Kabar Otomotif - Portal berita otomotif terlengkap menyajikan kabar terbaru mobil dan motor di Indonesia.

Berita Terbaru

Deepal S05 REEV Tawarkan Jarak Tempuh 1.100 Kilometer Tanpa Perlu Charger

Deepal S05 REEV Tawarkan Jarak Tempuh 1.100 Kilometer Tanpa Perlu Charger

Changan Indonesia memperkenalkan Deepal S05 REEV sebagai alternatif baru bagi konsumen yang menginginkan sensasi mobil listrik murni tanpa kendala jarak tempuh. Teknologi Range Extended Electric Vehicle (REEV) yang diusung membawa pendekatan berbeda dibandingkan sistem hybrid maupun Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) konvensional.Menggunakan mesin 1.497 cc hanya sebagai generator listrikMotor listrik penggerak bertenaga 160 kW dengan torsi 320 NmJarak tempuh total mencapai 1.100 kilometer dalam sekali pengisianBaterai LFP 27,28 kWh mendukung mode listrik murni hingga 170 kilometerFitur pengisian daya cepat DC 30 hingga 80 persen dalam 20 menitCara Kerja Teknologi REEV di Deepal S05Deepal S05 REEV (Photo: Changan)Perbedaan mendasar antara REEV dan PHEV terletak pada sistem penggerak roda. Pada mobil PHEV, mesin bensin memiliki koneksi mekanis untuk memutar roda saat dibutuhkan. Sebaliknya, pada Deepal S05, mesin bensin tidak pernah terhubung langsung ke roda kendaraan.Mesin 1.497 cc tersebut sepenuhnya berfungsi sebagai generator pembangkit listrik. Saat daya baterai mencapai level rendah, mesin akan otomatis menyala untuk mengisi daya baterai, sementara motor listrik tetap menjadi satu-satunya sumber tenaga yang memutar roda. Hal ini memberikan akselerasi spontan dan kabin yang senyap layaknya kendaraan listrik murni.Dengan profil teknis tersebut, Deepal S05 lebih optimal digunakan untuk mobilitas perkotaan maupun perjalanan jarak jauh lintas provinsi. Pengguna tidak perlu khawatir akan ketersediaan stasiun pengisian daya di tengah perjalanan, karena pengisian bahan bakar bensin dapat dilakukan dengan mudah di SPBU biasa.Komparasi dan Efisiensi EnergiInterior Deepal S05 REEV (Photo: Changan)Dibandingkan dengan mobil listrik murni yang mengandalkan baterai besar, sistem REEV menawarkan fleksibilitas lebih tinggi. Jika mobil listrik murni memerlukan waktu pengisian daya yang cukup lama di titik pengisian, Deepal S05 memungkinkan pengguna untuk terus melanjutkan perjalanan hanya dengan mengisi bensin sebagai bahan bakar generator.Dari sisi kompetitor, teknologi ini bersaing dengan mobil hybrid konvensional yang sudah banyak beredar. Namun, keunggulan Deepal S05 terletak pada sensasi berkendara yang sepenuhnya elektrik, yang sering kali menjadi nilai jual utama bagi konsumen yang ingin beralih dari mesin pembakaran internal.Ringkasan SpesifikasiMesin: 1.497 cc (Generator)Penggerak: Motor Listrik 160 kWTorsi: 320 NmBaterai: Lithium Ferro Phosphate (LFP) 27,28 kWhJarak EV Mode: 170 km (NEDC)Jarak Total: Lebih dari 1.100 kmReferensi: Changan | Otodream

BMW Ajak Konsumen VIP Uji Ketangguhan Mobil Antipeluru di Ceko

BMW Ajak Konsumen VIP Uji Ketangguhan Mobil Antipeluru di Ceko

Mobil antipeluru sering kali diasosiasikan dengan kendaraan operasional pejabat tinggi atau kepala negara. Namun, BMW menunjukkan keseriusan dalam menggarap segmen kendaraan berlapis baja dengan mengundang calon pembeli untuk merasakan langsung performa produk mereka.BMW mengundang 67 tamu dari delapan negara Eropa untuk menjajal langsung mobil lapis baja di pusat pengembangan Sokolov, Republik Ceko.Dua model utama yang dipamerkan adalah BMW X5 Protection dengan standar balistik VR6 dan BMW 7 Series Protection dengan sertifikasi VR9.Pengujian mencakup performa berkendara, pengereman darurat saat menikung, hingga kemampuan melibas medan off-road bagi varian SUV.BMW 7 Series Protection dibekali mesin V8 twin-turbo 4,4 liter mild hybrid dengan tenaga 523 hp dan torsi 750 Nm.Tersedia varian listrik berbasis i7 M70 xDrive bagi konsumen yang mencari perlindungan dengan teknologi elektrifikasi.Pengalaman Berkendara Mobil Lapis BajaBerbeda dengan mobil hasil modifikasi pihak ketiga, BMW merancang kendaraan proteksi tinggi ini langsung dari pabrik. Integrasi sistem keamanan, kenyamanan, dan performa menjadi fokus utama agar kendaraan tidak terasa seperti mobil berat yang kaku. Selama sesi pengujian di Ceko, para peserta membandingkan langsung karakter berkendara antara model Protection dengan versi standar.Meskipun terdapat tambahan material baja dan kaca khusus yang membuat bobot kendaraan meningkat drastis, BMW memastikan bahwa performa mesin dan kenyamanan kabin tetap terjaga. Penggunaan platform yang sama memungkinkan distribusi bobot yang optimal sehingga pengendalian tetap stabil meski dalam kondisi ekstrem sekalipun.Spesifikasi dan Standar PerlindunganBMW membagi lini produk proteksinya ke dalam dua kategori perlindungan utama untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen. Berikut adalah rincian teknis singkatnya:BMW X5 Protection: Memenuhi standar perlindungan balistik VR6 untuk menangkal berbagai jenis ancaman senjata api umum.BMW 7 Series Protection: Memiliki sertifikasi VR9 yang lebih tinggi, mampu menahan serangan senjata api berkekuatan tinggi serta efek ledakan tertentu.Performa 7 Series: Mesin V8 twin-turbo 4,4 liter mild hybrid, tenaga 523 hp, torsi 750 Nm.Opsi Elektrifikasi: Varian berbasis i7 M70 xDrive tersedia untuk kebutuhan perlindungan modern.Analisis Penggunaan dan Posisi PasarKendaraan jenis ini memiliki target konsumen yang sangat spesifik, yakni individu atau korporasi yang membutuhkan keamanan ekstra tanpa mengorbankan prestise dan kenyamanan sebuah sedan atau SUV mewah. Dengan desain yang sekilas tampak seperti model standar, pengguna mendapatkan perlindungan maksimal tanpa menarik perhatian berlebih di jalan raya. Kompromi teknis yang dilakukan BMW adalah pada peningkatan bobot kendaraan, namun hal ini diimbangi dengan sistem pengereman dan kaki-kaki yang sudah disesuaikan agar tetap mumpuni di berbagai kondisi jalan.Referensi: BMW | Viva.co.id

Kimi Antonelli Gagal Finis di F1 Barcelona Akibat Masalah Teknis

Kimi Antonelli Gagal Finis di F1 Barcelona Akibat Masalah Teknis

Kimi Antonelli harus menelan pil pahit pada gelaran F1 Barcelona 2026 setelah mengalami kegagalan finis untuk pertama kalinya musim ini. Pemimpin klasemen sementara tersebut terpaksa memarkir mobilnya di pinggir lintasan saat balapan hanya menyisakan empat lap dari total 66 putaran.Antonelli mengalami masalah teknis pada lap ke-62.Gagal meraih poin pertama sepanjang musim 2026.Tetap memimpin klasemen sementara meski keunggulan poin menipis.Performa impresif sempat ditunjukkan saat berduel dengan rekan setim.Penyebab Kegagalan Teknis di LintasanKimi Antonelli di F1 Barcelona. (Photo: XPB)Pembalap muda asal Italia ini mengungkapkan bahwa mobilnya mengalami kendala mekanis yang muncul secara tiba-tiba. Sebelumnya, ia berjuang keras mengelola performa ban di tengah turbulensi udara dari mobil lawan yang berada di depannya. Antonelli mengakui bahwa fase awal balapan cukup berat karena gejala roda depan yang sering terkunci.Masalah tersebut sempat diperparah dengan peringatan batas lintasan akibat manuver agresif di Tikungan 10. Namun, setelah berhasil melewati rekan setimnya, George Russell, Antonelli merasakan keseimbangan mobil yang jauh lebih baik. Sayangnya, kerusakan teknis justru menghentikan momentum tersebut sebelum ia mampu mengamankan posisi podium.Analisis Performa dan Posisi KlasemenGeorge Russell dan Kimi Antonelli di F1 Kanada 2026. (Photo: XPB)Secara teknis, Antonelli menunjukkan kematangan dalam mengelola ban keras di tengah kondisi balapan yang menantang. Kompromi antara gaya mengemudi agresif dan manajemen ban menjadi tantangan utama, terutama saat harus menembus turbulensi udara dari mobil di depan. Jika masalah teknis tersebut tidak terjadi, data menunjukkan ia memiliki potensi besar untuk mengamankan posisi kedua di belakang Lewis Hamilton.Persaingan gelar juara dunia kini dipastikan semakin ketat. Meskipun masih berada di puncak klasemen, selisih poin yang mulai tergerus membuat konsistensi pada seri berikutnya menjadi krusial. Dibandingkan dengan pembalap lain, Antonelli tetap menjadi tolok ukur kecepatan musim ini meskipun insiden di Barcelona menjadi pengingat akan ketatnya reliabilitas mesin di level Formula 1.Referensi: Formula 1 | OtodreamAndrea Kimi Antonelli (Photo: XPB)

Adu Spesifikasi Modenas Brusky 125 Lawan Honda Vario 125 Harga Selisih Tipis

Adu Spesifikasi Modenas Brusky 125 Lawan Honda Vario 125 Harga Selisih Tipis

Pasar skutik 125 cc kini kedatangan pemain baru yang menantang dominasi petahana melalui kehadiran Modenas Brusky 125. Kehadiran motor ini langsung memicu perbandingan ketat dengan Honda Vario 125 karena selisih harga jual yang sangat tipis di pasar.Modenas Brusky 125 dipasarkan Rp26,5 juta.Honda Vario 125 CBS-ISS dibanderol Rp26,215 juta.Selisih harga kedua skutik hanya sekitar Rp285 ribu.Honda Vario 125 unggul di sektor performa mesin dan fitur fungsional.Modenas Brusky 125 menawarkan keunggulan pada aspek ergonomi dan fitur kick starter.Perbandingan Performa dan EfisiensiHonda Vario 125 masih memimpin dalam hal output tenaga berkat mesin 124,8 cc eSP berpendingin cairan. Dapur pacu ini mampu menghasilkan tenaga 11,1 dk pada 8.500 rpm dan torsi 10,8 Nm pada 5.000 rpm. Keunggulan sistem pendingin cairan dan teknologi eSP memberikan karakter mesin yang lebih bertenaga untuk penggunaan harian.Di sisi lain, Modenas Brusky 125 mengandalkan mesin 125 cc satu silinder dengan pendingin udara. Mesin ini mencatatkan tenaga sebesar 9,5 dk pada 7.500 rpm dan torsi 10 Nm pada 6.000 rpm. Meskipun secara angka di bawah kompetitor, Brusky 125 tetap kompetitif untuk kebutuhan mobilitas perkotaan yang padat.Fitur dan ErgonomiSalah satu poin pembeda utama adalah kehadiran kick starter pada Modenas Brusky 125, fitur yang kini mulai jarang ditemukan pada skutik modern untuk mengantisipasi kondisi aki lemah. Sebaliknya, Honda Vario 125 lebih mengedepankan fitur modern seperti Idling Stop System (ISS) untuk efisiensi bahan bakar saat berhenti di lampu merah.Dari sisi kenyamanan berkendara, Modenas Brusky 125 memiliki bobot lebih ringan yakni 108 kilogram dengan tinggi jok 760 mm. Spesifikasi ini membuatnya lebih ramah bagi pengendara dengan postur tubuh yang tidak terlalu tinggi dibandingkan Vario 125 yang memiliki bobot 112 kilogram dan tinggi jok 769 mm.Ringkasan SpesifikasiMesin Vario 125: 124,8 cc eSP, pendingin cairanMesin Brusky 125: 125 cc, pendingin udaraBobot Vario 125: 112 kgBobot Brusky 125: 108 kgKapasitas Tangki Vario 125: 5,5 literKapasitas Tangki Brusky 125: 5,1 literSecara teknis, penggunaan ban yang lebih lebar pada Honda Vario 125 memberikan stabilitas lebih baik saat bermanuver. Sementara itu, Modenas Brusky 125 lebih optimal bagi pengguna yang mengutamakan kemudahan manuver dan bobot ringan untuk penggunaan di jalur aspal perkotaan yang padat.Referensi: Modenas | VIVA

Lewis Hamilton Menangkan F1 Catalunya Catat Sejarah Baru Bersama Ferrari

Lewis Hamilton Menangkan F1 Catalunya Catat Sejarah Baru Bersama Ferrari

Lewis Hamilton akhirnya memberikan hasil yang selama ini dinantikan oleh tim Ferrari. Pembalap asal Inggris tersebut tampil dominan untuk memenangi F1 Catalunya di Barcelona sekaligus mengakhiri penantian panjangnya untuk kembali berdiri di puncak podium tertinggi ajang balap jet darat.Kemenangan perdana Lewis Hamilton sejak bergabung bersama tim Ferrari.Hamilton mencatatkan diri sebagai pemenang balapan F1 tertua sejak era Jack Brabham pada 1970.Kegagalan finis Andrea Kimi Antonelli membuat persaingan klasemen juara dunia musim 2026 semakin ketat.Podium di Barcelona diisi sepenuhnya oleh pembalap asal Inggris yaitu Hamilton, George Russell, dan Lando Norris.Catatan Sejarah dan Performa FerrariLewis Hamilton berhasil meraih kemenangan pertama bersama tim Ferrari di GP Catalunya (Photo: Istimewa)Hasil di Sirkuit Barcelona Catalunya menandai kemenangan ke 106 sepanjang karier Formula 1 Hamilton. Pada usia 41 tahun, ia sukses menorehkan namanya sebagai pemenang balapan tertua sejak Jack Brabham yang menjuarai GP Afrika Selatan 1970 pada usia 43 tahun 11 bulan.Keberhasilan ini sekaligus memutus paceklik kemenangan Ferrari yang terakhir kali diraih Carlos Sainz pada GP Meksiko 2024. Momentum ini sangat krusial bagi tim Kuda Jingkrak yang tengah berupaya keras kembali menjadi penantang utama dalam perebutan gelar juara dunia konstruktor maupun pembalap.Dinamika Klasemen Juara Dunia 2026Aksi sengit para pembalap di lintasan Barcelona yang mengubah peta persaingan klasemen (Photo: Istimewa)Balapan kali ini membawa dampak besar terhadap peta persaingan gelar juara dunia musim 2026. Pemimpin klasemen sementara, Andrea Kimi Antonelli, mengalami masalah mekanis pada lap ke 62 yang membuatnya gagal menyelesaikan balapan.Kegagalan tersebut membuat keunggulan poin Antonelli terpangkas signifikan dari 66 poin menjadi 41 poin. George Russell yang finis di posisi kedua kini semakin mendekat, sementara Lando Norris di posisi ketiga juga mulai mengancam posisi puncak.Kondisi teknis kendaraan menjadi faktor penentu utama di tengah padatnya jadwal balapan musim ini. Persaingan antara pembalap senior dan talenta muda diprediksi akan terus memanas hingga seri berikutnya di Grand Prix Austria pada 28 Juni mendatang.Referensi: Ferrari | Otodream