Berita Terbaru - Halaman 4
- Sport
- •
- 22 Jun, 2026
- •
- Nadia Paramita
Farrel Rafellyno Raih Podium Juara ITCR 1200 Mandalika Pakai Agya
Debut impresif ditunjukkan oleh pembalap muda Farrel Rafellyno di ajang Kejuaraan Nasional Indonesia Touring Car Race (ITCR) 1200 musim 2026. Putra dari automotive influencer Fitra Eri ini sukses mencuri perhatian publik saat berlaga di Sirkuit Mandalika.Farrel Rafellyno berhasil meraih podium pertama kelas Non-Seeded pada debut balap touring nasionalnya.Menggunakan Toyota All New Agya Stylix yang telah disetel khusus untuk kompetisi.Menjadi pembalap Non-Seeded pertama yang menembus sesi superpole dengan kecepatan 147,1 km/jam.Mengungguli persaingan ketat dari 33 starter dalam ajang balap yang digelar di Lombok tersebut.Perjalanan Farrel Rafellyno Menuju PodiumAmato Rudolph dan Farrel Rafellyno di ITCR 1200 Mandalika (Photo: Toyota Astra Motor)Pencapaian ini tidak diraih dengan mudah oleh pembalap berusia 16 tahun tersebut. Pada balapan pertama hari Sabtu, ia sempat mengalami insiden di lintasan yang membuatnya harus puas finis di posisi keempat. Namun, mentalitasnya terbukti kuat saat menghadapi tantangan di hari berikutnya.Bersama tim teknis Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI), Farrel melakukan penyempurnaan setelan mobil secara signifikan. Hasilnya, ia mampu mencatatkan waktu impresif saat sesi kualifikasi. Keberhasilannya menembus sesi superpole membuktikan bahwa bakat muda ini memiliki potensi besar dalam mengendalikan performa mobil di lintasan balap.Dominasi Performa Toyota Agya di LintasanAmato Rudolph dan Farrel Rafellyno di ITCR 1200 Mandalika (Photo: Toyota Astra Motor)Keunggulan Toyota All New Agya Stylix di ajang balap touring nasional memang sudah tidak diragukan lagi. Mobil ini mampu memberikan stabilitas dan responsivitas yang dibutuhkan pembalap untuk bermanuver di tikungan tajam Sirkuit Mandalika. Keberhasilan Farrel dalam menjaga ritme balap membuktikan bahwa kombinasi antara talenta pengemudi dan keandalan kendaraan adalah kunci kemenangan.Bagi konsumen yang melihat Agya sebagai mobil harian, performa di lintasan ini memberikan gambaran akan ketangguhan platform kendaraan tersebut. Meskipun versi balap telah dimodifikasi, DNA dasar dari Agya tetap memberikan kenyamanan dan kontrol yang optimal. Mobil ini sangat cocok bagi mereka yang mencari kendaraan kompak namun tetap lincah untuk digunakan di jalur perkotaan yang padat.Komparasi di Kelas ITCR 1200Persaingan di kelas ITCR 1200 sendiri dikenal sangat kompetitif karena diikuti oleh banyak pembalap berpengalaman dan berbagai tim pabrikan. Keberhasilan Farrel yang langsung menjuarai kelas Non-Seeded pada debutnya tentu menjadi ancaman baru bagi para kompetitor. Hal ini menunjukkan bahwa program regenerasi pembalap yang dijalankan oleh tim pabrikan mulai membuahkan hasil positif bagi industri balap nasional.Referensi: Toyota | Otodream
- Motor
- •
- 22 Jun, 2026
- •
- Nadia Paramita
Harga Mobil Listrik Berpotensi Turun Berkat Peningkatan Komponen Lokal Nasional
Bagi banyak calon pembeli, harga kendaraan listrik sering kali menjadi hambatan terbesar untuk beralih dari mesin konvensional. Namun, harapan baru muncul seiring langkah pemerintah memperkuat ekosistem industri nasional yang berpotensi menekan biaya produksi secara signifikan.Peningkatan penggunaan komponen lokal guna menekan biaya impor.Keterlibatan industri kecil dan menengah dalam rantai pasok komponen.Efisiensi produksi melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri.Tren penjualan mobil listrik yang melonjak hingga 95,9 persen.Strategi Penguatan Rantai Pasok LokalPemerintah melalui Kementerian Perindustrian kini tengah gencar mendorong keterlibatan industri kecil dan menengah (IKM) ke dalam rantai pasok kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Langkah ini bertujuan memperkuat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) agar ketergantungan terhadap suku cadang impor dapat dikurangi.Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa pengembangan ekosistem ini harus memberikan manfaat luas bagi industri manufaktur nasional. Dengan memproduksi lebih banyak komponen di dalam negeri, biaya logistik dan pajak impor yang selama ini membebani harga jual dapat ditekan lebih efisien.Peluang Industri Kecil dalam Ekosistem EVSaat ini, pemerintah aktif mempertemukan agen pemegang merek dengan para pelaku IKM komponen. Peluang yang dibuka mencakup pasokan komponen pendukung seperti jok kendaraan, komponen plastik, hingga peralatan cetak atau mold and dies. Integrasi ini diharapkan mampu menciptakan skala ekonomi yang lebih baik bagi produsen kendaraan.Meskipun upaya ini menjadi sinyal positif, penurunan harga jual kendaraan di pasar tidak akan terjadi secara instan. Produsen tetap harus mempertimbangkan fluktuasi harga bahan baku baterai, nilai tukar mata uang, serta skala produksi masing-masing pabrikan sebelum menentukan harga akhir untuk konsumen.Tren Pertumbuhan Pasar Kendaraan ListrikMinat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan menunjukkan pertumbuhan yang sangat menjanjikan. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil listrik berbasis baterai pada kuartal pertama 2026 tercatat mencapai 33.150 unit. Angka ini mencerminkan lonjakan sebesar 95,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.Pertumbuhan tersebut juga didukung oleh semakin masifnya infrastruktur pendukung, termasuk penyediaan stasiun pengisian daya. Hingga April 2026, PT PLN telah mengoperasikan sekitar 4.769 unit SPKLU yang tersebar di lebih dari 3.000 titik. Dengan semakin matangnya ekosistem dan rantai pasok lokal, pilihan kendaraan listrik yang terjangkau bagi masyarakat luas kini semakin terbuka lebar.Referensi: Wuling Motors | Viva Otomotif
- Mobil
- •
- 22 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
Geely EX2 Tawarkan Fitur Modern Dengan Harga Mulai Rp239 Jutaan
Mobil listrik kini semakin mudah ditemui di jalanan perkotaan. Banyak calon pembeli mulai melirik segmen ini karena efisiensi biaya operasional serta kemudahan fitur yang ditawarkan untuk penggunaan harian.Varian Pro dipasarkan dengan harga Rp239,9 juta.Varian Max dibanderol dengan harga Rp269,9 juta.Dilengkapi fitur Parking Comfort dan kamera 540 derajat.Biaya perawatan berkala diklaim hanya Rp1,4 juta per tahun.Jaminan garansi baterai dan motor penggerak hingga delapan tahun.Pengalaman Pengguna dan Fitur UnggulanGeely EX2 hadir sebagai solusi bagi konsumen yang mencari kendaraan listrik dengan harga terjangkau namun tetap fungsional. Pengguna merasakan manfaat nyata dari fitur seperti Parking Comfort yang menjaga suhu kabin tetap sejuk saat kendaraan terparkir. Fitur ini sangat relevan untuk kondisi cuaca panas di area perkotaan.Kemudahan akses melalui remote mobile app juga menjadi nilai tambah. Pemilik dapat menyalakan pendingin udara dari jarak jauh sebelum masuk ke dalam kabin. Selain itu, kehadiran kamera 540 derajat memberikan visibilitas lebih luas bagi pengemudi, terutama saat harus bermanuver di area parkir yang sempit atau jalanan padat.Efisiensi Biaya dan Dukungan PurnajualDari sisi ekonomi, pemilik Geely EX2 mendapatkan keuntungan dari efisiensi energi yang signifikan dibandingkan mobil bermesin bensin. Biaya perawatan berkala hingga 100 ribu kilometer tercatat berada di angka Rp7,1 juta untuk jangka waktu lima tahun. Ini berarti rata rata pengeluaran untuk servis hanya sekitar Rp120 ribuan per bulan.Untuk memberikan ketenangan pikiran bagi pemilik, pabrikan menyertakan paket purnajual yang cukup lengkap. Selain garansi kendaraan selama lima tahun atau 150 ribu kilometer, terdapat garansi khusus untuk baterai, motor penggerak, dan motor controller hingga delapan tahun atau 150 ribu kilometer. Setiap pembelian juga sudah termasuk wall charger dan portable charger.Komparasi dan Analisis PenggunaanDengan dimensi yang compact, Geely EX2 sangat optimal digunakan sebagai kendaraan komuter di jalur aspal perkotaan. Ukurannya memudahkan pengemudi untuk melakukan mobilitas di tengah kemacetan. Di pasar, model ini bersaing dengan berbagai mobil listrik entry level lainnya yang juga mengandalkan harga kompetitif dan kemudahan fitur sebagai daya tarik utama.Referensi: Geely | VIVA
- Mobil
- •
- 22 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
Jetour T2 Dominasi Penjualan SUV Bensin China Sepanjang Awal 2026
Pasar SUV menengah di Tanah Air kedatangan pemain yang sukses mencuri perhatian. Jetour T2 berhasil mengukuhkan posisinya sebagai model bermesin bensin asal China terlaris sepanjang periode Januari hingga Mei 2026.Distribusi wholesale Jetour T2 mencapai 1.018 unit dalam lima bulan.Menyumbang 83 persen dari total penjualan merek Jetour.Harga jual resmi dipatok Rp 588 juta on the road Jakarta.Dukungan garansi mesin enam tahun tanpa batasan kilometer.Performa Penjualan dan Respon PasarJetour T2 Obsidian Ultra (Photo: Jetour)Data distribusi menunjukkan tren positif bagi Jetour. Sepanjang lima bulan pertama tahun 2026, PT Jetour Sales Indonesia berhasil mencatatkan angka wholesale sebanyak 1.233 unit. Dari jumlah tersebut, Jetour T2 mendominasi pasar dengan kontribusi signifikan sebesar 1.018 unit.Momentum ini terus berlanjut hingga Mei 2026, di mana tercatat distribusi wholesale sebanyak 222 unit dan penjualan retail mencapai 223 unit. Angka ini membuktikan bahwa SUV dengan gaya boxy tersebut tidak hanya diserap jaringan dealer, tetapi juga mendapatkan kepercayaan tinggi dari konsumen langsung.Karakter SUV Travel PlusJetour di IIMS 2026. (Photo: Jetour)Keberhasilan model ini dinilai karena pergeseran kebutuhan konsumen yang menginginkan kendaraan multifungsi. Jetour T2 hadir dengan konsep Travel+, yang memposisikan kendaraan sebagai mitra perjalanan untuk berbagai skenario penggunaan, mulai dari mobilitas harian di perkotaan hingga eksplorasi jarak jauh.Selain T2, pertumbuhan merek ini juga ditopang oleh model lain seperti Jetour Dashing yang menyasar segmen sporty dan Jetour X70 Plus yang fokus pada kenyamanan keluarga. Strategi ini memperkuat posisi Jetour di tengah ketatnya persaingan SUV menengah yang sudah diisi oleh berbagai pemain mapan.Harga dan Layanan Purna JualSaat ini, Jetour T2 dipasarkan dengan harga Rp 588 juta on the road Jakarta. Tersedia lima pilihan warna menarik yakni Khaki White, Carbon Crystal Black, Aviation Silver, Highway Grey, serta Electroplated Green. Perlu dicatat bahwa untuk dua pilihan warna terakhir, terdapat penyesuaian harga tambahan sebesar Rp 10 juta.Menambah nilai kompetitif, pabrikan memberikan garansi kendaraan dan mesin selama enam tahun tanpa batasan kilometer. Konsumen juga mendapatkan keuntungan berupa gratis perawatan berkala, mencakup biaya jasa dan suku cadang selama tiga tahun atau hingga 40.000 kilometer.Referensi: Jetour | Otodream
- Motor
- •
- 22 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
Jumlah Kendaraan Bermotor di Indonesia Tembus 172 Juta Unit
Kepadatan lalu lintas yang semakin intens di berbagai wilayah bukan sekadar persepsi, melainkan cerminan dari lonjakan populasi kendaraan yang masif. Data terbaru menunjukkan angka yang cukup fantastis terkait sebaran moda transportasi di jalan raya.Total kendaraan bermotor di Indonesia mencapai 172.938.093 unit per 2025.Jawa Barat memegang rekor sebagai provinsi dengan jumlah kendaraan terbanyak.Tingkat pertumbuhan kendaraan bermotor nasional mencapai 5,16 persen setiap tahun.Mobil penumpang mencatat laju pertumbuhan tertinggi sebesar 6,66 persen per tahun.Peta Sebaran Kendaraan Bermotor NasionalKepadatan lalu lintas di kawasan TB Simatupang (Photo: Istimewa)Berdasarkan laporan yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS), total populasi kendaraan bermotor di seluruh provinsi telah menyentuh angka 172.938.093 unit. Angka ini mencakup keseluruhan kategori mulai dari mobil penumpang, bus, kendaraan angkutan barang atau truk, hingga sepeda motor yang mendominasi jalanan.Menariknya, meskipun Jakarta sering menjadi sorotan utama terkait kemacetan, provinsi tersebut bukanlah pemilik jumlah kendaraan terbanyak. Jakarta tercatat memiliki 12.279.058 unit kendaraan. Posisi puncak justru ditempati oleh Jawa Barat dengan total 28.057.560 unit, disusul oleh Jawa Timur dengan 26.699.475 unit, dan Jawa Tengah dengan 22.320.623 unit.Laju Pertumbuhan dan Tren TransportasiPeningkatan volume kendaraan ini tidak terjadi secara instan. Laporan Statistik Transportasi Darat mencatat tren kenaikan rata-rata sebesar 5,16 persen per tahun dalam kurun waktu 2020 hingga 2024. Fenomena ini merata di seluruh jenis kendaraan tanpa terkecuali.Mobil penumpang menjadi penyumbang kenaikan tertinggi dengan pertumbuhan mencapai 6,66 persen per tahun. Sementara itu, kategori bus, mobil barang, dan sepeda motor masing-masing mencatatkan angka pertumbuhan sebesar 5,96 persen, 5,42 persen, dan 4,93 persen per tahun. Komposisi ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan moda transportasi pribadi maupun logistik terus meningkat seiring dengan mobilitas penduduk yang semakin tinggi.Referensi: BPS | Otodream
Space Iklan Tersedia
Jangkau ribuan pembaca setia portal otomotif dan teknologi kami.
Pasang Iklan Anda →