Berita Terbaru - Halaman 7

Grab Perluas Armada Kendaraan Listrik Tembus 14 Ribu Unit di 2025

Grab Perluas Armada Kendaraan Listrik Tembus 14 Ribu Unit di 2025

Apakah Anda sering menjumpai armada ojek atau taksi online dengan plat nomor khusus yang menandakan kendaraan listrik saat memesan perjalanan? Langkah ini bukan sekadar tren, melainkan bagian dari transformasi besar dalam ekosistem transportasi yang semakin ramah lingkungan.Total armada kendaraan listrik Grab melampaui 14.000 unit aktif.Terdiri atas 11.000 motor listrik dan 3.000 mobil listrik.Tersedia lebih dari 1.500 stasiun penukaran baterai di berbagai daerah.Alokasi dana Rp100 miliar untuk perlindungan sosial mitra pengemudi.Transformasi Armada Menuju Netral KarbonArmada kendaraan listrik Grab (Photo: Istimewa)Sepanjang tahun 2025, Grab mencatatkan capaian signifikan dalam transisi energi melalui pengoperasian lebih dari 14.000 kendaraan listrik. Komposisinya cukup impresif, dengan dominasi 11.000 unit kendaraan roda dua dan 3.000 unit kendaraan roda empat yang beroperasi melayani kebutuhan mobilitas harian masyarakat.Untuk memastikan kenyamanan mitra dalam menggunakan kendaraan bebas emisi ini, perusahaan telah menyiapkan lebih dari 1.500 stasiun penukaran baterai. Infrastruktur yang tersebar luas ini menjadi kunci utama dalam mengatasi kecemasan jarak tempuh bagi pengemudi yang beralih dari mesin konvensional ke teknologi baterai.Dalam konteks penggunaan harian, transisi ke kendaraan listrik memberikan efisiensi biaya operasional yang lebih baik bagi mitra pengemudi. Dengan skema penukaran baterai, pengemudi tidak perlu menghabiskan waktu lama untuk pengisian daya, sehingga produktivitas tetap terjaga di tengah padatnya lalu lintas perkotaan.Dukungan Ekonomi dan Sosial Bagi MitraIlustrasi charging station mobil listrik (Photo: Istimewa)Selain fokus pada sektor transportasi, perusahaan juga memperkuat ekonomi digital dengan nilai mencapai Rp250 triliun dari total transaksi mitra pengemudi dan merchant di Asia Tenggara. Khusus untuk pasar domestik, terdapat alokasi dana sebesar Rp100 miliar melalui program Grab untuk Indonesia.Dana ini digunakan untuk berbagai inisiatif krusial, mulai dari perlindungan sosial BPJS Ketenagakerjaan bagi 200.000 mitra hingga pelatihan keterampilan melalui GrabAcademy. Langkah ini memberikan jaminan keamanan kerja yang lebih baik bagi para mitra di lapangan.Pemberdayaan Kelompok RentanSalah satu sorotan utama adalah peningkatan keterlibatan perempuan dan penyandang disabilitas dalam ekosistem digital. Jumlah mereka yang mendapatkan penghasilan melalui platform ini meningkat hingga 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai lebih dari 189.000 orang.Kolaborasi dengan berbagai organisasi seperti Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia dan Fatayat NU menjadi fondasi dalam membuka akses ekonomi yang lebih inklusif. Program ini membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi jembatan untuk memberikan peluang tumbuh bagi semua lapisan masyarakat.Referensi: Grab | www.otodream.com

Viral Mobil Disemuti Setelah Isi Bioetanol E85 Ini Penjelasan Pakar

Viral Mobil Disemuti Setelah Isi Bioetanol E85 Ini Penjelasan Pakar

Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan fenomena tidak biasa, yakni gerombolan semut yang mengerumuni area tutup tangki bahan bakar sebuah mobil. Kejadian ini dikaitkan dengan penggunaan bahan bakar bioetanol dengan kadar 85 persen atau E85.Bioetanol merupakan bahan bakar nabati dari fermentasi biomassa.Semut mengerumuni tangki bukan karena kandungan gula dalam bahan bakar.Uap kimia etanol sering disalahartikan oleh serangga sebagai feromon alami.Pembersihan tumpahan bahan bakar sangat krusial untuk mencegah serangga.Pengembangan bioetanol di Tanah Air menargetkan kadar 10 persen pada 2028.Mengapa Semut Tertarik pada Tutup TangkiIlustrasi etanol. (Photo: Freepik)Banyak spekulasi muncul bahwa rasa manis dari bahan baku tebu pada bioetanol menjadi daya tarik utama bagi serangga. Namun, para ahli entomologi dan pakar otomotif membantah anggapan tersebut. Proses fermentasi dan destilasi dalam pembuatan etanol dipastikan telah menghilangkan kandungan gula dan sukrosa secara menyeluruh.Etanol murni sebenarnya memiliki aroma kimia yang tajam dengan sedikit kesan buah. Aroma inilah yang secara tidak sengaja meniru sinyal feromon alami serangga. Akibatnya, organ sensorik semut salah mengartikan uap kimia tersebut sebagai sumber makanan atau lingkungan bersarang, sehingga mereka berkumpul di sekitar lubang pengisian bahan bakar.Risiko dan Langkah PencegahanMeskipun bukan disebabkan oleh kontaminasi gula, keberadaan semut tetap menjadi masalah yang mengganggu. Jika serangga masuk ke dalam tangki, mereka berisiko menyumbat pompa bensin dan pada akhirnya mengganggu kinerja mesin kendaraan secara keseluruhan.Untuk meminimalisir risiko ini, pemilik kendaraan disarankan untuk selalu membersihkan sisa tumpahan bahan bakar di sekitar lubang pengisian saat proses pengisian berlangsung. Selain itu, memarkir kendaraan di tempat teduh atau menggunakan penutup dapat membantu mengurangi penumpukan panas di dalam tangki, yang secara efektif menekan penguapan aroma kimia tersebut.Referensi: Otodream | https://www.otodream.com/mobil/27412-viral-tangki-bbm-disemutin-usai-tenggak-bioetanol-e85

Dinamika Pasar Otomotif Saat Harga BBM Naik Dan Tren Kendaraan Listrik

Dinamika Pasar Otomotif Saat Harga BBM Naik Dan Tren Kendaraan Listrik

Dinamika pasar otomotif saat ini tengah mengalami pergeseran signifikan yang dipicu oleh fluktuasi harga bahan bakar serta meningkatnya adopsi teknologi elektrifikasi. Perilaku konsumen berubah cepat, di mana efisiensi operasional menjadi prioritas utama dalam menentukan pilihan kendaraan pribadi.Mobil bekas menjadi pilihan utama bagi konsumen yang mencari efisiensi biaya di tengah kenaikan harga bahan bakar.Popularitas kendaraan listrik terus menanjak seiring dengan dukungan infrastruktur dan insentif pemerintah yang semakin memadai.Muncul tantangan baru terkait pengelolaan limbah baterai bekas yang berpotensi disalahgunakan di pasar gelap.Pergeseran Minat ke Mobil BekasKenaikan biaya penggunaan kendaraan pribadi memaksa masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih moda transportasi. Pasar mobil bekas kini menjadi sorotan karena menawarkan solusi harga yang lebih terjangkau dibandingkan unit baru, tanpa harus mengorbankan fitur kenyamanan.Banyak model kendaraan bekas yang memiliki spesifikasi masih sangat relevan untuk penggunaan harian. Kondisi ini memberikan fleksibilitas bagi calon pembeli untuk mendapatkan kendaraan berkualitas dengan nilai ekonomis yang jauh lebih efisien.Dominasi Kendaraan Listrik di PasarDi sisi lain, minat masyarakat terhadap kendaraan listrik menunjukkan tren positif yang konsisten. Kehadiran berbagai model baru dengan teknologi mutakhir dan fitur keselamatan yang mumpuni berhasil menarik perhatian konsumen yang ingin beralih ke energi ramah lingkungan.Keberhasilan penetrasi pasar ini tidak lepas dari peran infrastruktur pengisian daya yang terus diperluas. Selain itu, kebijakan pemerintah dalam memberikan dukungan insentif membuat harga jual kendaraan listrik menjadi lebih kompetitif dibandingkan sebelumnya.Tantangan Pengelolaan Baterai BekasPesatnya pertumbuhan jumlah kendaraan listrik di jalan raya membawa konsekuensi logis terkait pengelolaan limbah baterai. Saat ini, muncul kekhawatiran mengenai praktik tidak bertanggung jawab di pasar gelap terkait distribusi baterai bekas.Baterai yang telah habis masa pakainya dilaporkan kembali dijual untuk keperluan lain tanpa melalui standar pengujian yang ketat. Hal ini tentu menimbulkan risiko keselamatan bagi pengguna, sehingga pengawasan terhadap rantai pasok baterai menjadi sangat krusial untuk menjaga standar kualitas industri.Referensi: MG | VIVA

Yamaha 135LC 2026 Hadirkan Edisi Spesial Rayakan Dua Dekade

Yamaha 135LC 2026 Hadirkan Edisi Spesial Rayakan Dua Dekade

Yamaha 135LC 2026 resmi meluncur di pasar Malaysia dengan membawa pembaruan visual yang segar. Peluncuran ini menjadi momen istimewa karena sekaligus merayakan hari jadi ke-20 tahun model motor bebek sport tersebut di kawasan Asia Tenggara.Hadir dalam varian standar dengan tiga pilihan warna baru yang lebih dinamis.Edisi terbatas 20th Anniversary Limited Edition dengan warna Celeste yang eksklusif.Produksi edisi khusus dibatasi hanya 5.000 unit di seluruh dunia.Harga mulai dari Rp64.000.000 untuk model standar dan Rp68.000.000 untuk edisi terbatas.Edisi Spesial 20th AnniversaryDaya tarik utama dari lini 2026 ini terletak pada varian 20th Anniversary Limited Edition. Mengusung warna Celeste yang ikonik, motor ini ditujukan bagi para kolektor dan penggemar setia. Setiap unit dilengkapi dengan nomor seri unik serta aksesori keranjang depan khusus yang menegaskan identitas edisi terbatas.Pilihan Warna Baru dan Performa MesinUntuk varian standar, Yamaha menyegarkan tampilan dengan tiga opsi warna baru: Matador Red, Tank White, dan Samba Green. Ketiga warna ini dirancang untuk menonjolkan karakter sporty yang tetap relevan untuk penggunaan komuter harian. Secara teknis, motor ini tetap mempertahankan mesin 135cc satu silinder 4-tak berpendingin cairan yang sudah memenuhi standar emisi Euro 4.Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 12,4 daya kuda pada 8.000 rpm dengan torsi puncak 12,2 Nm pada 6.000 rpm. Penyaluran tenaga dilakukan melalui transmisi manual 4-percepatan yang menawarkan kontrol lebih presisi dibandingkan motor matik konvensional. Dengan bobot hanya 109 kilogram, motor ini sangat optimal digunakan di jalur aspal perkotaan yang padat.Komparasi dan Spesifikasi TeknisDi pasar, 135LC bersaing ketat dengan motor bebek sport lainnya yang mengandalkan kelincahan dan efisiensi. Keunggulan motor ini terletak pada penggunaan rem cakram di kedua roda dan suspensi belakang monoshock yang dapat disesuaikan, memberikan stabilitas lebih baik saat bermanuver.Mesin: 135cc, 4-tak, berpendingin cairan, EFITenaga: 12,4 daya kuda pada 8.000 rpmTorsi: 12,2 Nm pada 6.000 rpmTransmisi: 4-percepatan manualBerat: 109 kgKapasitas Tangki: 4,6 literReferensi: Yamaha | Greatbiker

Ribuan Unit Mobil BYD dan Wuling Menumpuk di Pelabuhan Tanjung Priok

Ribuan Unit Mobil BYD dan Wuling Menumpuk di Pelabuhan Tanjung Priok

Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok kini tengah menghadapi tantangan logistik serius akibat penumpukan kontainer yang mencapai angka hampir 10 ribu unit. Fenomena ini mencakup berbagai jenis barang impor, termasuk unit kendaraan dari merek otomotif ternama seperti BYD dan Wuling yang menjadi sorotan utama otoritas kepabeanan.Penumpukan kontainer mencapai hampir 10 ribu unit di Pelabuhan Tanjung Priok.Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mengonfirmasi bahwa kendala terjadi bukan karena proses administrasi.Importir otomotif dinilai memanfaatkan area pelabuhan sebagai gudang penyimpanan sementara karena faktor efisiensi biaya.Pemerintah berencana mendorong pemindahan barang ke fasilitas lini dua di luar pelabuhan untuk mengurai kepadatan.Penyebab Utama Penumpukan KontainerBYD Seagull di pelabuhan Indonesia (Photo: Istimewa)Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, menjelaskan bahwa penumpukan tersebut tidak disebabkan oleh hambatan birokrasi. Sebagian besar kontainer yang tertahan sebenarnya telah mengantongi Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB), namun pemilik barang tidak segera mengambilnya dari area pelabuhan.Beberapa perusahaan importir, termasuk dari sektor otomotif, diketahui membiarkan barang mereka menetap di pelabuhan selama lebih dari dua minggu. Praktik ini dilakukan karena biaya sewa penyimpanan di kawasan pelabuhan dianggap jauh lebih murah dibandingkan harus menyewa gudang logistik di luar area pelabuhan.Langkah Tegas Pemerintah Mengurai KepadatanKondisi ini secara langsung memengaruhi efisiensi dwelling time atau durasi rata-rata barang berada di pelabuhan. Untuk mengatasi masalah tersebut, pihak Bea dan Cukai kini mengambil langkah preventif dengan mendorong importir untuk segera memindahkan barang yang sudah mendapatkan izin keluar.Pemanfaatan fasilitas lini dua atau area penyimpanan di luar pelabuhan menjadi opsi utama yang akan diterapkan. Strategi ini diharapkan mampu mengurai kepadatan di Tanjung Priok sehingga arus logistik nasional dapat kembali berjalan dengan optimal tanpa terhambat oleh penumpukan barang yang tidak perlu.Referensi: BYD | Otodream