yang mengganggu setiap kali mesin bensin itu "bangun" untuk mengisi baterai. Standar baru ini memaksa produsen untuk menghadirkan transisi yang benar-benar mulus dan nyaris tak terasa.Aturan yang akan menggantikan standar delapan tahun lalu ini juga merinci aspek lain yang sering terabaikan oleh pembeli awam. Mulai dari akurasi pengaturan daya, ketahanan komponen, hingga tingkat kebisingan dan kompatibilitas elektromagnetik. Poin terakhir ini penting agar sistem kelistrikan tegangan tinggi pada mobil hybrid tidak mengganggu perangkat elektronik lain di dalam mobil, seperti sistem infotainment atau pengereman.Dari Mobil Keluarga Hingga Premium, EREV Makin DiminatiPengerasan aturan ini tidak datang tiba-tiba. Data pasar di China menunjukkan penjualan mobil EREV sudah menembus lebih dari satu juta unit per tahun. Apa yang awalnya jadi andalan mobil keluarga berukuran sedang, kini sudah merambah ke segmen premium dengan performa tinggi. Produsen lokal berlomba-lomba menawarkan jarak tempuh total yang fantastis dengan kabin mewah, dan ini membuat persaingan tidak hanya soal siapa yang paling murah.Ketika pasar tumbuh secepat ini, risiko kualitas yang tidak merata juga ikut meningkat. Langkah "bersih-bersih" yang dilakukan China ini pada dasarnya adalah tameng bagi konsumen. Produsen yang hanya bisa merakit komponen tanpa riset mendalam akan kesulitan memenuhi ambang batas halus dan senyap yang disyaratkan regulasi baru. Bagi kita sebagai pembeli, ini adalah angin segar yang menjamin bahwa membanjirnya model baru tidak akan diikuti oleh turunnya standar kenyamanan dan durabilitas.Ke depannya, standar ini bisa jadi acuan pasar global. Produsen yang ingin mobilnya diakui kualitasnya di panggung internasional mau tidak mau harus memenuhi cetak biru ketat ini. Bukan tidak mungkin, dalam beberapa tahun ke depan, mobil hybrid yang kita pakai sehari-hari akan punya sensasi listrik yang lebih murni dengan mesin generator yang kehadirannya bahkan sering Anda lupakan.Referensi: VIVA Otomotif
Space Iklan Tersedia
Jangkau ribuan pembaca setia portal otomotif dan teknologi kami.
Pasang Iklan Anda →