Berita Terbaru

Motor Balap Honda CBR1000RR-R Tinggalkan Kesan Garang Demi Karakter Imut Sanrio

Motor Balap Honda CBR1000RR-R Tinggalkan Kesan Garang Demi Karakter Imut Sanrio

Tampilan sangar dan penuh sponsor biasanya jadi ciri khas sebuah motor balap yang berlaga di sirkuit. Tapi, persepsi itu seolah ditepis oleh Honda lewat gebrakan terbarunya di ajang Suzuka 8 Hours 2026. Pabrikan asal Jepang ini justru mendandani superbike andalannya, CBR1000RR-R Fireblade, dengan balutan karakter lucu yang memunculkan kontras tak terduga antara performa tinggi dan budaya kawaii.Kolaborasi tak terduga antara tim balap Honda Ryokuyokai Kumamoto Racing dengan Sanrio menghadirkan livery spesial Hello Kitty dan Kuromi.Motor Honda CBR1000RR-R Fireblade nomor 43 akan tampil mencolok dengan dominasi warna ungu di lintasan Suzuka.Smile Rider Project digagas untuk memadukan atmosfer motorsport serius dengan kesan imut yang menghibur penonton.Pembalap Kazuhiro Kojima dan Yosuke Ide siap menggeber motor berperforma tinggi berbalut nuansa imut khas Jepang.Bukan Livery Balap Biasa, Ada Sentuhan Dunia KawaiiMotor bernomor start 43 ini adalah wujud nyata dari program Smile Rider Project yang digagas oleh tim balap internal karyawan Honda, Honda Ryokuyokai Kumamoto Racing. Alih-alih memilih grafis racing line atau desain abstrak agresif, tim ini menggandeng Sanrio, perusahaan di balik karakter legendaris seperti Hello Kitty. Hasilnya, fairing CBR1000RR-R Fireblade berubah menjadi kanvas yang dihiasi karakter Kuromi dengan kombinasi warna ungu yang cukup dominan.Performa Tinggi Tak Dikorbankan Demi Tampilan GemasDi balik segala aksesori visual yang menggemaskan itu, Honda tak bermain-main dengan mekanikal. Jantung pacu tetap mengandalkan spesifikasi motor balap Honda CBR1000RR-R yang dirancang untuk mengarung balapan ketahanan selama delapan jam. Artinya, meskipun motor ini mengusung karakter Sanrio yang identik dengan boneka dan aksesori anak-anak, di lintasan ia tetap mesin buas yang siap mencatatkan putaran waktu kompetitif. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kesan “imut” dan performa balap sesungguhnya bisa berjalan beriringan tanpa mengorbankan identitas superbike.Merchandise dan Dukungan Langsung di Sirkuit SuzukaTak hanya berhenti di modifikasi tampilan motor, proyek ini juga merambah ke area komersial dan interaksi penggemar. Honda dan Sanrio menyiapkan tiket khusus bertajuk Smile Rider Support Seats untuk para penonton yang ingin menyaksikan dari dekat aksi motor lucu nan ganas ini. Tiket terbatas tersebut dibanderol dengan bonus merchandise eksklusif, menampilkan karakter Kuromi, Hello Kitty, dan Pompompurin yang didesain khusus bertema balap. Ini jadi strategi segar untuk mendekatkan generasi muda dan keluarga ke balutan kerasnya balap ketahanan.Untuk daftar pembalap, tim akan diperkuat oleh Kazuhiro Kojima dan Yosuke Ide. Satu slot pembalap tambahan masih menunggu konfirmasi dan pengumuman lebih lanjut dari kubu Honda Ryokuyokai Kumamoto Racing.Potensi Rilis di IndonesiaMeski membuat heboh jagat otomotif global, kolaborasi antara Honda dan Sanrio ini agaknya tertutup untuk pasar massal. Pasalnya, motor dengan livery spesial ini murni proyek balap untuk Suzuka 8 Hours, bukan model produksi massal yang dijual bebas. Melihat antusiasme penggemar, bukan tidak mungkin jika Honda Jepang kelak merilis apparel atau miniatur kolaborasi terbatas, namun untuk unit motor fisik dengan spesifikasi dan corak serupa, konsumen Tanah Air tampaknya hanya bisa mengaguminya lewat layar kaca. Model regular CBR1000RR-R Fireblade sendiri masih bisa berstatus indent di jaringan diler Honda di Indonesia, tanpa embel-embel stiker Sanrio tentunya.Referensi: Honda | VIVA

Kebiasaan Memanaskan Mesin Justru Tak Berlaku untuk Mobil Listrik

Kebiasaan Memanaskan Mesin Justru Tak Berlaku untuk Mobil Listrik

Banyak pemilik mobil yang baru beralih ke kendaraan listrik murni masih terbawa kebiasaan lama, salah satunya memanaskan kendaraan di pagi hari. Faktanya, ritual idle selama beberapa menit itu justru tidak diperlukan oleh mobil listrik.Motor listrik tidak butuh pemanasan seperti mesin bensin, tetapi ada kondisi khusus yang membuat fitur pengaturan suhu tetap bermanfaat.Suhu ekstrem bisa mengurangi efisiensi baterai lithium-ion, menurunkan jarak tempuh, dan memperlambat pengisian daya.Istilah tepatnya bukan memanaskan, melainkan pre-conditioning untuk mengoptimalkan suhu kabin dan baterai sebelum perjalanan.Fitur ini bekerja paling efisien saat mobil masih tersambung ke pengisi daya di rumah, sehingga tidak menguras daya baterai saat mulai berkendara.Mengapa Mesin Bensin Butuh Dipanaskan?Pada mobil konvensional, memanaskan mesin dilakukan untuk memastikan oli bersirkulasi sempurna dan suhu kerja mesin tercapai. Proses ini dianggap penting agar komponen internal tidak bekerja dalam kondisi pelumasan yang belum optimal. Tanpa pemanasan singkat, sebagian pengguna khawatir terjadi keausan dini pada silinder atau ring piston.Namun, mobil listrik tidak memiliki mesin pembakaran internal. Motor listrik dan komponen penggeraknya bisa bekerja langsung tanpa perlu menunggu suhu tertentu. Sistem sudah dirancang untuk memberikan torsi instan dan performa optimal sejak detik pertama mobil dinyalakan, tanpa masa tunggu sama sekali.Pre-Conditioning Bukan Sekadar MemanaskanMeski tidak perlu dipanaskan, mobil listrik tetap memiliki titik sensitif, yaitu baterai lithium-ion. Pada suhu yang terlalu dingin atau panas, efisiensi baterai bisa menurun drastis. Di sinilah konsep pre-conditioning berperan, bukan untuk memanaskan mesin, melainkan membawa suhu baterai dan kabin ke kondisi paling ideal sebelum mobil digunakan.Fitur ini biasanya diaktifkan lewat aplikasi ponsel atau pengaturan jadwal pada sistem infotainment mobil. Merek seperti Tesla, Hyundai, hingga BMW sudah menyediakan pre-conditioning di berbagai model mereka. Saat mobil masih tertancap di charger rumah, seluruh energi untuk mendinginkan atau menghangatkan kabin diambil langsung dari listrik rumah, bukan dari daya baterai kendaraan.Kapan Waktu Ideal Mengaktifkan Fitur IniWaktu yang paling tepat adalah saat mobil masih terhubung ke pengisi daya. Jika pengguna mengaktifkan penyejuk udara atau pemanas setelah kabel dilepas, konsumsi daya langsung membebani baterai dan mengurangi jarak tempuh. Produsen kendaraan listrik asal Amerika bahkan sudah mengintegrasikan fitur ini dengan navigasi, sehingga baterai akan dipersiapkan secara otomatis saat pengguna merencanakan perjalanan panjang.Pada suhu sangat dingin, pre-conditioning juga membantu mempercepat laju pengisian daya di stasiun pengisian cepat. Tanpa proses ini, baterai yang terlalu rendah suhunya akan menolak arus listrik tinggi demi menjaga keamanan sel. Jadi, fitur ini tidak hanya soal kenyamanan kabin, tetapi juga menjaga efisiensi energi secara menyeluruh.Referensi: Electrek | VIVA

Taksi Listrik Vietnam yang Sudah Ada di Indonesia Kini Mulai Ekspansi ke India

Taksi Listrik Vietnam yang Sudah Ada di Indonesia Kini Mulai Ekspansi ke India

Mendengar nama Green SM, sebagian dari Anda mungkin sudah tidak asing lagi. Perusahaan transportasi berbasis kendaraan listrik asal Vietnam ini memang sudah lebih dulu beroperasi di Indonesia, mengaspal di jalanan Jakarta sebagai salah satu opsi taksi online yang senyap dan bebas emisi.Kini, langkah ekspansi global mereka mencapai babak baru. India, sebagai salah satu pasar ride-hailing terbesar di dunia, resmi menjadi destinasi terbaru armada hijau ini.Green SM, perusahaan taksi listrik asal Vietnam, resmi ekspansi ke IndiaLayanan pertama dimulai di kawasan metropolitan Delhi-NCRArmada mengandalkan VinFast Limo Green, MPV listrik 7 penumpangMobil diklaim mampu menempuh jarak hingga 517 kilometer dalam sekali pengisian dayaDibekali fitur keselamatan modern seperti kamera internal dan sistem AIBukan Pemain Kemarin Sore, Green SM Sudah Lebih Dulu Mampir ke IndonesiaSebelum menyentuh tanah India, Green SM telah hadir di Vietnam sebagai markas utama, lalu merambah Laos, Filipina, dan Indonesia. Dukungan dari Vingroup, konglomerasi yang menaungi produsen mobil listrik VinFast, menjadi fondasi kuat bagi strategi ekspansi ambisius mereka.Di Indonesia sendiri, kehadiran Green SM menjadi angin segar di tengah persaingan taksi online yang didominasi kendaraan konvensional. Model bisnis mereka yang sepenuhnya menggunakan armada listrik memberikan proposisi nilai berbeda, terutama bagi penumpang yang mulai sadar akan mobilitas ramah lingkungan.Mengandalkan MPV Listrik Khusus Penumpang, Bukan Mobil KonversiSalah satu daya tarik utama ekspansi kali ini adalah pemilihan armada yang spesifik. Green SM tidak menggunakan mobil listrik penumpang biasa yang dimodifikasi. Di Delhi-NCR, mereka mengoperasikan VinFast Limo Green, sebuah MPV listrik yang memang dirancang dari awal untuk kebutuhan angkutan penumpang komersial.Dengan konfigurasi tujuh penumpang, mobil ini menjawab kebutuhan mobilitas grup atau keluarga yang kerap kesulitan mendapatkan taksi berkapasitas besar. Motor listriknya menggerakkan roda depan dan menghasilkan tenaga sekitar 201 daya kuda serta torsi 280 Nm. Angka ini cukup mumpuni untuk membawa beban penuh penumpang tanpa terasa loyo saat harus berakselerasi di lalu lintas perkotaan yang padat.Baterai 60,13 kWh: Cukup untuk Operasional Seharian Tanpa Isi Ulang?Sumber daya utama VinFast Limo Green berasal dari baterai berkapasitas 60,13 kWh. Dalam klaim resminya, baterai ini sanggup membawa kendaraan menempuh jarak hingga 517 kilometer pada satu kali pengisian daya penuh.Angka ini cukup menarik untuk dianalisis dari sisi operasional taksi. Rata-rata jarak tempuh harian pengemudi taksi di kota besar seperti Delhi atau Jakarta berkisar antara 200 hingga 300 kilometer per hari. Artinya, secara teori, satu kali pengisian daya di malam hari sudah cukup untuk menjalankan operasional penuh tanpa perlu berhenti mengisi daya di sela-sela jam sibuk. Namun, kondisi lalu lintas, penggunaan AC maksimal, dan kebiasaan mengemudi tetap akan memengaruhi konsumsi daya di dunia nyata.Fitur Keselamatan Modern yang Bikin Penumpang Merasa Lebih AmanLayanan transportasi publik idealnya tidak hanya mengandalkan efisiensi tenaga dan kenyamanan kabin. Faktor keamanan menjadi salah satu nilai jual yang ditonjolkan Green SM. Setiap unit VinFast Limo Green dilengkapi dengan kamera internal dan eksternal, sistem pemantauan berbasis kecerdasan buatan (AI), serta fitur bantuan darurat yang dapat diakses oleh penumpang.Keberadaan kamera di dalam kabin kerap menjadi topik perdebatan soal privasi, tetapi untuk armada komersial, fitur ini menjadi lapisan pengaman tambahan yang berguna. Potensi tindak kejahatan atau situasi darurat di dalam kendaraan dapat terpantau lebih cepat, baik oleh sistem maupun operator pusat.Bagaimana Cara Memesan dan Potensi Ekspansi Lebih LuasPemesanan perjalanan Green SM di India dapat dilakukan melalui aplikasi resmi yang bisa diunduh di gawai pengguna. Alternatifnya, penumpang di area layanan yang sudah ditentukan juga bisa langsung memanggil kendaraan di jalan, mirip dengan model penjemputan taksi konvensional. Setelah Delhi-NCR, perusahaan berencana memperluas jangkauan ke kota-kota lain di India.Referensi: Motorbeam | VIVA Otomotif

Jawa 1000 Sport Cruiser Concept Siapkan Tenaga 113 Dk di Kelas Cruiser Modern

Jawa 1000 Sport Cruiser Concept Siapkan Tenaga 113 Dk di Kelas Cruiser Modern

Nama Jawa mungkin sudah tak lagi bergema di jalanan, tapi bagi penggemar otomotif lawas, pabrikan asal Eropa ini punya tempat khusus berkat motor klasik yang tangguh dan mudah dikenali desainnya. Kini, Jawa justru mencuri perhatian lewat proyek yang sangat berbeda dari karakternya selama ini: sebuah motor konsep bernama Jawa 1000 Sport Cruiser Concept, yang digadang jadi model paling bertenaga yang pernah dibuat perusahaan.Jawa 1000 Sport Cruiser Concept tampil di Brno Bike Show, Republik Ceko, dengan desain modern agresif yang jauh dari kesan retro.Motor ini dibekali komponen premium seperti kaliper Brembo Stylema, suspensi Ohlins depan-belakang, dan sistem pembuangan LeoVince.Diperkirakan menghasilkan tenaga sekitar 113 dk dari mesin dua silinder sejajar, dengan banderol setara Rp1,1 miliar dan produksi terbatas hanya 15 unit di seluruh dunia.Desain Rendah Memanjang Tinggalkan Kesan RetroJika selama ini Jawa identik dengan motor retro berkapasitas kecil hingga menengah, konsep terbaru ini justru bermain di kelas yang jauh lebih tinggi. Motor konsep tersebut pertama kali tampil di ajang Brno Bike Show di Republik Ceko, dan sekilas tampilannya bahkan sulit dikenali sebagai produk Jawa.Desainnya dibuat rendah dan memanjang layaknya motor kustom premium dengan sentuhan cruiser modern. Karya desainer Jan Hrbek ini menonjolkan sejumlah detail mencolok, mulai dari tangki berukuran besar, bodi yang mengalir mulus dari depan hingga belakang, hingga penggunaan roda berdiameter besar yang memperkuat kesan gagah sekaligus futuristis. Warna merah khas Jawa tetap dipertahankan sebagai identitas utama, meskipun secara keseluruhan tampilannya jauh melampaui model-model Jawa yang saat ini beredar di pasaran.Komponen Balap Mengisi Sasis Cruiser PremiumTak hanya mengandalkan desain, motor konsep ini juga dibekali komponen premium yang biasa ditemukan pada moge kelas atas. Sistem pengeremannya menggunakan kaliper Brembo Stylema, sebuah komponen yang kerap terpasang di motor sport performa tinggi. Sektor kaki-kaki dipercayakan sepenuhnya kepada suspensi Ohlins di bagian depan dan belakang, menandakan keseriusan Jawa dalam membangun basis pengendalian yang mumpuni.Sistem pembuangan menggunakan produk dari LeoVince, merek yang sudah dikenal luas di dunia balap dan motor performa tinggi. Kombinasi ketiga komponen ini menempatkan Jawa 1000 Sport Cruiser Concept sejajar dengan motor-motor premium Eropa yang sudah lebih dulu malang melintang di segmen ini.Jantung Mekanis Dua Silinder dengan Potensi 113 DkMeski spesifikasi resmi belum diumumkan secara lengkap, sejumlah laporan menyebutkan motor ini berpotensi menghasilkan tenaga sekitar 113 daya kuda. Mesin yang digunakan diyakini mengadopsi konfigurasi dua silinder sejajar atau parallel-twin, yang akan menjadikannya sebagai motor Jawa paling bertenaga yang pernah diperkenalkan ke publik.Saat ini Jawa masih menyebut kendaraan tersebut sebagai prototipe pra-produksi. Karena itu, sejumlah detail teknis dan desain masih berpotensi mengalami perubahan sebelum masuk jalur produksi. Namun satu hal yang membuatnya semakin menarik adalah jumlah produksinya yang sangat terbatas. Motor ini dikabarkan hanya akan dibuat sebanyak 15 unit di seluruh dunia.Harga yang beredar juga tidak main-main. Jawa 1000 Sport Cruiser Concept disebut akan dipasarkan dengan banderol sekitar Rp1,1 miliar, atau setara 53 ribu poundsterling untuk pasar global. Angka ini menempatkannya sebagai barang kolektor sejak awal, bukan sekadar motor produksi massal. Bagi pasar Indonesia, meski belum ada indikasi resmi, kehadiran motor semacam ini berpotensi menggoda kolektor kelas atas yang mencari sesuatu di luar pakem moge Jepang atau Amerika.Referensi: Jawa | VIVA Otomotif

5 Mobil Bekas Rp50 Jutaan Jawab Kebutuhan Harian Tanpa Bikin Kantong Jebol

5 Mobil Bekas Rp50 Jutaan Jawab Kebutuhan Harian Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lonjakan harga mobil baru membuat pasar kendaraan bekas kian bergairah. Konsumen kini berpaling mencari unit yang menawarkan keseimbangan antara harga terjangkau, ketangguhan harian, dan biaya perawatan yang tidak mencekik. Dengan anggaran terbatas, deretan mobil lawas justru menunjukkan taji sebagai kuda pekerja yang sesungguhnya.Mesin legendaris tangguh: Kijang Kapsul dan Panther masih jadi raja keandalan.Irit bahan bakar dan perawatan: Soluna dan Karimun Kotak primadona kantong ramah.Kapasitas keluarga: Xenia generasi pertama menjawab kebutuhan tujuh penumpang.Kijang Kapsul, Legenda Keluarga yang Tak TergoyahkanToyota Kijang Kapsul bukan sekadar mobil, melainkan aset keluarga yang menyimpan reputasi mesin antiretak. Diproduksi di penghujung 1990-an hingga awal 2000-an, wujudnya masih mudah dijumpai menyusuri jalanan perkotaan hingga pelosok desa.Kabin yang lega menjadi nilai jual utama, namun yang membuatnya begitu dicintai adalah pilihan mesin bensin dan diesel yang dikenal bandel. Mampu melahap perjalanan jauh tanpa banyak drama, bukan kebetulan jika harga jualnya tetap stabil dan tidak terjun bebas seiring bertambahnya usia.Panther, Jagoan Diesel yang Makin Tua Makin JadiBagi pemburu efisiensi, Isuzu Panther adalah jawaban dari doa soal irit bahan bakar. Mesin diesel-nya menyimpan karakter yang sulit ditandingi, mampu menempuh ratusan ribu kilometer tanpa perlu sentuhan besar selain perawatan berkala.Konstruksi mesin yang sederhana menjadikan biaya servisnya ramah di kantong. Tidak perlu lagi bertanya mengapa Panther masih begitu diburu di pasar sekunder, karena logikanya sederhana: semakin tua, penghematannya justru semakin terasa.Soluna, Sedan Minimalis dengan Mesin AwetToyota Soluna kerap terlewat dari radar pembeli, padahal sedan ini menyimpan paket komplet bagi mereka yang berkantong terbatas. Mesin 1.500 cc miliknya adalah salah satu unit terandalkan yang minim keluhan sekaligus hemat bahan bakar.Bodi dan tampilannya memang sederhana, tidak banyak polesan. Namun kenyamanan untuk melaju dalam aktivitas harian serta perjalanan luar kota tetap bisa diandalkan. Soluna adalah bukti bahwa sedan tangguh tidak selalu harus mahal.Karimun Kotak, Si Mungil Lincah Rawat RendahSuzuki Karimun generasi pertama adalah definisi sempurna dari mobil kota. Dimensinya yang kompak membuatnya sangat mudah bermanuver di tengah kemacetan, sementara konsumsi bahan bakarnya berada di level yang sangat sulit dikeluhkan.Poin paling menarik justru terletak pada mesin tahan bantingnya. Dibanding banyak pesaing di kelasnya, biaya perawatan Karimun Kotak bisa dibilang rendah. Wajar jika hingga kini ia masih jadi favorit para pemburu mobil murah meriah.Xenia Generasi Pertama, Solusi 7 Penumpang Berbiaya RinganKetika kebutuhan mengangkut keluarga besar bertemu dengan dana terbatas, Daihatsu Xenia generasi pertama hadir sebagai kompromi yang masuk akal. Kabin yang cukup lapang untuk tujuh orang menjadi keunggulan yang sulit diabaikan.Biaya operasional rendah adalah alasan kuat lainnya. Ketersediaan suku cadang yang melimpah membuat perbaikan dan perawatan rutin tidak akan menjadi mimpi buruk. Xenia generasi awal tetap relevan sebagai mobil keluarga tanpa harus merogoh tabungan terlalu dalam.Referensi: VIVA Otomotif | viva.co.id