Berita Terbaru - Halaman 12

Pembalap Ducati Francesco Bagnaia Ungkap Penyebab Utama Performanya Anjlok di Sirkuit Balaton Park

Pembalap Ducati Francesco Bagnaia Ungkap Penyebab Utama Performanya Anjlok di Sirkuit Balaton Park

Francesco Bagnaia mengawali akhir pekan MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park dengan hasil yang kontras. Setelah menempati posisi keenam pada sesi latihan bebas pertama (FP1), performa pembalap Ducati Lenovo Team itu justru merosot tajam saat sesi Practice. Ia harus puas mengakhiri hari pertama di posisi ke-14.Penurunan drastis ini membuat Bagnaia harus memulai perjuangan dari Q1 pada sesi kualifikasi. Padahal, pembalap asal Italia itu datang dengan ekspektasi tinggi setelah musim lalu mampu tampil kompetitif di sirkuit yang sama.Francesco Bagnaia finis P14 pada sesi Practice MotoGP Hungaria 2026Roda belakang kehilangan traksi bahkan saat belum membuka gasRekan setim Marc Marquez mengalami gejala serupaBagnaia optimistis bisa lolos ke Q2 setelah perbaikan setup Francesco Bagnaia dan Jorge Martin di paddock Sirkuit Balaton Park (Photo: Speedweek) Masalah Grip yang Tak TerdugaBagnaia mengaku tidak menyangka akan menghadapi kesulitan sebesar ini. Tahun lalu, grip lintasan Balaton Park tergolong baik dan membuatnya nyaman memacu motor. Namun situasi berubah drastis pada sesi sore."Saya mengalami banyak kesulitan pada sesi sore. Saya tidak menduganya karena tahun lalu grip lintasan di sini sangat baik. Saya pikir musim ini saya tidak akan mengalami masalah sebesar ini," ujar Bagnaia dikutip dari Speedweek.Meski begitu, pembalap berusia 29 tahun itu merasakan peningkatan pada bagian depan motornya. Kestabilan ban depan Ducati Desmosedici GP membantu dirinya menutup racing line dengan lebih baik saat memasuki tikungan. Francesco Bagnaia bersama kru Ducati Lenovo Team menganalisis data di garasi (Photo: Speedweek) Ban Belakang Bergerak Tanpa ThrottleMasalah utama justru muncul dari bagian belakang motor. Bagnaia menjelaskan roda belakang beberapa kali kehilangan traksi ketika memasuki tikungan, bahkan dalam kondisi dirinya belum membuka gas sama sekali."Setiap kali saya mencoba meningkatkan kecepatan saat menikung, roda belakang justru mulai bergeser. Bahkan itu terjadi ketika saya belum memberikan throttle. Situasi seperti ini sangat sulit dikendalikan dan kami harus mencari penyebabnya," jelasnya.Dari hasil analisis data tim Ducati, Bagnaia menemukan bahwa rekan setimnya, Marc Marquez, mengalami gejala yang hampir serupa. Sebaliknya, Fabio Di Giannantonio justru mampu memperoleh tingkat grip yang jauh lebih baik sepanjang sesi."Kami melihat data dan Marc kurang lebih mengalami kondisi yang sama. Sementara Diggia memiliki grip yang sangat baik. Kami harus memahami apa yang membuat perbedaannya dan mungkin mencoba menerapkannya pada motor kami," katanya. Francesco Bagnaia kesulitan dengan ban belakang di tikungan Sirkuit Balaton Park (Photo: Speedweek) Aspal Baru Jadi Titik LemahSelain persoalan grip belakang, Bagnaia juga menyoroti kondisi aspal baru di beberapa bagian Sirkuit Balaton Park. Tikungan pertama menjadi area yang paling mengkhawatirkan karena tingkat cengkeraman dinilai sangat rendah."Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan aspal baru itu, tetapi grip di sana hampir tidak ada. Saat melintasi tikungan secara normal mungkin tidak terlalu bermasalah. Namun jika harus melakukan pengereman keras setelah start, saya rasa itu bisa menjadi persoalan," ucapnya.Sebagian besar kesulitan Bagnaia muncul di tikungan-tikungan kiri. Motor terasa kehilangan kestabilan, menyulitkannya menjaga kecepatan dan ritme lap yang konsisten."Masalah terbesar saya saat ini ada di tikungan kiri. Di setiap tikungan kiri, roda belakang terus bergerak saat masuk tikungan, bahkan tanpa throttle. Sangat sulit memahami penyebabnya. Sebaliknya, di tikungan kanan saya bisa mengerem dan masuk tikungan dengan baik," ungkapnya.Optimisme Jelang KualifikasiMeski harus memulai dari Q1, Bagnaia optimistis dapat memperbaiki situasi sebelum sesi kualifikasi berlangsung. Ia yakin timnya mampu menemukan solusi untuk meningkatkan performa motor dalam waktu singkat."Saya cukup percaya diri bahwa kami bisa memperbaiki masalah ini besok dan lolos ke Q2," ucapnya.Menariknya, Bagnaia merasa performa motornya secara keseluruhan sebenarnya lebih baik dibandingkan saat MotoGP pertama kali digelar di Balaton Park musim lalu. Ducati Desmosedici GP saat ini lebih stabil saat pengereman dan memasuki tikungan."Tahun ini jauh lebih baik. Motor bekerja lebih baik saat pengereman dan ketika masuk tikungan. Saya justru menikmati mengendarainya, meskipun lintasan ini sangat unik dan berbeda dari sirkuit lainnya," tuturnya.Referensi: Otodream

Pemerintah Fokuskan Implementasi BBM E5 di Pulau Jawa dengan Bahan Baku Lokal

Pemerintah Fokuskan Implementasi BBM E5 di Pulau Jawa dengan Bahan Baku Lokal

Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) campuran bioetanol 5 persen atau E5 akan mulai diterapkan pemerintah pada Juli 2026. Namun, kebijakan ini belum berlaku secara nasional dan difokuskan terlebih dahulu di wilayah Pulau Jawa yang dekat dengan sumber produksi etanol dalam negeri. Wilayah prioritas mencakup Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta karena kesiapan infrastruktur distribusi dan pasokan bioetanol lokal yang memadai.Harga BBM E5 akan disesuaikan dengan pasaran Rupiah di wilayah distribusi awal.PT Pertamina telah menyiapkan 179 titik penyaluran BBM E5 di Pulau Jawa.Penggunaan bahan baku bioetanol lokal seperti tetes tebu, jagung, dan singkong menjadi fokus utama.Target pemerintah adalah peningkatan campuran bensin berbasis nabati menjadi E20 pada 2028.Biodiesel B50. (Photo: Istimewa)Distribusi BBM E5 Berbasis Produksi DomestikDirektur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menegaskan bahwa kebijakan E5 mengutamakan penggunaan bioetanol yang dihasilkan dari produksi dalam negeri. Saat ini, tiga perusahaan lokal telah siap memasok bioetanol fuel grade dengan kapasitas total mencapai 26.000 kiloliter. Volume ini menjadi dasar penetapan alokasi distribusi BBM E5 melalui Keputusan Menteri.Distribusi BBM E5 akan disesuaikan dengan lokasi produsen bioetanol untuk menjaga efisiensi biaya logistik dan stabilitas rantai pasok. Oleh karena itu, implementasi awal hanya dilakukan di Pulau Jawa yang memiliki infrastruktur dan produksi bioetanol yang memadai.Biodiesel B50. (Photo: Kementerian ESDM)Persiapan Infrastruktur dan Rencana PerluasanUntuk mendukung program E5, PT Pertamina (Persero) telah menyiapkan 179 titik penyaluran di Pulau Jawa. Jumlah ini diperkirakan akan bertambah seiring dengan perluasan distribusi BBM E5 ke wilayah lain seperti Bali dan Lampung dalam beberapa tahun mendatang. Dua wilayah ini dipilih karena potensi pengembangan bahan baku bioetanol dan infrastruktur distribusi yang cukup mendukung.Strategi Jangka Panjang Transisi EnergiProgram E5 merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat transisi energi dan mengurangi ketergantungan impor BBM fosil. Selain tetes tebu, pemerintah mulai membuka peluang penggunaan jagung dan singkong sebagai bahan baku bioetanol nasional. Langkah ini diharapkan memperkuat pasokan energi terbarukan sekaligus mendorong pemanfaatan hasil pertanian dalam negeri. Pemerintah menargetkan penggunaan campuran bensin berbasis nabati meningkat menjadi E20 pada tahun 2028, sebagai bagian dari upaya ketangguhan energi nasional.Via: www.otodream.com

Toyota Kembangkan AI Dengan Pendekatan Manusiawi Untuk Tingkatkan Produktivitas Kerja

Toyota Kembangkan AI Dengan Pendekatan Manusiawi Untuk Tingkatkan Produktivitas Kerja

Dalam era persaingan teknologi otomotif yang semakin ketat, Toyota mengambil langkah strategis dengan mengembangkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang berfokus pada pendekatan manusiawi. Alih-alih menggantikan peran tenaga kerja manusia, AI yang dikembangkan Toyota justru bertujuan untuk mendukung dan meningkatkan kemampuan serta produktivitas karyawan.Pengembangan AI berfokus pada pelatihan dan pendamping kerja untuk transfer pengetahuan dari karyawan berpengalaman ke generasi berikutnya.AI membantu mengidentifikasi peluang peningkatan efisiensi produksi dan mengurangi beban kerja administratif.Woven by Toyota menjadi pusat pengembangan teknologi AI dengan kontrol penuh atas model yang digunakan.Proyek AI dilakukan di Woven City, kawasan riset inovasi Toyota di Jepang, sebagai tempat uji coba teknologi masa depan. Pekerja di pabrik Toyota (Photo: Carbuzz) Strategi Human-Centered AI Untuk Tingkatkan Kompetensi KaryawanToyota menegaskan bahwa teknologi AI mereka tidak dimaksudkan sebagai pengganti pekerja manusia. Sebaliknya, AI dirancang sebagai alat pelatihan dan pendamping kerja yang dapat membantu transfer pengetahuan dari para insinyur dan pekerja berpengalaman ke karyawan baru. Ini penting untuk menjaga standar kualitas dan budaya kerja perusahaan yang selama ini menjadi kekuatan Toyota.Senior Vice President Woven by Toyota, Daisuke Toyoda, menyampaikan bahwa perusahaan ingin memiliki kendali penuh atas pengembangan AI agar dapat menjaga kualitas, keberlanjutan bisnis, dan kepercayaan para pekerja. Pendekatan ini menunjukkan komitmen Toyota dalam mengintegrasikan teknologi tanpa menghilangkan sentuhan manusia. Toyota Camry Hybrid Sprint Edition. (Photo: Gaadiwaadi) Woven by Toyota dan Woven City Sebagai Pusat Inovasi AIWoven by Toyota, anak perusahaan yang fokus pada teknologi dan perangkat lunak, memimpin pengembangan AI. Unit ini sebelumnya dikenal sebagai pengembang sistem infotainment dan teknologi bantuan pengemudi pada kendaraan Toyota. Dengan pengembangan AI mandiri, Toyota berharap dapat mempercepat inovasi dan meningkatkan proses produksi.Selain itu, kawasan Woven City di Jepang menjadi laboratorium hidup bagi Toyota dan mitranya. Di sini, teknologi kendaraan otonom, infrastruktur pintar, dan aplikasi AI lain diuji coba secara langsung. Kolaborasi antara karyawan Toyota, perusahaan teknologi, startup, dan akademisi menciptakan lingkungan yang kondusif untuk inovasi berkelanjutan.AI Sebagai Alat Transfer Pengetahuan dan Efisiensi ProduksiSalah satu proyek unggulan adalah sistem AI yang mempelajari pola kerja para insinyur dan pekerja lini produksi berpengalaman. Data tersebut diolah menjadi panduan praktik terbaik yang kemudian digunakan untuk melatih karyawan baru. Ini membantu mempercepat adaptasi dan meningkatkan kualitas kerja di lapangan.Di sisi lain, AI juga berperan dalam mengidentifikasi peluang peningkatan efisiensi produksi dan mengurangi beban kerja administratif. Dengan demikian, tenaga kerja dapat lebih fokus pada tugas-tugas yang membutuhkan keahlian dan kreativitas manusia.Sistem Akio AI dan Budaya Kerja Inovatif ToyotaToyota juga mengembangkan sistem bernama Akio AI, yang merupakan model AI berdasarkan pidato dan pemikiran Ketua Toyota Motor Corporation, Akio Toyoda. Sistem ini memberikan arahan dan menjawab pertanyaan dengan gaya yang mencerminkan filosofi kepemimpinan dan standar kualitas Toyota. Penggunaan Akio AI membantu manajer memahami nilai-nilai penting perusahaan dan menerapkannya dalam pengambilan keputusan.Dengan berbagai proyek AI ini, Toyota berharap dapat menciptakan budaya kerja yang inovatif, adaptif, dan responsif terhadap perubahan industri otomotif global. Pendekatan yang mengutamakan manusia ini juga menjadi strategi untuk bersaing dengan produsen otomotif asal China yang dikenal cepat dalam mengadopsi teknologi baru. Via: www.otodream.com

New Hyundai Creta Ini Manjakan Penumpang Lewat Fitur Mewah dan Kualitas Audio Premium

New Hyundai Creta Ini Manjakan Penumpang Lewat Fitur Mewah dan Kualitas Audio Premium

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) secara resmi memperkenalkan penyegaran untuk lini SUV andalannya, New Hyundai Creta. Langkah ini diambil tanpa seremoni besar namun membawa perubahan yang cukup signifikan pada sisi kenyamanan dan teknologi kabin. Sebagai salah satu tulang punggung penjualan di Indonesia, Creta kini dibekali dengan berbagai fitur yang sebelumnya hanya ditemukan pada segmen di atasnya.Harga resmi mulai Rp299,7 juta on the road Jakarta.Penyegaran fokus pada kemewahan interior dan penambahan fitur kenyamanan premium.Dilengkapi ventilated front seats untuk menjaga suhu kursi tetap sejuk.Hadir dengan sistem audio premium 8 speaker lansiran Bose dan power tailgate.Interior New Creta Kini Terasa Lebih Mewah dan ModernFokus utama pada New Hyundai Creta kali ini terletak pada transformasi ruang kabin. Hyundai berusaha menghadirkan suasana yang lebih premium untuk mempertahankan daya saing di segmen SUV kompak yang kini semakin padat oleh kompetitor baru. Meskipun ruang kepala dan ruang kaki tetap lega seperti model sebelumnya, sentuhan material dan teknologi baru membuatnya terasa berbeda.Salah satu fitur yang paling mencolok adalah hadirnya panoramic integrated display. Desain ini menggabungkan layar sistem hiburan dan panel instrumen digital dalam satu bingkai yang memanjang, memberikan kesan modern dan bersih pada area dasbor. Pengemudi kini mendapatkan informasi kendaraan dengan visual yang lebih terintegrasi dan mudah dibaca selama perjalanan.Selain itu, untuk meningkatkan kesan lapang, Hyundai kini menyematkan panoramic sunroof. Berbeda dengan model sebelumnya yang hanya tersedia pada varian tertentu dengan ukuran standar, fitur ini memberikan pandangan luas ke arah langit dan membiarkan cahaya alami masuk ke dalam kabin, sehingga suasana di dalam mobil tidak terasa sempit saat menempuh perjalanan jauh.Interior Hyundai Creta baru yang kini lebih modern dan premium (Photo: Hyundai)Fitur Kenyamanan Baru yang Menjawab Kebutuhan Konsumen UrbanMemahami kondisi iklim di Indonesia yang cenderung panas, Hyundai menyertakan fitur ventilated front seats pada New Creta. Fitur ini memungkinkan aliran udara sejuk keluar dari pori-pori kursi pengemudi dan penumpang depan. Penambahan ini sangat krusial untuk menjaga kenyamanan punggung dan paha agar tetap kering dan sejuk, terutama saat mobil terparkir cukup lama di bawah terik matahari.Kualitas udara di dalam kabin juga menjadi perhatian dengan adanya console armrest with air purifier. Alat pemurni udara yang terintegrasi pada sandaran tangan tengah ini bertugas menyaring partikel debu dan menjaga sirkulasi udara tetap bersih. Hal ini menjadi nilai tambah bagi konsumen urban yang sering terjebak kemacetan di tengah polusi udara perkotaan.Sektor hiburan pun tidak luput dari peningkatan kualitas. New Creta kini mengandalkan sistem audio dari Bose dengan total 8 speaker yang tersebar di seluruh kabin. Kualitas suara yang dihasilkan jauh lebih jernih dan bertenaga dibandingkan sistem audio standar pada model terdahulu, memberikan pengalaman mendengarkan musik yang lebih imersif bagi seluruh penumpang.Kepraktisan Meningkat dengan Fitur Power TailgateAspek fungsionalitas menjadi poin penting lainnya yang ditingkatkan oleh Hyundai. New Creta kini dilengkapi dengan fitur power tailgate, sebuah teknologi yang memudahkan pengguna untuk membuka dan menutup pintu bagasi secara otomatis. Fitur ini sangat membantu saat pemilik kendaraan membawa banyak barang bawaan atau belanjaan tanpa harus repot mengoperasikan pintu bagasi secara manual.Area bagasi juga dirancang agar lebih fungsional untuk menampung berbagai kebutuhan mobilitas, mulai dari perlengkapan kantor hingga peralatan hobi di akhir pekan. Dengan penambahan fitur ini, New Creta tidak hanya sekadar menawarkan tampilan yang stylish, tetapi juga memberikan kemudahan akses yang nyata bagi penggunanya dalam aktivitas sehari-hari.Fitur power tailgate menjadi salah satu pembaruan praktis pada New Hyundai Creta (Photo: Hyundai)Harga dan Varian di IndonesiaBerdasarkan keterangan resmi dari pabrikan, New Hyundai Creta dipasarkan dengan harga mulai Rp299,7 juta untuk wilayah Jakarta. Harga tersebut menempatkan Creta pada posisi yang sangat kompetitif, mengingat banyaknya fitur baru yang kini telah disematkan di dalamnya.Untuk menarik minat calon pembeli, HMID juga menghadirkan program Triple Zero yang sangat menarik. Program ini mencakup penawaran bunga nol persen, gratis biaya administrasi, serta gratis biaya provisi bagi konsumen yang melakukan pembelian secara kredit. Selain itu, terdapat program tukar tambah atau trade-in yang memberikan keuntungan tambahan hingga Rp20 juta bagi pemilik mobil lama yang ingin beralih ke New Creta.Hyundai juga memberikan jaminan ketenangan bagi pemiliknya melalui Resale Value Guarantee. Program ini menjamin harga jual kembali kendaraan hingga 70 persen pada tahun ketiga kepemilikan. Langkah ini merupakan strategi Hyundai untuk meyakinkan konsumen mengenai nilai investasi kendaraan mereka dalam jangka panjang di tengah persaingan pasar otomotif Indonesia yang dinamis. Via: www.otodream.com

Honda Wave 110 Terbaru Makin Canggih Pakai USB Dan Rem CBS

Honda Wave 110 Terbaru Makin Canggih Pakai USB Dan Rem CBS

Mencari motor yang tangguh untuk kebutuhan harian memang gampang gampang susah. Kita seringkali membutuhkan kendaraan yang tidak cuma irit bensin, tetapi juga punya fitur yang memudahkan hidup seperti tempat pengisian daya ponsel atau lampu yang terang untuk perjalanan malam hari. Kabar baiknya, Honda baru saja memberikan penyegaran besar untuk motor bebek legendarisnya yang kini tampil jauh lebih modern.Konsumsi bahan bakar sangat irit mencapai 71,4 kilometer per liter.Dilengkapi fitur modern seperti soket pengisian daya USB tipe C.Sistem pengereman CBS untuk distribusi rem yang lebih seimbang dan aman.Harga jual di Thailand mulai dari Rp18.200.000 untuk tipe standar.Wajah Baru Yang Lebih Segar Dan ModernAll New Honda Wave 110 edisi 2026 hadir dengan perubahan desain yang cukup signifikan namun tetap mempertahankan identitasnya sebagai motor keluarga yang praktis. Garis desainnya kini dibuat lebih tajam dan mengalir, memberikan kesan yang lebih segar dibandingkan generasi sebelumnya. Motor ini tidak lagi terlihat seperti motor bebek konvensional yang kaku, melainkan lebih modis untuk digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga pekerja kantoran.Perubahan yang paling mencolok terlihat pada sektor pencahayaan. Seluruh sistem lampu, mulai dari lampu utama, lampu sein, hingga lampu belakang kini sudah menggunakan teknologi LED. Selain membuat tampilan motor jadi lebih mewah, penggunaan LED ini sangat membantu visibilitas pengendara saat melintasi jalanan yang minim penerangan. Cahayanya lebih fokus dan tentu saja lebih hemat energi, yang menjadi nilai tambah bagi ketahanan komponen kelistrikan motor.Desain lampu depan LED pada Honda Wave 110 terbaru memberikan kesan modern dan pencahayaan yang lebih maksimal. (Photo: Honda)Fitur Pendukung Harian Yang Semakin LengkapHonda sangat memahami kebutuhan pengguna motor harian yang seringkali kehabisan baterai ponsel di tengah jalan. Oleh karena itu, pada model terbaru ini, mereka menyematkan soket pengisian daya USB tipe C di bagian depan. Fitur ini sangat praktis karena pengguna tidak perlu lagi membeli adaptor tambahan, cukup colok kabel data dan ponsel bisa terisi dayanya selama perjalanan. Ini tentu menjadi fitur yang sangat dicari oleh para pengemudi ojek daring atau mereka yang sering melakukan perjalanan jarak jauh.Selain fitur pengisian daya, area penyimpanan juga mendapatkan perhatian. Honda memperluas kapasitas bagasi di bawah jok serta menambahkan gantungan barang model baru di bagian depan. Panel instrumennya pun didesain ulang agar lebih mudah dibaca, memberikan informasi penting seperti kecepatan dan indikator bensin dengan sangat jelas. Semua detail ini menunjukkan bahwa motor ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal dalam penggunaan nyata di lapangan.Fitur USB tipe C dan panel instrumen baru menjadi daya tarik utama untuk mendukung produktivitas harian pengguna. (Photo: Honda)Keamanan Ekstra Dengan Sistem Pengereman CBSSalah satu peningkatan fitur keselamatan yang patut diapresiasi adalah hadirnya sistem pengereman Combined Brake System atau CBS. Teknologi ini biasanya kita temukan pada jajaran motor matic Honda, namun kini sudah diterapkan pada motor bebek entry level. Cara kerjanya cukup sederhana, ketika pengendara menekan tuas rem belakang, sistem akan secara otomatis mendistribusikan gaya pengereman ke roda depan juga. Hal ini membuat proses penghentian laju motor menjadi lebih stabil dan meminimalisir risiko roda terkunci.Fitur CBS ini sangat cocok bagi pengendara pemula yang mungkin belum terlalu mahir dalam menyeimbangkan pengereman depan dan belakang secara manual. Dengan adanya sistem ini, keamanan saat berkendara di tengah kemacetan kota atau saat menghadapi situasi darurat menjadi lebih terjamin. Ini adalah langkah besar bagi Honda dalam meningkatkan standar keselamatan pada segmen motor bebek yang harganya tetap terjangkau.Varian velg racing dengan sistem pengereman CBS menawarkan stabilitas dan keamanan lebih baik bagi pengendara. (Photo: Honda)Mesin Irit Yang Tetap Jadi Andalan KeluargaBerbicara soal mesin, Honda tetap mempertahankan teknologi Honda Smart Engine 110cc yang sudah terbukti ketangguhannya. Mesin ini memang tidak dirancang untuk adu kecepatan, melainkan untuk efisiensi maksimal. Dalam pengujian resminya, motor ini mampu mencatatkan konsumsi bahan bakar hingga 71,4 kilometer per liter. Angka ini sangat luar biasa dan menjadikannya salah satu motor paling irit di kelasnya, sehingga biaya operasional harian bisa ditekan sekecil mungkin.Meskipun sangat irit, performanya tetap mumpuni untuk membawa beban harian atau berboncengan. Perawatannya pun sangat mudah dan murah, karena basis mesinnya sudah sangat dikenal oleh para mekanik di mana saja. Untuk pasar Thailand, motor ini hadir dalam beberapa varian harga. Tipe paling dasar dengan velg jari jari dan starter kaki dijual sekitar Rp18.200.000 (39.000 Baht), sedangkan tipe tertinggi dengan velg racing dan starter elektrik dibanderol mencapai Rp22.500.000 (48.300 Baht).Pilihan warna hitam memberikan kesan elegan dan sangat cocok bagi pengguna yang menginginkan tampilan motor yang simpel namun berkelas. (Photo: Honda)Potensi Kehadiran Di Indonesia Sebagai Penerus RevoMelihat spesifikasi dan fitur yang ditawarkan, Honda Wave 110 terbaru ini memiliki potensi yang sangat besar jika dipasarkan di Indonesia. Di tanah air, kita mengenal Honda Revo sebagai saudara dekat dari seri Wave ini. Jika PT Astra Honda Motor memutuskan untuk membawa pembaruan ini ke Indonesia, maka Revo akan naik kelas dengan fitur fitur modern yang belum pernah ada sebelumnya di segmen bebek entry level.Kebutuhan akan motor yang irit bensin dengan fitur pengisian daya ponsel sangatlah tinggi di Indonesia, terutama untuk mendukung sektor logistik dan transportasi harian. Kehadiran rem CBS juga akan menjadi nilai jual yang kuat untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Kita tunggu saja apakah Honda akan segera memperbarui lini motor bebek mereka di tanah air agar setara dengan standar fitur yang ada di negara tetangga.Referensi: Honda | GreatBiker