Berita Terbaru - Halaman 13
- Berita
- •
- 19 Jun, 2026
- •
- Nadia Paramita
Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Mei 2026 yang Menguasai Pasar
Pasar kendaraan listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) mengalami pergeseran minat yang signifikan pada pertengahan tahun 2026. Konsumen kini semakin selektif dalam memilih mobil listrik yang menawarkan kombinasi fitur modern dan harga kompetitif.Jaecoo J5 memimpin pasar dengan angka penjualan mencapai 2.943 unit.Geely EX2 menempati urutan kedua dengan total 1.395 unit terjual.Wuling Eksion masih menjadi pemain kunci di posisi ketiga dengan 535 unit.Pilihan kendaraan listrik semakin beragam dengan kehadiran pemain baru seperti VinFast dan Xpeng.Dominasi Pendatang Baru di Segmen SUVPencapaian impresif Jaecoo J5 yang melampaui angka 2.900 unit menunjukkan bahwa preferensi pembeli saat ini condong pada model SUV yang tangguh namun tetap efisien. Kehadiran teknologi canggih serta desain yang relevan dengan selera urban membuat model ini menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin beralih ke mobilitas listrik.Di sisi lain, Geely menunjukkan performa stabil dengan menempatkan dua modelnya, yakni EX2 dan EX5, dalam jajaran sepuluh besar. Strategi merek ini dalam menghadirkan beragam opsi model tampaknya mampu menjawab kebutuhan konsumen yang berbeda, baik untuk penggunaan komuter harian maupun keluarga.Tren Mobil Listrik KompakSelain SUV, segmen mobil listrik berukuran mungil mulai mendapatkan tempat tersendiri. Kehadiran VinFast VF3 dengan penjualan 250 unit menjadi bukti bahwa masyarakat urban kini melirik kendaraan yang lebih praktis untuk menembus kepadatan lalu lintas. Mobil jenis ini menawarkan kemudahan parkir dan efisiensi ruang yang sangat dibutuhkan di area perkotaan.Berikut adalah daftar lengkap 10 mobil listrik dengan penjualan tertinggi selama Mei 2026:Jaecoo J5: 2.943 unitGeely EX2: 1.395 unitWuling Eksion: 535 unitMG S5 EV: 354 unitGeely EX5: 292 unitBYD Sealion 7: 258 unitVinFast VF3: 250 unitChery iCar 03 dan J6T: 237 unitXpeng G6: 232 unitDenza D9: 210 unitReferensi: Gaikindo | VIVA
- Mobil
- •
- 19 Jun, 2026
- •
- Nadia Paramita
Mobil Bekas Jadi Solusi Hemat Saat Harga BBM Terus Melonjak
Kenaikan harga bahan bakar minyak nonsubsidi yang terjadi sejak Juni 2026 memaksa banyak pemilik kendaraan untuk kembali menghitung ulang anggaran operasional bulanan. Harga Pertamax kini mencapai Rp16.250 per liter, sementara Pertamax Green 95 melonjak hingga Rp17.000 per liter. Situasi ini membuat masyarakat yang harus menempuh perjalanan harian ke kantor atau sekolah merasa terbebani oleh biaya transportasi yang membengkak.Pilihan mobil bekas menawarkan efisiensi biaya lebih baik dibandingkan membeli unit baru.Inspeksi menyeluruh wajib dilakukan agar tidak terjebak biaya perbaikan besar di masa depan.Garansi komponen utama seperti mesin dan transmisi menjadi perlindungan penting bagi pembeli mobil bekas.Pemilihan kendaraan harus disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas harian agar konsumsi bahan bakar tetap optimal.Menyiasati Biaya Operasional KendaraanLonjakan biaya bahan bakar membuat profil pembeli kendaraan bergeser secara signifikan. Masyarakat kini cenderung lebih selektif dalam memilah kendaraan yang tidak hanya sesuai dengan anggaran awal, tetapi juga minim biaya tak terduga setelah transaksi selesai. Faktor efisiensi konsumsi bahan bakar menjadi prioritas utama guna menjaga kesehatan arus kas bulanan.Dalam memilih kendaraan yang tepat, efisiensi bukan hanya soal jenis mesin, melainkan kondisi unit itu sendiri. Mobil yang terawat dengan baik akan bekerja lebih optimal, sehingga penggunaan bahan bakar tetap berada pada batas wajar. Konsumen disarankan untuk lebih teliti dalam memeriksa riwayat servis serta performa komponen vital sebelum memutuskan untuk meminang kendaraan.Pentingnya Inspeksi dan Garansi Purna JualMembeli kendaraan seken memang memberikan fleksibilitas harga, namun risiko kerusakan sering kali menjadi kekhawatiran utama. Transparansi mengenai riwayat pemakaian adalah kunci. Pastikan unit yang dipilih telah melewati proses inspeksi teknis yang komprehensif agar tidak ada masalah tersembunyi pada sektor mesin, kelistrikan, hingga sistem pengereman.Perlindungan purna jual seperti garansi satu tahun untuk komponen utama seperti transmisi, AC, sistem penggerak, dan kemudi dapat menjadi jaring pengaman yang efektif. Dengan adanya jaminan tersebut, pemilik kendaraan bisa merasa lebih tenang karena risiko biaya perbaikan besar telah diminimalisir sejak awal pembelian.Referensi: Caroline | Viva.co.id
- Berita
- •
- 19 Jun, 2026
- •
- Nadia Paramita
Ekspor Mobil Buatan Lokal Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Mei 2026
Kinerja industri otomotif nasional mencatatkan torehan impresif pada pertengahan tahun ini. Sebanyak 47.560 unit mobil utuh atau completely built up (CBU) berhasil dikapalkan ke pasar global hanya dalam kurun waktu satu bulan, tepatnya pada Mei 2026. Angka ini menjadi catatan bulanan tertinggi sepanjang tahun 2026 sekaligus menunjukkan daya saing manufaktur lokal yang semakin diperhitungkan di kancah internasional.Total ekspor mobil CBU mencapai 207.222 unit sejak Januari hingga Mei 2026.Terjadi lonjakan volume ekspor sebesar 31,4 persen dibandingkan catatan pada April 2026.Toyota memimpin pasar ekspor nasional dengan kontribusi mencapai 68.113 unit atau 32,9 persen.Mitsubishi Motors dan Daihatsu konsisten menempati posisi tiga besar eksportir kendaraan roda empat.Dominasi Pabrikan Jepang di Pasar GlobalPeta persaingan ekspor masih dikuasai oleh pabrikan asal Jepang yang memiliki basis produksi besar di tanah air. Toyota memegang kendali utama dengan total ekspor sebanyak 68.113 unit dalam lima bulan pertama tahun 2026. Di posisi kedua, Daihatsu menyusul dengan catatan 55.023 unit, diikuti oleh Mitsubishi Motors yang berhasil mengapalkan 47.522 unit kendaraan.Kinerja Mitsubishi Motors pada Mei 2026 tergolong menonjol karena mencatat lonjakan signifikan. Jumlah pengapalan mereka naik menjadi 12.974 unit dari sebelumnya hanya 7.345 unit pada bulan April. Tren positif ini membuktikan bahwa produk otomotif yang dirakit di sini memiliki standar kualitas yang mampu memenuhi ekspektasi konsumen di berbagai negara tujuan.Pemain Non Jepang dan Sektor KomponenSelain merek Jepang, Hyundai tetap menjadi eksportir terkuat dari kelompok non Jepang. Pabrikan asal Korea Selatan ini mencatatkan angka ekspor sebanyak 18.525 unit selama periode Januari hingga Mei 2026. Angka tersebut memberikan kontribusi sebesar 8,9 persen terhadap total ekspor kendaraan nasional.Selain kendaraan utuh, ekspor dalam bentuk terurai atau completely knocked down (CKD) juga menunjukkan performa solid dengan total 32.496 unit. Mitsubishi Motors kembali memimpin di kategori ini dengan pangsa pasar mencapai 66,8 persen. Tidak ketinggalan, ekspor komponen otomotif juga mencatatkan angka fantastis dengan kontribusi utama dari Toyota yang menguasai 92,4 persen dari total ekspor komponen nasional.Kenaikan volume ekspor ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan indikator bahwa ekosistem manufaktur otomotif lokal mampu menjaga stabilitas dan efisiensi produksi. Keunggulan daya saing ini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk terus memperkuat posisinya sebagai basis produksi regional, bahkan di tengah tantangan ekonomi global yang masih dinamis.Referensi: Suzuki | VIVA
- Berita
- •
- 18 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
Strategi Baru Honda Indonesia Fokus Transmisi CVT dan Model Hybrid
Honda Indonesia kini tengah memasuki fase transisi besar dalam portofolio produknya sepanjang tahun 2026. Pergeseran ini tercermin dari pola produksi serta distribusi yang menunjukkan adanya penataan ulang komposisi model untuk memenuhi kebutuhan pasar terkini.Peningkatan dominasi transmisi otomatis CVT pada lini produk utama.Model hybrid mulai menjadi tulang punggung penjualan baru.Stok diler mulai dikuras untuk persiapan model baru.Indonesia tetap menjadi basis produksi ekspor regional yang kuat.Dominasi Transmisi CVT dan Perubahan KomposisiData industri menunjukkan adanya perubahan signifikan pada bauran transmisi di jajaran produk Honda. Transmisi otomatis CVT kini semakin dominan dibandingkan model manual yang mulai dikurangi produksinya. Fenomena ini terlihat jelas pada keluarga Brio, di mana varian Brio Satya E CVT mencatatkan angka produksi yang signifikan, sementara aktivitas produksi untuk varian manual tidak lagi terlihat.Kondisi jaringan diler yang saat ini lebih banyak melepas unit ke konsumen dibandingkan pengiriman dari pabrik menandakan langkah efisiensi stok. Strategi ini lazim dilakukan pabrikan saat sedang mempersiapkan penyegaran model atau transisi produk ke teknologi yang lebih modern.Fokus pada Segmen SUV dan Teknologi HybridSelain perubahan transmisi, Honda mulai menempatkan model hybrid sebagai pilar baru dalam portofolio domestik. New HR-V RS e:HEV menjadi bukti nyata transisi ini dengan angka serapan pasar yang sehat. Produksi model tersebut tercatat mencapai 2.310 unit, diikuti oleh varian HR-V e:HEV reguler yang juga menunjukkan tren permintaan yang terus meningkat.Sementara itu, model WR-V tetap mempertahankan kontribusi besar bagi penjualan nasional dengan angka produksi mencapai 2.280 unit. Posisi ini menunjukkan bahwa meskipun ada pergeseran ke arah hybrid, model SUV konvensional tetap memiliki basis konsumen yang kuat dan stabil.Peran Indonesia dalam Basis Produksi RegionalDi luar pasar domestik, Indonesia terus memainkan peran vital sebagai basis produksi ekspor. Honda BR-V menjadi model andalan yang dikirim ke berbagai negara, termasuk Meksiko, Filipina, Vietnam, hingga kawasan Karibia. Total ekspor CBU Honda sepanjang Januari hingga Mei 2026 telah mencapai 6.188 unit, menegaskan bahwa perubahan strategi di dalam negeri tidak mengganggu posisi Indonesia sebagai hub manufaktur regional.Referensi: Honda Prospect Motor | VIVA
- Motor
- •
- 18 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
Motor Listrik Omoway OMO X Hadir dengan Fitur Pintar Ala Smartphone
Omoway resmi merilis motor listrik OMO X untuk pasar otomotif dengan penawaran teknologi yang cukup unik. Kendaraan roda dua ini mengusung sistem Halo dan kemampuan pembaruan perangkat lunak over-the-air yang menyerupai cara kerja smartphone modern.Tersedia dalam empat varian dengan rentang harga Rp46,9 juta hingga Rp76,9 juta.Dibekali sistem Halo dan pembaruan perangkat lunak over-the-air.Varian tertinggi mendapatkan fitur Smart in-Vehicle Audio System.Garansi baterai mencapai tujuh tahun untuk tipe tertentu.Varian dan Harga Resmi Omoway OMO XPabrikan menawarkan OMO X dalam empat opsi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan jarak tempuh dan fitur. Model paling dasar, OMO X Smart, dipasarkan dengan harga Rp46.900.000. Untuk kebutuhan mobilitas lebih jauh, tersedia OMO X Smart Long Range seharga Rp51.900.000.Bagi konsumen yang menginginkan spesifikasi lebih tinggi, terdapat varian OMO X Balance yang dibanderol Rp63.900.000. Sementara itu, model flagship OMO X Balance Pilot dijual dengan harga Rp76.900.000. Seluruh harga tersebut berstatus on the road Jabodetabek.Dukungan Layanan dan GaransiSetiap varian mendapatkan dukungan purna jual yang berbeda. Tipe Smart memperoleh subsidi ekosistem senilai Rp5.000.000 serta jaminan baterai selama tujuh tahun. Sementara varian lainnya mendapatkan proteksi tambahan seperti garansi motor enam tahun dan layanan Halo Maintenance selama tiga tahun.Dari sisi posisi pasar, OMO X menyasar segmen premium yang membutuhkan kendaraan listrik dengan ekosistem digital terintegrasi. Dengan banderol harga di atas Rp40 juta, motor ini bersaing langsung dengan jajaran skutik listrik premium yang sudah lebih dulu beredar di pasaran. Penggunaan sistem audio pintar dan pembaruan sistem berkala menjadi nilai jual utama untuk membedakannya dari kompetitor di segmen yang sama.Referensi: Omoway | VIVA
Space Iklan Tersedia
Jangkau ribuan pembaca setia portal otomotif dan teknologi kami.
Pasang Iklan Anda →