Kabar Otomotif - Portal berita otomotif terlengkap menyajikan kabar terbaru mobil dan motor di Indonesia.
Wuling Eksion PHEV Catat Konsumsi 24 Km/Liter Saat Digeber Jakarta ke Yogya
10 Jun, 2026
Kawasaki Siapkan Peluncuran Ganda, Teaser Tampilkan Siluet Retro dan Lampu Tajam
10 Jun, 2026
Kode Honda Vario 160 Muncul di Dokumen Registrasi, Sinyal Kuat Versi 2026 Segera Meluncur
10 Jun, 2026
Konsumen Makin Cerdas Hitung Biaya Kepemilikan, Diskon Mobil Kehilangan Taring
10 Jun, 2026Berita Terbaru
- EV
- •
- 10 Jun, 2026
- •
- Nadia Paramita
Motor Listrik MBG Bisa Kamu Cicil Mulai Rp478 Ribuan Sebulan
Kemunculannya sebagai kendaraan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) memang langsung mencuri perhatian. Tapi, tahukah Anda kalau motor listrik bergaya trail yang tangguh ini sebenarnya juga terbuka untuk pasar umum dan bisa dimiliki dengan skema pembelian yang cukup beragam?Harga Emmo JVX GT dibanderol Rp58 juta secara tunai untuk wilayah JakartaSkema kredit menawarkan angsuran mulai dari Rp478 ribuan per bulan dengan tenor hingga empat tahunDibekali motor listrik 7 kW yang mampu menempuh jarak hingga 70 kilometer dalam sekali pengisian dayaDukungan pengisian cepat dari 30 persen ke 80 persen hanya memakan waktu sekitar satu jamMelihat banderol Rp58 jutaan untuk pembelian cash, mungkin dompet Anda langsung berhitung ulang. Namun, kabar baiknya, Emmo menyediakan jalur kredit yang bisa membuat perencanaan keuangan bulanan jadi lebih longgar.Dengan uang muka (DP) 70 persen yang berada di kisaran Rp40 jutaan, Anda sudah bisa membawa pulang motor ini. Angsuran per bulannya pun hanya sekitar Rp478 ribu dengan masa tenor selama empat tahun. Jika ingin menyicil lebih cepat, kombinasi DP terendah 10 persen atau sekitar Rp5,8 juta dengan tenor terpendek 12 bulan akan menghasilkan cicilan sekitar Rp4,6 juta per bulan. Sementara itu, skema DP terbesar di tenor yang sama menawarkan cicilan sekitar Rp1,4 juta per bulan. Hanya saja, perlu dicatat bahwa pembelian secara kredit ini akan dikenakan bunga sebesar 8 persen per tahun.Tenaga 7 kW dan Jarak Tempuh 70 KilometerJantung pacu dari JVX GT menggendong motor listrik berkekuatan 7 kW. Output ini cukup untuk mengantarnya melesat hingga kecepatan puncak 80 km/jam, sebuah angka yang masih sangat aman dan fungsional untuk penggunaan komuter harian di dalam kota.Untuk urusan daya jelajah, baterai yang tertanam mampu mengantarkan perjalanan sejauh 70 kilometer dalam kondisi terisi penuh. Ini menjadikannya mitra yang pas untuk rutinitas pulang pergi kantor atau mengangkut keperluan logistik ringan, tanpa perlu repot mengisi daya setiap saat.Salah satu fitur yang cukup memanjakan adalah teknologi fast charging. Anda tidak perlu menunggu berjam-jam. Mengisi ulang baterai dari posisi 30 persen ke 80 persen hanya butuh waktu kira-kira satu jam. Cukup untuk sekadar rehat minum kopi sebelum kembali beraktivitas.Bergaya Trail dan Jaringan PembelianGaya visual offroad dengan postur trail menjadikan Emmo JVX GT tampil berbeda dibandingkan skutik listrik kebanyakan. Karakter ini bukan cuma soal tampilan, tetapi juga memberikan rasa percaya diri lebih saat harus melewati jalanan yang tidak selalu mulus.Saat ini Emmo memang masih terus memperluas jaringan resminya ke berbagai daerah. Untuk sementara, jika Anda tertarik melakukan pembelian unit, dealer resmi di Bogor menjadi garda terdepan yang siap melayani.Referensi: Emmo Via: share.google
- Berita
- •
- 10 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
Kenaikan BI Rate Ancam Penjualan Mobil 2026, Konsumen Diprediksi Tunda Kredit
Gaung kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia mulai menghantui geliat pasar otomotif nasional. Keputusan menaikkan BI Rate ke level 5,50 persen diproyeksikan bukan sekadar angka, melainkan rem halus yang siap memperlambat laju penjualan mobil sepanjang 2026. Sebab, urat nadi pembelian kendaraan di Tanah Air masih bertumpu pada fasilitas pembiayaan.Kenaikan BI Rate ke 5,50 persen berpotensi menekan penjualan mobil.Mayoritas pembelian mobil bergantung pada kredit, membuat konsumen sensitif terhadap bunga tinggi.Konsumen diprediksi menunda pembelian karena perhitungan ulang kemampuan finansial.Pelemahan rupiah turut memperberat posisi industri yang bergantung pada komponen impor.Efek Domino Kenaikan Suku Bunga AcuanChief Economist PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede, menguraikan bahwa dampak kenaikan suku bunga memang tidak akan langsung memukul data wholesales dalam sekejap. Efek rambatannya bekerja di tataran psikologis konsumen. Ketika sinyal biaya kredit meninggi, publik otomatis masuk ke mode kalkulasi ulang yang lebih ketat sebelum menandatangani kontrak pembiayaan."Ketika bunga pembiayaan cenderung tinggi, masyarakat biasanya menjadi lebih selektif. Mereka akan mempertimbangkan lebih banyak aspek sebelum memutuskan membeli kendaraan," jelas Josua saat dihubungi, Rabu 10 Juni 2026.Fenomena ini berbeda dibandingkan dengan kebutuhan primer. Mobil tergolong sebagai barang konsumsi yang pembeliannya sangat mungkin ditunda. Selagi biaya pinjaman merangkak naik dan ketidakpastian ekonomi membayangi, mayoritas rumah tangga akan memprioritaskan pos pengeluaran yang lebih esensial. Alhasil, segmen pasar yang biasanya agresif mengambil kredit kini berpotensi besar menahan diri.Tekanan Ganda dari Sisi ProduksiAncaman terhadap pasar bukan hanya datang dari sisi permintaan yang melambat. Pada saat bersamaan, para agen pemegang merek (APM) bergulat dengan tekanan biaya produksi. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menciptakan dilema klasik: ongkos impor bahan baku dan komponen kendaraan yang masih tinggi membengkakkan struktur biaya.Kondisi ini menempatkan strategi penetapan harga dalam posisi sulit. Jika APM menaikkan harga untuk menutup selisih kurs dan biaya logistik, permintaan berisiko kian turun di tengah mahalnya bunga kredit. Sebaliknya, jika menahan harga, margin keuntungan bakal tergerus. Situasi ini memaksa industri untuk bergerak di atas tali yang kian tipis sepanjang semester kedua 2026.Peran Krusial Kebijakan PenyeimbangDengan ketergantungan pasar yang begitu dalam pada skema kredit, Josua menekankan urgensi kehadiran stimulus dan kebijakan penyeimbang. Menjaga keseimbangan antara stabilitas moneter dan daya beli masyarakat menjadi kunci agar roda industri otomotif tidak kehilangan momentum pemulihan.Intervensi dari sisi regulasi, baik berupa insentif fiskal bagi kendaraan ramah lingkungan maupun relaksasi uang muka, bisa menjadi bantalan yang meredam guncangan suku bunga tinggi. Tanpa dukungan kebijakan yang memadai, target penjualan domestik berpotensi mengalami koreksi seiring dengan semakin rasionalnya perilaku konsumen dalam menghadapi era uang mahal.Referensi: VIVA.co.id
- Motor
- •
- 09 Jun, 2026
- •
- Nadia Paramita
Skutik Retro Honda Berubah Jadi Lebih Mewah Berkat Varian Burgundy
Pasar skutik retro selalu punya magnetnya sendiri. Bukan sekadar urusan pergi dari titik A ke B, tapi bagaimana caranya tampil dengan gaya yang merepresentasikan selera pribadi. Honda tampaknya paham betul soal ini dan meresponsnya langsung lewat penyegaran Stylo 160 untuk model tahun 2026. Bukan ubahan mesin atau sasis yang jadi tumpuan, melainkan kekuatan baru dari palet warna dan paket kosmetik yang membuatnya naik kasta.Varian Puncak Baru: Kehadiran ABS Special Burgundy jadi jawaban buat yang mencari skutik retro dengan aura lebih mewah.Bandrol Mulai Rp56 Jutaan: Harga Honda Stylo 160 2026 untuk pasar Indonesia dibanderol mulai 29,4 juta Rupiah hingga 33,9 juta Rupiah.Tujuh Warna Baru: Penyegaran signifikan di sektor cat bodi dan detail trim untuk ketiga varian yang tersedia.Jeroan Tetap Andal: Mesin 160cc eSP+ 4 katup berpendingin cairan masih jadi andalan tanpa perubahan teknis.Naik Level, Bukan Sekadar Ganti Baju BiasaPenyegaran warna baru pada Honda Stylo 160 2026 memberikan pilihan lebih variatif bagi pengguna. (Photo: Honda)Ketika mendengar istilah penyegaran, biasanya kita hanya membayangkan stiker dan warna baru yang sederhana. Kali ini di Honda Stylo 160 2026, perubahan yang dihadirkan terasa lebih serius. Honda ingin mempertegas identitasnya sebagai pemain di segmen premium bergaya retro. Untuk pertama kalinya, varian tertinggi ABS Special Burgundy membawa pesona yang biasanya hanya ditemui di motor-motor edisi spesial bergaya klasik Eropa.Material dan pemilihan warna di motor ini terasa matang. Anda tidak hanya mendapatkan cat Burgundy yang dalam, tapi juga aksen pendukung yang membuatnya terlihat padu. Ini adalah upaya cerdik untuk menyasar pembeli yang sudah bosan dengan warna retro generik dan mendambakan sesuatu yang lebih eksklusif tanpa perlu repot modifikasi dari nol. Tampilannya kini lebih mirip kendaraan koleksi ketimbang sekadar kendaraan operasional harian.Varian Burgundy Spesial, Menu Baru di Puncak TahtaTujuh pilihan warna baru hadir di ketiga varian Honda Stylo 160 2026. (Photo: Honda)Bintang utama dari pembaruan ini tentu saja varian ABS Special Burgundy. Begitu melihatnya, aura kelas atas langsung terpancar. Ini bukan sembarang skutik, karena Honda membekalinya dengan detail yang biasanya absen di kelas 160cc. Anda akan disambut jok berdesain two-tone yang mengombinasikan warna coklat hangat. Ini langsung berpadu dengan pijakan kaki berwarna coklat tua yang memperkuat kesan elegan.Detail manis lainnya hadir lewat emblem 'Stylo' bernuansa tembaga serta handle belakang yang senada. Untuk mempertegas kesan premium, Honda menyematkan aksen Garnish Side Body dan Headlight Cap berwarna Black Chrome. Di atas kertas, perpaduan Burgundy dan sentuhan gelap ini bukan cuma mewah, melainkan juga sedikit misterius dan mahal. Jika Anda tipe orang yang tidak ingin motornya pasaran, varian ini jelas jawara baru yang patut diperhitungkan.Beda Pilihan Warna dan Harga di Tiga VarianVarian CBS kini hadir dengan detail suspensi dan stiker yang menyegarkan. (Photo: Honda)Honda Stylo 160 2026 tetap dipertahankan dalam tiga varian yang membedakan perangkat pengereman dan paket estetikanya. Untuk pasar Indonesia, Honda membanderol varian dasarnya dengan harga yang cukup bersaing. Varian CBS dibanderol 29,4 juta Rupiah atau sekitar 56.000 Baht. Di sini pilihan warnanya didominasi Glam White terbaru, bersama Glam Black dan Glam Beige. Kesan premium pada varian ini ditunjang oleh pemakaian stiker Stylo baru serta suspensi depan dan pegangan belakang berwarna perak.Naik ke varian ABS, harga melonjak ke 32,4 juta Rupiah atau sekitar 62.000 Baht. Di level ini, suspensi depan dan handle belakang dicat hitam, memberi nuansa lebih sporty sekaligus elegan. Warna baru Royal Blue dan Royal Brown melengkapi Royal Green yang sudah ada sebelumnya. Lalu di puncak, ada varian ABS Special Burgundy yang menyentuh 33,9 juta Rupiah atau sekitar 65.000 Baht. Semua pilihan ini memudahkan Anda menyesuaikan motor dengan karakter dan budget, dari yang basic chic hingga yang full premium.Jeroan 160cc eSP+ Teruji Tanpa UbahanPilihan warna Royal Blue membuat Stylo 160 ABS terlihat semakin kontras. (Photo: Honda)Buat yang penasaran apakah ada peningkatan performa, jawabannya tidak. Tapi itu bukan kabar buruk, karena basis mesinnya sendiri sudah sangat mumpuni di kelasnya. Jantung mekanis Honda Stylo 160 masih mengandalkan teknologi eSP+ berkapasitas 160cc, 4 katup, dengan pendingin cairan. Tenaga puncak yang bisa dikeluarkan ada di angka 11,3 kW pada 8.500 rpm dan torsi 13,8 Nm di 7.000 rpm.Karakter mesin seperti ini dikenal responsif untuk akselerasi awal yang sering dibutuhkan di stop and go perkotaan. Getarannya halus dan sudah teruji irit, cocok untuk komuter harian yang kadang suka menyalip di kemacetan. Anda tidak perlu khawatir soal durabilitas karena platform ini sudah matang dan terbukti minim masalah. Honda lebih memilih mempertahankan formula mesin yang sudah tepat daripada merusaknya dengan ubahan yang belum tentu lebih baik.Fitur Lengkap dan Perbedaan CBS versus ABSSentuhan Burgundy dan coklat di area kokpit menciptakan aura klasik mewah. (Photo: Honda)Satu hal yang membuat Stylo nyaman digunakan sehari-hari adalah perangkat fitur yang mengakomodasi kebutuhan modern. Semua tipe sudah dibekali pencahayaan LED, panel meter digital informatif, Honda Smart Key System yang bebas repot, serta soket pengisi daya di konsol tengah. Anda juga bisa menikmati bagasi seluas 16,5 liter, cukup lega untuk menyimpan helm half face dan jas hujan. Tangki bensin 5,5 liter juga cukup untuk berhari-hari tanpa perlu sering mampir SPBU.Perbedaan fundamental antara tipe CBS dan ABS patut jadi pertimbangan serius. Varian ABS sudah menggunakan rem cakram di roda depan dan belakang, lengkap dengan sistem pengereman anti-lock. Sementara varian CBS masih mempertahankan tromol di roda belakang. Selain itu, perbedaan juga merambah ke detail kosmetik. Varian ABS menawarkan jok, grip, dan pijakan kaki coklat, serta pelek Burnt Titanium yang lebih eksklusif. Varian CBS tampil lebih gelap, memberikan kesan yang lebih muda dan tangguh.Mengingat harga keduanya tidak terpaut terlalu ekstrem di varian menengah, melompat ke varian ABS adalah keputusan yang masuk akal, terutama jika Anda memprioritaskan keselamatan. Sensasi pengereman yang lebih stabil dan paket warna yang lebih kaya membuat selisih biaya terasa sepadan. Honda mengemas paket retrofit modern ini tanpa kehilangan jiwa retro yang memikat.Referensi: Honda | greatbiker.comAksen eksklusif Black Chrome dan emblem tembaga jadi pembeda utama varian spesial. (Photo: Honda)Dukungan fitur modern seperti panel meter digital dan Smart Key tidak berubah. (Photo: Honda)
- EV
- •
- 09 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
SUV Listrik 7-Seater BYD Great Tang Meluncur, Jarak Tempuh 950 Km
BYD mengonfirmasi peluncuran SUV listrik premium terbarunya, Great Tang, pada 17 Juni 2026. Kendaraan ini langsung mencuri perhatian berkat konfigurasi kabin 7-penumpang, performa tinggi, serta klaim jarak tempuh fantastis hingga 950 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.Harga prebooking BYD Great Tang mulai Rp560 jutaan hingga Rp720 jutaan untuk pasar China.Varian RWD jarak jauh diklaim mampu menempuh 950 km berkat baterai 130,15 kWh.Akselerasi 0-100 km/jam hanya 3,9 detik pada varian AWD berpenggerak dua motor listrik.Dimensi bodi besar dengan panjang 5.263 mm dan jarak sumbu roda 3.130 mm.Dibekali sistem ADAS God's Eye 5.0 dengan sensor lidar di bagian atap.Tingginya animo konsumen terhadap model ini sudah terlihat sejak tahap pemesanan dibuka. Dalam kurun waktu sekitar dua pekan sejak 24 April 2026, BYD mencatat lebih dari 100.000 pesanan untuk Great Tang, menandakan besarnya kepercayaan pasar terhadap SUV listrik bertenaga besar ini.Dimensi Great Tang menjadi salah satu nilai jual utama. Dengan panjang mencapai 5.263 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.790 mm, dan jarak sumbu roda 3.130 mm, SUV ini bukan hanya yang terbesar di keluarga Tang, tetapi juga menjadi salah satu kendaraan penumpang listrik paling lapang yang ditawarkan BYD saat ini. Desain eksteriornya mengusung bahasa visual mutakhir dengan lampu depan dan belakang yang terhubung menyambung dari sisi ke sisi, sementara emblem BYD yang dapat menyala memperkuat karakter futuristiknya.Pada fascia depan, lampu utama disusun secara vertikal dan terintegrasi mulus dengan bodi. Salah satu elemen teknologi paling kentara adalah kehadiran sensor lidar di atap, yang menjadi fondasi bagi sistem bantuan pengemudi canggih generasi terbaru bernama God's Eye 5.0. Sistem ini memungkinkan kendaraan membaca lingkungan sekitar secara real-time untuk memberikan fitur bantuan berkendara yang lebih presisi, baik di jalur perkotaan maupun tol.Kabin 2+2+3 dan Fitur Penunjang Kenyamanan Bagian belakang BYD Great Tang menampilkan desain lampu LED menyambung yang modern. (Photo: BYD) Masuk ke area interior, Great Tang mengusung tata letak tujuh kursi dengan format 2+2+3. Konfigurasi ini memberikan akses mudah ke baris ketiga sekaligus menawarkan kenyamanan setara MPV premium untuk penumpang baris kedua. Material kabin mengombinasikan trim bermotif kayu, panel instrumen digital, head-up display, dan layar sentuh berukuran besar yang menjadi pusat kendali berbagai fungsi kendaraan.Fasilitas kabin meliputi pengisi daya nirkabel di konsol tengah, sejumlah tombol fisik untuk pengoperasian cepat, serta layar hiburan terpisah bagi penumpang baris belakang. Satu fitur yang cukup unik dan fungsional adalah kulkas bawaan di kabin, memberikan nilai tambah signifikan untuk perjalanan jarak jauh bersama keluarga.Performa Tinggi dengan Teknologi Suspensi PintarSoal performa, Great Tang hadir dalam tiga pilihan sistem penggerak. Varian penggerak roda belakang (RWD) standar mengandalkan baterai 105,79 kWh dan motor listrik bertenaga 300 kW. Bagi konsumen yang mengutamakan jarak tempuh, varian RWD jarak jauh membawa baterai 130,15 kWh dan tenaga 370 kW. Berdasarkan standar pengujian China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC), varian inilah yang mampu mencatatkan jarak tempuh 950 kilometer. Sementara itu, varian tertinggi AWD menggunakan dua motor listrik dengan tenaga gabungan 585 kW dan akselerasi 0-100 km/jam diklaim selesai dalam 3,9 detik.Untuk menunjang kenyamanan berkendara, BYD menyematkan suspensi udara pintar DiSus-A yang dipadukan dengan pegas udara dua ruang. Sistem ini mampu memindai kondisi permukaan jalan dan secara otomatis menyesuaikan ketinggian serta karakter redaman suspensi. Dukungan teknologi BYD Flash Charging juga hadir untuk mempersingkat waktu pengisian daya baterai.Potensi Rilis di IndonesiaBYD memang masih memfokuskan Great Tang untuk pasar domestik China. Namun, melihat agresivitas ekspansi BYD di kawasan Asia Tenggara, kehadiran SUV listrik 7-penumpang berperforma tinggi ini menjadi sangat relevan untuk diantisipasi. Rentang harga prebooking di China berada di kisaran 250.000 yuan hingga 320.000 yuan, atau setara Rp560 jutaan hingga Rp720 jutaan.Dimensi bongsor, konfigurasi kabin lega, dan jarak tempuh hingga 950 km menjadikan Great Tang produk yang sulit diabaikan di segmen SUV listrik premium 7-penumpang. Kehadirannya berpotensi menawarkan alternatif baru yang menarik di tengah segmen yang selama ini masih sepi pemain di Indonesia.Referensi: BYD | CarNewsChina Via: www.otodream.com
- Sport
- •
- 09 Jun, 2026
- •
- Nadia Paramita
Strategi Insting dan Insinyur Baru Kembalikan Taring Lewis Hamilton di F1 2026
Lewis Hamilton mulai menunjukkan sinyal kebangkitan yang sulit diabaikan di gelaran Formula 1 (F1) 2026. Sempat meredup di musim debutnya bersama Ferrari, pembalap veteran asal Inggris itu kini menjelma kembali menjadi ancaman serius bagi para rival di barisan depan berkat empat faktor kunci.Adaptasi bersama Ferrari akhirnya tuntas usai semusim penuh berjuang memahami DNA mobil.Regulasi baru F1 2026 melahirkan mobil yang ternyata sangat cocok dengan gaya membalapnya.Hamilton memutuskan untuk kembali mengandalkan insting ketimbang data simulator.Insinyur balap baru, Carlo Santi, sukses membangun chemistry solid bak "Bono Italia".Adaptasi Usai dan Mobil yang Lebih JinakLewis Hamilton di F1 2026. (Photo: Formula 1)Penampilan impresif Hamilton langsung terlihat jelas pada akhir pekan F1 Monako. Ia berhasil mencatatkan waktu tercepat pada sesi latihan Jumat, bahkan mengungguli rekan setimnya, Charles Leclerc, yang selama ini dikenal sebagai spesialis sirkuit jalan raya. Hasil itu akhirnya ditutup dengan podium runner-up di akhir balapan.Sejak awal musim, pembalap berusia 41 tahun itu telah mengoleksi sejumlah hasil positif. Raihan finis keempat di Australia, podium ketiga di China, dua kali finis keenam, serta posisi kedua di GP Kanada menjadi bukti bahwa performanya kini jauh lebih kompetitif. Salah satu penyebab utamanya adalah proses adaptasi yang akhirnya berjalan tuntas.Pada musim 2025, Hamilton menghadapi tantangan berat setelah lebih dari satu dekade membela Mercedes. Ia harus menyesuaikan diri dengan karakter mobil yang berbeda secara fundamental, mencakup sistem pengereman, respons kemudi, hingga karakteristik unit tenaga Ferrari. Kini, setelah satu musim penuh bekerja bersama para insinyur, ia jauh lebih memahami DNA mobil dan mampu memberikan masukan tepat untuk pengembangan.Regulasi Baru Justru Jadi KeuntunganLewis Hamilton di F1 2026. (Photo: Formula 1)Faktor signifikan berikutnya adalah perubahan regulasi yang melahirkan mobil generasi anyar. Mobil F1 2026 memiliki porsi tenaga listrik yang lebih besar, bobot yang lebih ringan, serta konsep aerodinamika yang berbeda. Karakteristik teknis ini ternyata sangat sesuai dengan gaya membalap Hamilton.Pengalaman panjangnya membuat ia mampu mengelola energi secara efektif dan memanfaatkan berbagai perangkat teknis di mobil modern. Alih-alih menjadi batu sandungan, revolusi teknis ini justru mengembalikan rasa percaya diri yang sempat memudar.Tinggalkan Simulator, Kembali Percaya InstingPerubahan besar juga datang dari sisi pendekatan personal. Jika musim lalu ia terlalu banyak mengikuti rekomendasi berbasis data dan simulasi, kini ia memilih kembali ke jalur insting. Hamilton blak-blakan menyebut sesi simulator justru kerap memberikan hasil yang tidak diharapkan."Sebelum GP Miami, saya berada di simulator mengerjakan pengaturan untuk balapan di Florida. Ternyata itu sama sekali tidak berhasil," ungkapnya. Keputusan berani untuk lebih mendengarkan instingnya di Kanada langsung membuahkan hasil manis. Ke depannya, ia mengaku hanya akan jarang berada di simulator untuk persiapan GP karena metode lamanya terbukti jauh lebih baik.Peran Krusial "Bono Italia" di Garage FerrariLingkungan garasi yang lebih solid turut menjadi fondasi kebangkitan. Pada 2025, hubungan kerja Hamilton dengan insinyur balap Riccardo Adami dinilai tidak berjalan ideal, sehingga chemistry di lintasan terasa kurang menyatu. Situasi berubah drastis ketika Ferrari menunjuk Carlo Santi sebagai insinyur balapnya pada awal musim ini.Santi, seorang insinyur berusia 52 tahun dengan pengalaman panjang di Ferrari, pernah bekerja bersama Kimi Raikkonen dan memimpin tim teknis pendukung dari Maranello. Kerja sama keduanya langsung menunjukkan hasil positif. Hamilton bahkan menyamakan hubungan barunya ini seperti saat dirinya bekerja bersama Pete Bonnington di Mercedes, menyebut Santi sebagai "Bono Italia" yang ia temukan."Carlos adalah salah satu karyawan yang lebih senior; dia membawa banyak pengalaman. Dia sangat tenang, Anda bisa mendengarnya dalam komunikasi radio. Kami sependapat," puji Hamilton. Dengan dukungan teknis yang jauh lebih solid dari tahun 2025, ia kini memiliki lingkungan yang dibutuhkan untuk berkontribusi maksimal.Referensi: Formula 1 | Otodream