Ev
KabarOtomotif.com menyajikan berita kendaraan ramah lingkungan di kanal EV dengan mengulas teknologi HEV, PHEV, EREV, BEV, dan FCEV.
- EV
- •
- 23 Jun, 2026
- •
- Nadia Paramita
Nasib Motor Listrik Program Makan Bergizi Gratis Rp49 Jutaan Terkuak
Program pengadaan motor listrik untuk mendukung operasional Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menjadi sorotan publik. Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya buka suara mengenai keberlanjutan pemanfaatan unit kendaraan yang sempat tersandung masalah hukum tersebut.Badan Gizi Nasional berkomitmen memaksimalkan aset negara yang telah dibeli pada tahun 2025.Motor listrik Emmo JVX GT sempat diadakan dengan harga Rp49,95 juta per unit.Pemerintah meninjau ulang seluruh pengadaan untuk memastikan manfaat nyata bagi masyarakat.Kejaksaan Agung sebelumnya mendalami dugaan markup harga pada pengadaan 21.801 unit motor.Komitmen Memaksimalkan Aset NegaraWakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari, menegaskan bahwa prinsip utama yang dipegang saat ini adalah mengoptimalkan setiap barang yang sudah dibeli menggunakan dana APBN. Hal ini mencakup berbagai perangkat pendukung operasional, termasuk motor listrik yang sebelumnya direncanakan untuk kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.Langkah ini diambil guna memastikan bahwa anggaran triliunan rupiah yang telah terserap tidak terbuang sia-sia. Pihak BGN menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Kejaksaan untuk menuntaskan status aset-aset tersebut agar dapat segera dimanfaatkan sesuai peruntukannya di lapangan.Detail Unit dan Status PengadaanMotor listrik yang menjadi pusat perhatian adalah model Emmo JVX GT. Berdasarkan data katalog Inaproc, unit tersebut tercatat memiliki harga Rp49,95 juta per unit, nilai yang sudah mencakup PPN 12 persen. Total pengadaan mencakup 21.801 unit dengan nilai kontrak mencapai lebih dari Rp1 triliun.Proses hukum terkait dugaan markup harga dalam pengadaan ini masih berjalan di Kejaksaan Agung. Fokus utama penyidikan mencakup penyusunan pengadaan barang dan jasa yang dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. Meski demikian, pihak BGN tetap berupaya mencari solusi terbaik agar operasional program tetap berjalan dengan memaksimalkan unit yang ada.Referensi: Emmo | Otodream
- EV
- •
- 23 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
Neta V-II Tetap Terjual Satu Unit Di Tengah Tantangan Restrukturisasi Bisnis
Di tengah berbagai kabar mengenai krisis yang melanda perusahaan induknya di China, Neta V-II ternyata masih berhasil mencatatkan penjualan. Meski hanya terjual satu unit pada Mei 2026, capaian tersebut menunjukkan bahwa masih ada konsumen yang percaya pada produk mobil listrik tersebut.Penjualan Neta V-II tercatat satu unit pada Mei 2026.Perusahaan induk Hozon Auto tengah menjalani proses restrukturisasi global.Neta Indonesia memastikan layanan purna jual dan garansi tetap berjalan normal.Persaingan segmen mobil listrik nasional semakin ketat dengan kehadiran pemain baru.Dinamika Penjualan Di Tengah RestrukturisasiNeta V-II dan Neta X untuk taksi (Photo: Istimewa)Penjualan satu unit memang terlihat sangat kecil jika dibandingkan para pesaingnya di segmen kendaraan listrik. Namun angka tersebut menjadi menarik karena terjadi ketika Neta sedang menghadapi tantangan berat, mulai dari restrukturisasi global, penyesuaian operasional di berbagai negara, hingga berkurangnya jaringan dealer.Neta masuk ke pasar pada 2023 dengan menawarkan mobil listrik yang menyasar segmen harga Rp200 juta hingga Rp300 juta. Strategi tersebut sebenarnya mirip dengan sejumlah merek lain yang sukses menarik perhatian konsumen. Namun perjalanan Neta ternyata tidak semulus kompetitornya. Kondisi finansial perusahaan induk, Hozon Auto, ikut mempengaruhi kinerja bisnis mereka di berbagai wilayah.Meski demikian, Neta Indonesia berulang kali menegaskan bahwa mereka belum berencana meninggalkan pasar. Perusahaan menyebut proses restrukturisasi yang berlangsung di tingkat global merupakan langkah untuk memperkuat fondasi bisnis dalam jangka panjang.Posisi Pasar Dan Tantangan KompetitorDi Indonesia, Neta V-II menjadi salah satu model utama yang dipasarkan selain Neta X. Menurut laporan Gaikindo, Neta X varian Elite dengan jarak tempuh 500 km laku 12 unit secara wholesales pada April 2026. Namun pada bulan lalu, model tersebut tidak mencatatkan penjualan sama sekali.Mobil listrik ini dirakit secara lokal dan sempat menjadi andalan perusahaan untuk menjangkau konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik dengan harga relatif terjangkau. Dengan profil tersebut, model ini sebenarnya ditargetkan untuk penggunaan harian di jalur perkotaan yang padat.Tantangan yang dihadapi Neta tidak hanya berasal dari sisi internal perusahaan. Persaingan pasar mobil listrik nasional juga semakin ketat. Kehadiran merek-merek baru, ditambah dominasi pemain yang lebih mapan seperti Wuling dan BYD, membuat ruang gerak Neta semakin sempit. Jika dibandingkan dengan model dari Wuling atau BYD, Neta kini harus berjuang lebih keras untuk mempertahankan kepercayaan calon pembeli.Komitmen Layanan Purna JualKetua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, mengakui bahwa keberlangsungan bisnis Neta sepenuhnya bergantung pada keputusan perusahaan. Meski demikian, ia menilai kehadiran Neta tetap memberikan dampak positif bagi industri otomotif nasional, terutama dari sisi transfer teknologi dan pengalaman perakitan kendaraan listrik.Selain memastikan bisnis tetap berjalan, Neta Indonesia juga menegaskan bahwa layanan purna jual masih tersedia. Perusahaan bekerja sama dengan sejumlah mitra servis dan menyatakan stok suku cadang tetap aman bagi konsumen. Kebijakan garansi kendaraan juga disebut tidak mengalami perubahan meski perusahaan tengah menjalani masa restrukturisasi.Referensi: Neta | Otodream
- Mobil
- •
- 22 Jun, 2026
- •
- Nadia Paramita
BMW M Concept New Class Pamerkan Calon Sedan Listrik 1.000 HP
BMW resmi memperkenalkan BMW M Concept New Class sebagai visi masa depan lini performa tinggi mereka di era elektrifikasi. Mobil konsep ini menjadi gambaran nyata bagaimana DNA balap BMW M akan bertransformasi menjadi kendaraan full listrik dengan performa yang jauh melampaui standar mobil konvensional.Mengusung empat motor listrik dengan estimasi tenaga menembus 1.000 hp.Menjadi basis pengembangan untuk generasi terbaru BMW M3 listrik.Desain aerodinamis dengan material berkelanjutan dan lampu khas M Yellow.Kabin minimalis dengan fokus pada pengalaman berkendara performa tinggi.Desain Agresif dan Aerodinamika Masa DepanBMW M Concept New Class. (Photo: BMW)Secara visual, mobil ini tampil sangat agresif dengan proporsi bodi yang menonjolkan karakter sport. Garis bahu yang berotot dipadukan dengan fender lebar memberikan kesan kokoh sekaligus atletis khas mobil berperforma tinggi. BMW juga menyematkan elemen aerodinamika fungsional seperti M Aero Mirrors dan kap mesin berbentuk V yang dilengkapi ventilasi udara untuk pendinginan sistem penggerak listrik.Identitas visual baru diperkenalkan melalui lampu M Yellow yang terinspirasi dari mobil balap GT dan prototipe BMW M Hybrid V8. Bagian belakangnya terlihat sangat teknis berkat penggunaan diffuser besar dengan desain melayang serta spoiler ducktail yang berfungsi meningkatkan downforce saat melaju di kecepatan tinggi.Kabin Minimalis Berorientasi PengemudiBMW M Concept New Class. (Photo: BMW)Interior mobil ini mengusung pendekatan yang berorientasi penuh pada pengalaman pengemudi. Terdapat empat jok bucket yang dirancang khusus untuk memberikan dukungan maksimal saat bermanuver. Penggunaan material kulit Merino dua warna dengan sabuk pengaman lima titik semakin mempertegas suasana kokpit mobil balap yang murni.BMW juga mengintegrasikan material berkelanjutan seperti serat alami pada berbagai komponen interior dan eksterior. Aksen warna merah pada tuas pemindah gigi dan tampilan layar digital memberikan kontras yang kuat, menciptakan suasana sporty yang modern tanpa mengorbankan fungsionalitas bagi penggunanya.Potensi Performa dan Masa Depan BMW M3BMW M Concept New Class. (Photo: BMW)Meskipun spesifikasi teknis mendetail belum dirilis sepenuhnya, mobil ini dirancang untuk menjadi pondasi bagi BMW M3 listrik di masa depan. Penggunaan empat motor listrik yang menghasilkan lebih dari 1.000 hp menempatkan model ini sebagai salah satu sedan performa paling bertenaga yang pernah dikembangkan oleh pabrikan asal Munich tersebut.Penggunaan velg center lock serta warna Monza Red metallic yang dikembangkan khusus semakin menegaskan bahwa mobil ini diciptakan untuk mereka yang mendambakan performa murni di balik teknologi elektrifikasi. Bagi konsumen yang terbiasa dengan karakter handling BMW M, transisi ke sistem penggerak listrik ini diharapkan tetap mempertahankan presisi kendali yang menjadi ciri khas utama brand tersebut.Referensi: BMW | Otodream
- Mobil
- •
- 22 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
Geely EX2 Tawarkan Fitur Modern Dengan Harga Mulai Rp239 Jutaan
Mobil listrik kini semakin mudah ditemui di jalanan perkotaan. Banyak calon pembeli mulai melirik segmen ini karena efisiensi biaya operasional serta kemudahan fitur yang ditawarkan untuk penggunaan harian.Varian Pro dipasarkan dengan harga Rp239,9 juta.Varian Max dibanderol dengan harga Rp269,9 juta.Dilengkapi fitur Parking Comfort dan kamera 540 derajat.Biaya perawatan berkala diklaim hanya Rp1,4 juta per tahun.Jaminan garansi baterai dan motor penggerak hingga delapan tahun.Pengalaman Pengguna dan Fitur UnggulanGeely EX2 hadir sebagai solusi bagi konsumen yang mencari kendaraan listrik dengan harga terjangkau namun tetap fungsional. Pengguna merasakan manfaat nyata dari fitur seperti Parking Comfort yang menjaga suhu kabin tetap sejuk saat kendaraan terparkir. Fitur ini sangat relevan untuk kondisi cuaca panas di area perkotaan.Kemudahan akses melalui remote mobile app juga menjadi nilai tambah. Pemilik dapat menyalakan pendingin udara dari jarak jauh sebelum masuk ke dalam kabin. Selain itu, kehadiran kamera 540 derajat memberikan visibilitas lebih luas bagi pengemudi, terutama saat harus bermanuver di area parkir yang sempit atau jalanan padat.Efisiensi Biaya dan Dukungan PurnajualDari sisi ekonomi, pemilik Geely EX2 mendapatkan keuntungan dari efisiensi energi yang signifikan dibandingkan mobil bermesin bensin. Biaya perawatan berkala hingga 100 ribu kilometer tercatat berada di angka Rp7,1 juta untuk jangka waktu lima tahun. Ini berarti rata rata pengeluaran untuk servis hanya sekitar Rp120 ribuan per bulan.Untuk memberikan ketenangan pikiran bagi pemilik, pabrikan menyertakan paket purnajual yang cukup lengkap. Selain garansi kendaraan selama lima tahun atau 150 ribu kilometer, terdapat garansi khusus untuk baterai, motor penggerak, dan motor controller hingga delapan tahun atau 150 ribu kilometer. Setiap pembelian juga sudah termasuk wall charger dan portable charger.Komparasi dan Analisis PenggunaanDengan dimensi yang compact, Geely EX2 sangat optimal digunakan sebagai kendaraan komuter di jalur aspal perkotaan. Ukurannya memudahkan pengemudi untuk melakukan mobilitas di tengah kemacetan. Di pasar, model ini bersaing dengan berbagai mobil listrik entry level lainnya yang juga mengandalkan harga kompetitif dan kemudahan fitur sebagai daya tarik utama.Referensi: Geely | VIVA
- Mobil
- •
- 22 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
iCar V23 Tawarkan Efisiensi Biaya Operasional Hingga Rp12 Jutaan Per Tahun
Tingginya harga bahan bakar minyak memicu pergeseran tren mobilitas masyarakat menuju kendaraan yang lebih efisien. iCar V23 hadir sebagai solusi SUV listrik dengan desain boxy klasik yang menawarkan penghematan biaya operasional signifikan dibandingkan mobil konvensional.Biaya pengisian daya sekitar Rp153.000 per bulan.Potensi penghematan energi mencapai Rp12,8 juta per tahun.Tersedia dalam tiga varian: Tipe X RWD, Tipe Y RWD, dan Tipe Z iWD.Dilengkapi garansi baterai hingga delapan tahun atau 160.000 kilometer.Desain Ikonik dan Performa SUViCar V23 (Photo: Istimewa)Berbeda dengan mayoritas mobil listrik yang mengusung estetika futuristis, iCar V23 menonjolkan karakter SUV klasik yang tangguh. Kendaraan ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas personalisasi bagi pemiliknya, sehingga tampil lebih menonjol di jalan raya.Kemampuan teknisnya pun cukup impresif untuk ukuran SUV kompak. Dengan ground clearance tinggi serta approach angle 43 derajat dan departure angle 41 derajat, mobil ini mampu melintasi medan menantang serta genangan air hingga kedalaman 600 mm.Analisis Penggunaan dan KomparasiiCar V23 (Photo: Istimewa)Dengan profil desain yang mengotak dan ground clearance tinggi, iCar V23 sangat optimal digunakan di berbagai kondisi jalan, baik aspal perkotaan maupun jalur yang sedikit menantang. Dibandingkan dengan SUV listrik lain di kelasnya, iCar V23 memberikan nilai lebih melalui fleksibilitas modifikasi dan biaya energi yang sangat kompetitif bagi penggunaan harian.Ringkasan SpesifikasiiCar V23 (Photo: Istimewa)Varian: Tipe X RWD, Tipe Y RWD, Tipe Z iWDFitur Unggulan: ADAS (Tipe Y), Dual Motor & Intelligent AWD (Tipe Z)Jarak Tempuh: Hingga 430 km (Standar NEDC)Garansi Baterai: 8 tahun atau 160.000 kmReferensi: iCar | Otodream
- EV
- •
- 21 Jun, 2026
- •
- Nadia Paramita
Investasi Rp15 Triliun Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Terintegrasi di Kendal
Kabar besar datang dari Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, yang resmi menjadi lokasi pembangunan ekosistem industri kendaraan listrik (EV) dengan nilai investasi mencapai Rp15 triliun. Proyek masif ini melibatkan investor asal China dan diproyeksikan menjadi pusat pengembangan rantai pasok kendaraan listrik yang lengkap bagi kebutuhan konsumen.Investasi sebesar Rp15 triliun untuk membangun ekosistem EV terintegrasi.Fasilitas mencakup produksi baterai, ban, hingga suku cadang kendaraan listrik.Menargetkan penyerapan 10.000 tenaga kerja lokal dengan transfer teknologi.Fokus pada peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 50 persen.Pusat Baru Industri Kendaraan ListrikIlustrasi motor listrik (Photo: Istimewa)Pengembangan kawasan industri di Kendal ini tidak hanya sekadar membangun pabrik perakitan, melainkan menciptakan ekosistem yang menyeluruh. Mulai dari baterai hingga komponen utama untuk motor listrik dan kendaraan komersial akan diproduksi di lokasi yang sama. Langkah ini diharapkan mampu menekan biaya logistik dan mempercepat ketersediaan suku cadang bagi pengguna kendaraan listrik di masa depan.Keterlibatan investor melalui PT New Generation Mobility dan PT China State Construction Engineering Corporation menjadi bukti bahwa sektor kendaraan listrik nasional kini semakin dilirik pemain global. Dengan integrasi yang kuat antara sistem elektrikal, industri baterai, dan perakitan, diharapkan harga jual produk akhir nantinya bisa lebih kompetitif dan ramah di kantong masyarakat.Manfaat Bagi Tenaga Kerja dan Ekosistem LokalPabrik kendaraan listrik (Photo: Istimewa)Salah satu poin utama dari proyek ini adalah prioritas rekrutmen tenaga kerja lokal. Proyek ini diproyeksikan menyerap hingga 10.000 tenaga kerja yang akan mendapatkan pelatihan langsung untuk mendukung proses transfer teknologi. Hal ini menjadi angin segar bagi pekerja urban dan tenaga terampil yang ingin terlibat langsung dalam transformasi industri menuju transportasi ramah lingkungan.Selain itu, penggunaan sumber daya lokal yang ditargetkan mencapai TKDN di atas 50 persen akan mendorong pertumbuhan industri pendukung di sekitar kawasan. Bagi calon pembeli, ini berarti jaminan ketersediaan suku cadang yang lebih terjamin dan layanan purna jual yang lebih mudah diakses dibandingkan produk impor yang sepenuhnya bergantung pada rantai pasok luar negeri.Mengapa Kendal Menjadi Pilihan UtamaPemilihan lokasi di Jawa Tengah didasarkan pada posisi strategis di Pulau Jawa serta iklim investasi yang kondusif. Kemudahan perizinan dan dukungan pemerintah daerah menjadi daya tarik kuat bagi investor untuk menanamkan modal dalam jangka panjang. Stabilitas sosial dan infrastruktur di Kawasan Ekonomi Kendal dinilai sangat mendukung operasional pabrik skala besar yang membutuhkan mobilitas tinggi.Referensi: PT Kawasan Industri Seafer | Otodream
- EV
- •
- 21 Jun, 2026
- •
- Nadia Paramita
Grab Perluas Armada Kendaraan Listrik Tembus 14 Ribu Unit di 2025
Apakah Anda sering menjumpai armada ojek atau taksi online dengan plat nomor khusus yang menandakan kendaraan listrik saat memesan perjalanan? Langkah ini bukan sekadar tren, melainkan bagian dari transformasi besar dalam ekosistem transportasi yang semakin ramah lingkungan.Total armada kendaraan listrik Grab melampaui 14.000 unit aktif.Terdiri atas 11.000 motor listrik dan 3.000 mobil listrik.Tersedia lebih dari 1.500 stasiun penukaran baterai di berbagai daerah.Alokasi dana Rp100 miliar untuk perlindungan sosial mitra pengemudi.Transformasi Armada Menuju Netral KarbonArmada kendaraan listrik Grab (Photo: Istimewa)Sepanjang tahun 2025, Grab mencatatkan capaian signifikan dalam transisi energi melalui pengoperasian lebih dari 14.000 kendaraan listrik. Komposisinya cukup impresif, dengan dominasi 11.000 unit kendaraan roda dua dan 3.000 unit kendaraan roda empat yang beroperasi melayani kebutuhan mobilitas harian masyarakat.Untuk memastikan kenyamanan mitra dalam menggunakan kendaraan bebas emisi ini, perusahaan telah menyiapkan lebih dari 1.500 stasiun penukaran baterai. Infrastruktur yang tersebar luas ini menjadi kunci utama dalam mengatasi kecemasan jarak tempuh bagi pengemudi yang beralih dari mesin konvensional ke teknologi baterai.Dalam konteks penggunaan harian, transisi ke kendaraan listrik memberikan efisiensi biaya operasional yang lebih baik bagi mitra pengemudi. Dengan skema penukaran baterai, pengemudi tidak perlu menghabiskan waktu lama untuk pengisian daya, sehingga produktivitas tetap terjaga di tengah padatnya lalu lintas perkotaan.Dukungan Ekonomi dan Sosial Bagi MitraIlustrasi charging station mobil listrik (Photo: Istimewa)Selain fokus pada sektor transportasi, perusahaan juga memperkuat ekonomi digital dengan nilai mencapai Rp250 triliun dari total transaksi mitra pengemudi dan merchant di Asia Tenggara. Khusus untuk pasar domestik, terdapat alokasi dana sebesar Rp100 miliar melalui program Grab untuk Indonesia.Dana ini digunakan untuk berbagai inisiatif krusial, mulai dari perlindungan sosial BPJS Ketenagakerjaan bagi 200.000 mitra hingga pelatihan keterampilan melalui GrabAcademy. Langkah ini memberikan jaminan keamanan kerja yang lebih baik bagi para mitra di lapangan.Pemberdayaan Kelompok RentanSalah satu sorotan utama adalah peningkatan keterlibatan perempuan dan penyandang disabilitas dalam ekosistem digital. Jumlah mereka yang mendapatkan penghasilan melalui platform ini meningkat hingga 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai lebih dari 189.000 orang.Kolaborasi dengan berbagai organisasi seperti Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia dan Fatayat NU menjadi fondasi dalam membuka akses ekonomi yang lebih inklusif. Program ini membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi jembatan untuk memberikan peluang tumbuh bagi semua lapisan masyarakat.Referensi: Grab | www.otodream.com
- EV
- •
- 21 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
Dinamika Pasar Otomotif Saat Harga BBM Naik Dan Tren Kendaraan Listrik
Dinamika pasar otomotif saat ini tengah mengalami pergeseran signifikan yang dipicu oleh fluktuasi harga bahan bakar serta meningkatnya adopsi teknologi elektrifikasi. Perilaku konsumen berubah cepat, di mana efisiensi operasional menjadi prioritas utama dalam menentukan pilihan kendaraan pribadi.Mobil bekas menjadi pilihan utama bagi konsumen yang mencari efisiensi biaya di tengah kenaikan harga bahan bakar.Popularitas kendaraan listrik terus menanjak seiring dengan dukungan infrastruktur dan insentif pemerintah yang semakin memadai.Muncul tantangan baru terkait pengelolaan limbah baterai bekas yang berpotensi disalahgunakan di pasar gelap.Pergeseran Minat ke Mobil BekasKenaikan biaya penggunaan kendaraan pribadi memaksa masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih moda transportasi. Pasar mobil bekas kini menjadi sorotan karena menawarkan solusi harga yang lebih terjangkau dibandingkan unit baru, tanpa harus mengorbankan fitur kenyamanan.Banyak model kendaraan bekas yang memiliki spesifikasi masih sangat relevan untuk penggunaan harian. Kondisi ini memberikan fleksibilitas bagi calon pembeli untuk mendapatkan kendaraan berkualitas dengan nilai ekonomis yang jauh lebih efisien.Dominasi Kendaraan Listrik di PasarDi sisi lain, minat masyarakat terhadap kendaraan listrik menunjukkan tren positif yang konsisten. Kehadiran berbagai model baru dengan teknologi mutakhir dan fitur keselamatan yang mumpuni berhasil menarik perhatian konsumen yang ingin beralih ke energi ramah lingkungan.Keberhasilan penetrasi pasar ini tidak lepas dari peran infrastruktur pengisian daya yang terus diperluas. Selain itu, kebijakan pemerintah dalam memberikan dukungan insentif membuat harga jual kendaraan listrik menjadi lebih kompetitif dibandingkan sebelumnya.Tantangan Pengelolaan Baterai BekasPesatnya pertumbuhan jumlah kendaraan listrik di jalan raya membawa konsekuensi logis terkait pengelolaan limbah baterai. Saat ini, muncul kekhawatiran mengenai praktik tidak bertanggung jawab di pasar gelap terkait distribusi baterai bekas.Baterai yang telah habis masa pakainya dilaporkan kembali dijual untuk keperluan lain tanpa melalui standar pengujian yang ketat. Hal ini tentu menimbulkan risiko keselamatan bagi pengguna, sehingga pengawasan terhadap rantai pasok baterai menjadi sangat krusial untuk menjaga standar kualitas industri.Referensi: MG | VIVA
- EV
- •
- 20 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
Populasi Mobil Listrik BYD di Indonesia Tembus 91 Ribu Unit Lebih
Pertumbuhan adopsi kendaraan listrik di Tanah Air menunjukkan tren yang semakin solid. Produsen otomotif asal China, BYD, mencatatkan angka distribusi yang signifikan bagi pasar kendaraan energi baru hingga pertengahan tahun 2026.Populasi unit BYD di jalanan mencapai lebih dari 91 ribu unit per Mei 2026.Peningkatan adopsi didorong oleh variasi model dan perluasan infrastruktur pengisian daya.BYD mencatat total distribusi global menembus angka 16,5 juta kendaraan di 121 negara.Fokus perusahaan kini bergeser pada edukasi teknologi elektrifikasi dan program keberlanjutan.Pencapaian Distribusi BYD di Tanah AirHingga Mei 2026, BYD mengonfirmasi bahwa jumlah kendaraan yang telah diserahterimakan kepada konsumen di Indonesia telah melampaui 91 ribu unit. Angka ini menjadi indikator kuat mengenai penerimaan masyarakat terhadap teknologi mobil listrik yang semakin luas.Pertumbuhan populasi ini tidak terjadi secara instan. Faktor utama yang mendukung lonjakan tersebut adalah pilihan model yang lebih beragam, sehingga konsumen memiliki opsi yang lebih fleksibel sesuai dengan kebutuhan mobilitas dan anggaran mereka.Selain faktor pilihan produk, pengembangan infrastruktur stasiun pengisian daya yang kian masif di berbagai wilayah turut memberikan rasa aman bagi pengguna. Hal ini meminimalisir kecemasan mengenai jarak tempuh yang selama ini menjadi salah satu hambatan utama dalam transisi ke kendaraan listrik.Teknologi dan Komitmen KeberlanjutanDari sisi teknologi, efisiensi baterai dan fitur modern menjadi daya tarik utama yang ditawarkan. Pengguna kini lebih mempertimbangkan biaya operasional yang jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan konvensional berbasis bahan bakar minyak.Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menekankan bahwa langkah perusahaan tidak hanya berfokus pada angka penjualan. Keberlanjutan menjadi inti dari setiap inovasi yang dihadirkan di pasar lokal.“Bagi BYD, keberlanjutan tidak hanya tentang bagaimana inovasi teknologi terus berkembang, tetapi juga tentang bagaimana manfaat dan dampak positifnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas, termasuk generasi muda,” ujar Eagle Zhao.Sebagai bagian dari komitmen tersebut, BYD juga aktif menjalankan program sosial seperti Small Steps for Tomorrow. Program ini berfokus pada dukungan pendidikan bagi para pelajar, yang menunjukkan bahwa perusahaan ingin membangun ekosistem yang berdampak positif di luar sektor otomotif.Referensi: BYD | VIVA
- EV
- •
- 20 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
Telat Bayar Pajak Kendaraan Sehari dan Setahun Apakah Dendanya Sama
Keterlambatan membayar pajak kendaraan tahunan sering kali memicu kekhawatiran bagi pemilik kendaraan terkait besaran sanksi yang harus ditanggung. Banyak pemilik bertanya apakah keterlambatan singkat selama sehari memiliki konsekuensi finansial yang setara dengan menunggak hingga satu tahun penuh.Denda PKB dihitung sebesar 25 persen per tahun dari nilai pajak kendaraan.Keterlambatan satu bulan tetap dihitung sebagai satu bulan penuh.Denda SWDKLLJ untuk mobil sebesar Rp100 ribu per tahun keterlambatan.STNK yang tidak diregistrasi ulang selama dua tahun berisiko dihapus datanya.Perhitungan Denda Pajak KendaraanSecara teknis, sanksi keterlambatan pajak terdiri dari dua komponen utama yaitu Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Perhitungan denda PKB dilakukan secara proporsional berdasarkan durasi keterlambatan dengan tarif 25 persen per tahun. Artinya, telat membayar pajak selama satu hari tidak langsung dikenakan denda satu tahun penuh. Namun, sistem administrasi biasanya membulatkan keterlambatan yang belum mencapai satu bulan sebagai keterlambatan satu bulan penuh.Simulasi Denda KeterlambatanSebagai contoh, jika sebuah mobil memiliki nilai PKB Rp2.000.000 per tahun, denda PKB untuk keterlambatan satu bulan adalah sekitar Rp41.667. Jika ditambah denda SWDKLLJ Rp100.000, maka total denda yang dibayarkan mencapai Rp141.667. Kondisi ini akan berbeda drastis jika keterlambatan mencapai satu tahun. Pemilik harus membayar denda PKB sebesar Rp500.000 ditambah SWDKLLJ Rp100.000, sehingga total denda menjadi Rp600.000.Risiko dan Sanksi AdministratifSelain penambahan beban biaya, menunggak pajak dapat menimbulkan masalah administratif yang lebih serius. Kendaraan dengan STNK mati kini lebih mudah terdeteksi oleh sistem tilang elektronik atau ETLE. Selain itu, terdapat regulasi mengenai penghapusan data registrasi bagi kendaraan yang STNK-nya tidak diperpanjang selama dua tahun setelah masa berlaku habis. Meskipun beberapa daerah sering mengadakan program pemutihan pajak untuk menghapus denda, membayar tepat waktu tetap menjadi langkah terbaik untuk menjaga legalitas kendaraan.Referensi: Daihatsu | VIVA
- EV
- •
- 20 Jun, 2026
- •
- Nadia Paramita
BYD M6 DM Mulai Dikirim Juni 2026 Jadi Mobil PHEV Termurah
Menanti kehadiran mobil plug-in hybrid dengan harga terjangkau kini menemui titik terang. BYD memastikan pengiriman unit M6 DM kepada konsumen akan dimulai pada Juni 2026. Kehadiran model ini digadang-gadang mampu mengubah peta persaingan pasar kendaraan ramah lingkungan, mengingat posisinya sebagai opsi PHEV paling ekonomis saat ini.Pengiriman perdana BYD M6 DM dimulai Juni 2026.Harga mulai Rp298 juta menjadikannya PHEV termurah.BYD siapkan distribusi ke 90 showroom di seluruh jaringan.Potensi lonjakan penjualan PHEV diprediksi terjadi pertengahan tahun.Strategi Distribusi dan Kesiapan UnitBYD M6 DM Classic (Photo: Istimewa)Langkah BYD untuk segera mendistribusikan M6 DM ke tangan konsumen didukung oleh kesiapan fasilitas produksi yang mumpuni. Pihak manajemen mengungkapkan fokus utama saat ini adalah memastikan setiap jaringan diler memiliki setidaknya 3 unit sebagai stok display maupun unit test drive. Langkah ini dilakukan agar konsumen bisa merasakan langsung performa kendaraan sebelum memutuskan pembelian.Sebagai mobil keluarga yang membawa teknologi PHEV, M6 DM memang menawarkan fleksibilitas penggunaan harian yang praktis. Dengan kombinasi mesin bensin dan motor listrik, pengguna bisa mendapatkan efisiensi bahan bakar yang jauh lebih baik dibandingkan mobil konvensional. Hal ini menjadi jawaban bagi mereka yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi tanpa harus khawatir mengenai keterbatasan infrastruktur pengisian daya.Perbandingan di Pasar PHEVChery Tiggo 8 CSH (Photo: Istimewa)Sebelum kehadiran M6 DM, segmen PHEV didominasi oleh model premium dengan harga jual yang relatif tinggi. Berdasarkan data wholesales Gaikindo periode Januari hingga Mei 2026, Chery Tiggo 8 CSH mencatatkan angka distribusi tertinggi mencapai 1.190 unit. Pesaing lainnya seperti Wuling Eksion PHEV yang dibanderol mulai Rp449 juta, sebelumnya memegang gelar sebagai opsi termurah di kelasnya.Keberadaan M6 DM dengan harga Rp298 juta tentu memberikan tekanan kompetitif yang signifikan bagi model lain di segmen yang sama. Konsumen kini memiliki alternatif yang lebih terjangkau namun tetap mengusung teknologi modern. Bagi keluarga muda atau pembeli mobil pertama, efisiensi operasional dan biaya perawatan menjadi pertimbangan utama yang kini bisa dijawab oleh BYD melalui produk terbarunya.Analisis Penggunaan HarianSecara teknis, penggunaan kendaraan PHEV seperti M6 DM sangat cocok untuk mobilitas perkotaan yang padat. Pengemudi dapat memanfaatkan mode listrik penuh untuk perjalanan jarak pendek, sementara mesin bensin akan mengambil alih saat melakukan perjalanan jauh atau ketika daya baterai menipis. Kompromi teknis yang ditawarkan adalah bobot kendaraan yang sedikit lebih berat karena membawa dua sistem penggerak, namun hal ini terbayar dengan efisiensi konsumsi BBM yang lebih optimal di tengah kenaikan harga bahan bakar non subsidi.Referensi: BYD | www.otodream.com
- EV
- •
- 19 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
Baterai Bekas Mobil Listrik Dijual Ilegal Untuk Kendaraan Roda Dua
Industri kendaraan listrik di China tengah menghadapi masalah serius terkait peredaran komponen vital di pasar gelap. Investigasi terbaru mengungkap praktik penyalahgunaan baterai bekas mobil listrik yang dialihkan ke bengkel tidak bersertifikat untuk dirakit ulang menjadi sumber daya kendaraan roda dua.Baterai bekas mobil listrik dimodifikasi ilegal untuk sepeda listrikSistem perlindungan kelistrikan sering kali dinonaktifkan demi performaPemerintah China merilis sistem pelacakan digital untuk setiap bateraiSekitar 80 persen kebakaran sepeda listrik terkait modifikasi baterai bekasHarga baterai baru yang makin terjangkau menekan pasar gelapRisiko Tinggi Dibalik Modifikasi IlegalBaterai bekas dari mobil listrik yang seharusnya masuk ke jalur daur ulang resmi, justru diubah menjadi paket bertegangan 60 volt hingga 72 volt. Angka ini jauh melampaui standar 48 volt yang ditetapkan untuk kendaraan listrik ringan. Modifikasi ini sering kali mengorbankan fitur keselamatan vital seperti perlindungan terhadap arus berlebih, pengisian daya berlebih, hingga pencegahan korsleting.Praktik ini dilakukan demi menekan biaya produksi dan meningkatkan performa baterai agar lebih bertenaga. Namun, langkah tersebut membawa dampak fatal. Otoritas setempat mencatat bahwa 33 persen kasus kebakaran sepeda listrik berkaitan langsung dengan sistem kelistrikan yang dimodifikasi secara tidak standar, dengan 80 persen di antaranya bersumber dari paket baterai bekas mobil listrik.Langkah Tegas Pemerintah dan IndustriMenanggapi maraknya peredaran ilegal ini, otoritas di China telah menerapkan kebijakan ketat sejak 1 April 2026. Setiap baterai kini wajib memiliki identitas digital unik sejak diproduksi hingga didaur ulang. Sistem pelacakan nasional ini dirancang untuk memantau pergerakan baterai secara transparan dan memastikan tidak ada unit yang bocor ke pasar ilegal.Selain pengawasan ketat, penurunan harga baterai baru juga menjadi faktor pendukung. Produksi massal teknologi lithium iron phosphate (LFP) oleh produsen besar seperti CATL dan BYD membuat harga sel baterai semakin murah. Hal ini secara alami menekan margin keuntungan pelaku usaha ilegal yang merakit baterai dari sel bekas.Kompromi teknis yang terjadi dalam perakitan ilegal ini menunjukkan bahwa penggunaan kembali modul baterai otomotif untuk kendaraan ringan sangat berisiko tinggi. Karena tidak dirancang untuk sistem manajemen baterai (BMS) yang sederhana pada sepeda listrik, penggunaan sel bekas ini sering kali gagal menjaga stabilitas suhu dan tegangan saat digunakan secara intensif di jalan raya.Referensi: China Central Television | https://www.viva.co.id/otomotif/1906308-ketahuan-baterai-bekas-mobil-listrik-dijual-lagi-ke-pasar-gelap-dipakai-untuk-kendaraan-murah
- EV
- •
- 19 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
Regulasi Pengiriman Mobil Listrik Antar Pulau Didesak Segera Diubah
Pertumbuhan populasi mobil listrik di Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini menghadapi tantangan logistik yang cukup krusial. Masalah utama muncul pada proses pengiriman kendaraan melalui jalur laut yang dinilai masih terkendala aturan lama.Pemerintah Provinsi NTB mendesak evaluasi regulasi pengangkutan kendaraan listrik via kapal penyeberangan.Aturan lama tahun 2024 dinilai tidak lagi relevan dengan pesatnya perkembangan ekosistem kendaraan listrik saat ini.Jumlah SPKLU di NTB melonjak hingga 51 unit dengan peningkatan konsumsi listrik mencapai delapan kali lipat.Ketidakjelasan aturan menghambat mobilitas kendaraan listrik antar pulau, termasuk unit operasional dinas pemerintah.Hambatan Regulasi di Jalur PenyeberanganBMW produksi 2 juta mobil listrik secara global (Photo: InsideEVs)Kepala Dinas ESDM NTB, Syamsudin, mengungkapkan bahwa pihaknya segera melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan serta pihak terkait lainnya. Fokus utama pembahasan adalah menyelaraskan aturan di lapangan agar tidak menghambat distribusi kendaraan listrik antar pulau.Selama ini, petugas di lapangan masih merujuk pada Surat Edaran Kementerian Perhubungan tahun 2024 mengenai penanganan pengangkutan kendaraan elektrik. Regulasi tersebut dianggap sudah tertinggal mengingat inovasi dan standar keamanan baterai kendaraan saat ini telah berkembang jauh lebih cepat.Dampak pada Mobilitas dan OperasionalZero SPKLU Signature (Photo: InsideEVs)Kendala ini bukan sekadar masalah bagi konsumen umum, tetapi juga menyulitkan operasional pemerintah daerah. Sejumlah kendaraan dinas di lingkungan Pemprov NTB kini sudah beralih menggunakan teknologi elektrifikasi. Tanpa adanya pembaruan aturan, mobilitas kendaraan dinas menuju Pulau Sumbawa melalui jalur laut menjadi sangat terbatas.Pihak pemerintah daerah berharap adanya revisi yang tetap mengedepankan aspek keselamatan pelayaran namun tidak membatasi pergerakan kendaraan listrik. Hal ini dianggap krusial agar adopsi kendaraan ramah lingkungan di wilayah kepulauan tetap berjalan optimal.Lonjakan Ekosistem Kendaraan Listrik di NTBDi tengah tantangan logistik tersebut, adopsi kendaraan listrik di NTB justru menunjukkan tren kenaikan yang signifikan. PT PLN (Persero) mencatat lonjakan jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang kini mencapai 51 unit pada tahun 2026.Pemanfaatan SPKLU oleh lebih dari 500 pemilik kendaraan listrik tercatat meningkat tajam. Konsumsi listrik untuk pengisian daya melonjak hingga delapan kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap transisi energi di sektor transportasi.Referensi: Pemerintah Provinsi NTB | Otodream
- EV
- •
- 18 Jun, 2026
- •
- Nadia Paramita
Kebiasaan Sepele Ini Bikin Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak
Banyak pemilik mobil listrik merasa lebih tenang karena bebas dari rutinitas ganti oli mesin. Namun, ada satu komponen krusial yang menuntut perhatian ekstra agar performa kendaraan tetap optimal dalam jangka panjang, yaitu baterai. Komponen ini ibarat jantung kendaraan yang memiliki sifat cukup sensitif terhadap pola pengisian daya.Hindari mengisi daya hingga 100 persen untuk penggunaan harian.Jaga kapasitas baterai tidak berada di bawah 10 persen secara terus menerus.Batasi penggunaan fast charging agar suhu baterai tetap terjaga.Hindari parkir mobil di bawah terik matahari dalam durasi lama.Memahami Karakter Baterai Lithium-ionBaterai mobil listrik bekerja dengan reaksi kimia yang tidak menyukai kondisi ekstrem. Membiarkan baterai berada di level daya penuh 100 persen dalam waktu lama dapat memicu degradasi sel lebih cepat. Sebagai langkah pencegahan, banyak pabrikan menyarankan pengisian daya harian cukup di angka 80 hingga 90 persen saja.Kapasitas penuh sebaiknya hanya diterapkan saat Anda berencana menempuh perjalanan jauh. Sebaliknya, membiarkan baterai terkuras hingga di bawah 10 persen secara berulang juga memberikan beban kerja yang berat pada sistem penyimpanan daya. Rentang ideal untuk menjaga kesehatan baterai adalah pada posisi menengah.Dampak Suhu Terhadap Kesehatan BateraiPanas merupakan musuh utama bagi komponen elektronik, termasuk baterai mobil listrik. Sering menggunakan fitur pengisian cepat atau fast charging memang sangat praktis, namun proses ini menghasilkan panas berlebih yang dapat mempercepat penurunan kualitas kimia di dalam sel baterai.Selain cara pengisian, kebiasaan memarkir kendaraan di bawah terik matahari langsung juga tidak disarankan. Meskipun mobil modern sudah dibekali dengan sistem manajemen baterai atau Battery Management System (BMS) untuk mengatur suhu, peran pemilik dalam menjaga pola penggunaan tetap menjadi faktor penentu utama.Pentingnya Perawatan untuk Nilai Jual KembaliMerawat baterai mobil listrik sebenarnya tidak jauh berbeda dengan memperlakukan perangkat elektronik harian. Dengan menghindari panas berlebih dan melakukan pengisian daya secara bijak, Anda tidak hanya memperpanjang usia pakai baterai, tetapi juga menjaga nilai jual kembali kendaraan di masa depan. Mengingat biaya penggantian baterai bisa mencapai ratusan juta Rupiah, kedisiplinan dalam perawatan akan memberikan penghematan jangka panjang yang signifikan bagi pemiliknya.Referensi: Tesla | VIVA
- EV
- •
- 17 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
Bedah Perbedaan BYD M6 DM Classic dan Cross Sebelum Membeli
PT BYD Motor Indonesia resmi menghadirkan lini MPV elektrifikasi terbaru melalui BYD M6 DM. Kendaraan ini hadir dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang terbagi dalam dua kategori utama, yakni varian Classic dan varian Cross, dengan rentang harga mulai dari Rp298 juta hingga Rp390 juta.Varian Classic terdiri dari tipe Standard dan Dynamic dengan baterai 7,4 kWh.Varian Cross mencakup tipe Advanced, Superior, dan Superior Captain dengan baterai 18,3 kWh.Seluruh model mengandalkan teknologi DM 5.0 yang diklaim efisien dengan konsumsi bahan bakar hingga 65 km per liter.Teknologi penggerak memadukan mesin 1.500 cc dengan motor listrik EHS 5.0.Perbedaan Spesifikasi dan TampilanBYD M6 DM Classic (Photo: BYD)Secara visual, BYD M6 DM Classic mengusung desain yang lebih minimalis tanpa tambahan over fender, serta menggunakan velg 16 inci dengan ban 225/60. Model ini menyasar konsumen yang mencari fungsionalitas dasar dengan harga lebih kompetitif.Sebaliknya, varian Cross tampil lebih tangguh dengan sentuhan gaya SUV. Seluruh tipe dalam lini Cross sudah dilengkapi dengan over fender, roof rail, dan velg 17 inci dengan profil ban 225/55. Selain itu, varian Cross telah mendukung pengisian daya cepat DC fast charging hingga 26 kW.Fitur Unggulan dan Konfigurasi KabinBYD M6 DM mobil PHEV pertama BYD di Indonesia (Photo: BYD)Untuk kenyamanan, tipe Dynamic pada varian Classic sudah dilengkapi kamera 360 derajat dan enam airbags. Bagi konsumen yang menginginkan fitur keselamatan lebih tinggi, tipe Superior pada varian Cross menawarkan Advanced Driver Assistance System (ADAS), wireless charging, hingga pintu bagasi elektrik.Varian tertinggi, yakni Cross Superior Captain, memberikan kenyamanan ekstra dengan konfigurasi kursi captain seat di baris kedua dan panoramic roof. Perubahan konfigurasi ini membuat kapasitas penumpang menjadi enam orang, berbeda dengan varian lain yang mampu menampung tujuh orang.Analisis Penggunaan dan Posisi PasarDengan profil ban dan dimensi yang ditawarkan, BYD M6 DM dirancang sebagai kendaraan keluarga yang optimal untuk penggunaan di jalur perkotaan hingga perjalanan jarak jauh. Penggunaan transmisi reducer satu percepatan memberikan penyaluran tenaga yang halus layaknya mobil listrik murni, namun tetap didukung mesin bensin untuk menghilangkan kecemasan jarak tempuh.Sebagai kompetitor di segmen MPV, BYD M6 DM menawarkan efisiensi biaya operasional yang diklaim 60 persen lebih hemat dibanding mobil konvensional. Pilihan varian yang luas memungkinkan konsumen menyesuaikan kebutuhan, mulai dari tipe Standard yang ekonomis hingga tipe Superior Captain yang mengedepankan kemewahan.Referensi: BYD | Otodream
- EV
- •
- 17 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
Deepal S05 REEV Tawarkan Jarak Tempuh 1.100 Kilometer Tanpa Perlu Charger
Changan Indonesia memperkenalkan Deepal S05 REEV sebagai alternatif baru bagi konsumen yang menginginkan sensasi mobil listrik murni tanpa kendala jarak tempuh. Teknologi Range Extended Electric Vehicle (REEV) yang diusung membawa pendekatan berbeda dibandingkan sistem hybrid maupun Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) konvensional.Menggunakan mesin 1.497 cc hanya sebagai generator listrikMotor listrik penggerak bertenaga 160 kW dengan torsi 320 NmJarak tempuh total mencapai 1.100 kilometer dalam sekali pengisianBaterai LFP 27,28 kWh mendukung mode listrik murni hingga 170 kilometerFitur pengisian daya cepat DC 30 hingga 80 persen dalam 20 menitCara Kerja Teknologi REEV di Deepal S05Deepal S05 REEV (Photo: Changan)Perbedaan mendasar antara REEV dan PHEV terletak pada sistem penggerak roda. Pada mobil PHEV, mesin bensin memiliki koneksi mekanis untuk memutar roda saat dibutuhkan. Sebaliknya, pada Deepal S05, mesin bensin tidak pernah terhubung langsung ke roda kendaraan.Mesin 1.497 cc tersebut sepenuhnya berfungsi sebagai generator pembangkit listrik. Saat daya baterai mencapai level rendah, mesin akan otomatis menyala untuk mengisi daya baterai, sementara motor listrik tetap menjadi satu-satunya sumber tenaga yang memutar roda. Hal ini memberikan akselerasi spontan dan kabin yang senyap layaknya kendaraan listrik murni.Dengan profil teknis tersebut, Deepal S05 lebih optimal digunakan untuk mobilitas perkotaan maupun perjalanan jarak jauh lintas provinsi. Pengguna tidak perlu khawatir akan ketersediaan stasiun pengisian daya di tengah perjalanan, karena pengisian bahan bakar bensin dapat dilakukan dengan mudah di SPBU biasa.Komparasi dan Efisiensi EnergiInterior Deepal S05 REEV (Photo: Changan)Dibandingkan dengan mobil listrik murni yang mengandalkan baterai besar, sistem REEV menawarkan fleksibilitas lebih tinggi. Jika mobil listrik murni memerlukan waktu pengisian daya yang cukup lama di titik pengisian, Deepal S05 memungkinkan pengguna untuk terus melanjutkan perjalanan hanya dengan mengisi bensin sebagai bahan bakar generator.Dari sisi kompetitor, teknologi ini bersaing dengan mobil hybrid konvensional yang sudah banyak beredar. Namun, keunggulan Deepal S05 terletak pada sensasi berkendara yang sepenuhnya elektrik, yang sering kali menjadi nilai jual utama bagi konsumen yang ingin beralih dari mesin pembakaran internal.Ringkasan SpesifikasiMesin: 1.497 cc (Generator)Penggerak: Motor Listrik 160 kWTorsi: 320 NmBaterai: Lithium Ferro Phosphate (LFP) 27,28 kWhJarak EV Mode: 170 km (NEDC)Jarak Total: Lebih dari 1.100 kmReferensi: Changan | Otodream