Topik Artikel

Kendaraan listrik

Harga Mobil Listrik Berpotensi Turun Berkat Peningkatan Komponen Lokal Nasional

Harga Mobil Listrik Berpotensi Turun Berkat Peningkatan Komponen Lokal Nasional

Bagi banyak calon pembeli, harga kendaraan listrik sering kali menjadi hambatan terbesar untuk beralih dari mesin konvensional. Namun, harapan baru muncul seiring langkah pemerintah memperkuat ekosistem industri nasional yang berpotensi menekan biaya produksi secara signifikan.Peningkatan penggunaan komponen lokal guna menekan biaya impor.Keterlibatan industri kecil dan menengah dalam rantai pasok komponen.Efisiensi produksi melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri.Tren penjualan mobil listrik yang melonjak hingga 95,9 persen.Strategi Penguatan Rantai Pasok LokalPemerintah melalui Kementerian Perindustrian kini tengah gencar mendorong keterlibatan industri kecil dan menengah (IKM) ke dalam rantai pasok kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Langkah ini bertujuan memperkuat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) agar ketergantungan terhadap suku cadang impor dapat dikurangi.Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa pengembangan ekosistem ini harus memberikan manfaat luas bagi industri manufaktur nasional. Dengan memproduksi lebih banyak komponen di dalam negeri, biaya logistik dan pajak impor yang selama ini membebani harga jual dapat ditekan lebih efisien.Peluang Industri Kecil dalam Ekosistem EVSaat ini, pemerintah aktif mempertemukan agen pemegang merek dengan para pelaku IKM komponen. Peluang yang dibuka mencakup pasokan komponen pendukung seperti jok kendaraan, komponen plastik, hingga peralatan cetak atau mold and dies. Integrasi ini diharapkan mampu menciptakan skala ekonomi yang lebih baik bagi produsen kendaraan.Meskipun upaya ini menjadi sinyal positif, penurunan harga jual kendaraan di pasar tidak akan terjadi secara instan. Produsen tetap harus mempertimbangkan fluktuasi harga bahan baku baterai, nilai tukar mata uang, serta skala produksi masing-masing pabrikan sebelum menentukan harga akhir untuk konsumen.Tren Pertumbuhan Pasar Kendaraan ListrikMinat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan menunjukkan pertumbuhan yang sangat menjanjikan. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil listrik berbasis baterai pada kuartal pertama 2026 tercatat mencapai 33.150 unit. Angka ini mencerminkan lonjakan sebesar 95,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.Pertumbuhan tersebut juga didukung oleh semakin masifnya infrastruktur pendukung, termasuk penyediaan stasiun pengisian daya. Hingga April 2026, PT PLN telah mengoperasikan sekitar 4.769 unit SPKLU yang tersebar di lebih dari 3.000 titik. Dengan semakin matangnya ekosistem dan rantai pasok lokal, pilihan kendaraan listrik yang terjangkau bagi masyarakat luas kini semakin terbuka lebar.Referensi: Wuling Motors | Viva Otomotif

Geely EX2 Tawarkan Fitur Modern Dengan Harga Mulai Rp239 Jutaan

Geely EX2 Tawarkan Fitur Modern Dengan Harga Mulai Rp239 Jutaan

Mobil listrik kini semakin mudah ditemui di jalanan perkotaan. Banyak calon pembeli mulai melirik segmen ini karena efisiensi biaya operasional serta kemudahan fitur yang ditawarkan untuk penggunaan harian.Varian Pro dipasarkan dengan harga Rp239,9 juta.Varian Max dibanderol dengan harga Rp269,9 juta.Dilengkapi fitur Parking Comfort dan kamera 540 derajat.Biaya perawatan berkala diklaim hanya Rp1,4 juta per tahun.Jaminan garansi baterai dan motor penggerak hingga delapan tahun.Pengalaman Pengguna dan Fitur UnggulanGeely EX2 hadir sebagai solusi bagi konsumen yang mencari kendaraan listrik dengan harga terjangkau namun tetap fungsional. Pengguna merasakan manfaat nyata dari fitur seperti Parking Comfort yang menjaga suhu kabin tetap sejuk saat kendaraan terparkir. Fitur ini sangat relevan untuk kondisi cuaca panas di area perkotaan.Kemudahan akses melalui remote mobile app juga menjadi nilai tambah. Pemilik dapat menyalakan pendingin udara dari jarak jauh sebelum masuk ke dalam kabin. Selain itu, kehadiran kamera 540 derajat memberikan visibilitas lebih luas bagi pengemudi, terutama saat harus bermanuver di area parkir yang sempit atau jalanan padat.Efisiensi Biaya dan Dukungan PurnajualDari sisi ekonomi, pemilik Geely EX2 mendapatkan keuntungan dari efisiensi energi yang signifikan dibandingkan mobil bermesin bensin. Biaya perawatan berkala hingga 100 ribu kilometer tercatat berada di angka Rp7,1 juta untuk jangka waktu lima tahun. Ini berarti rata rata pengeluaran untuk servis hanya sekitar Rp120 ribuan per bulan.Untuk memberikan ketenangan pikiran bagi pemilik, pabrikan menyertakan paket purnajual yang cukup lengkap. Selain garansi kendaraan selama lima tahun atau 150 ribu kilometer, terdapat garansi khusus untuk baterai, motor penggerak, dan motor controller hingga delapan tahun atau 150 ribu kilometer. Setiap pembelian juga sudah termasuk wall charger dan portable charger.Komparasi dan Analisis PenggunaanDengan dimensi yang compact, Geely EX2 sangat optimal digunakan sebagai kendaraan komuter di jalur aspal perkotaan. Ukurannya memudahkan pengemudi untuk melakukan mobilitas di tengah kemacetan. Di pasar, model ini bersaing dengan berbagai mobil listrik entry level lainnya yang juga mengandalkan harga kompetitif dan kemudahan fitur sebagai daya tarik utama.Referensi: Geely | VIVA

iCar V23 Tawarkan Efisiensi Biaya Operasional Hingga Rp12 Jutaan Per Tahun

iCar V23 Tawarkan Efisiensi Biaya Operasional Hingga Rp12 Jutaan Per Tahun

Tingginya harga bahan bakar minyak memicu pergeseran tren mobilitas masyarakat menuju kendaraan yang lebih efisien. iCar V23 hadir sebagai solusi SUV listrik dengan desain boxy klasik yang menawarkan penghematan biaya operasional signifikan dibandingkan mobil konvensional.Biaya pengisian daya sekitar Rp153.000 per bulan.Potensi penghematan energi mencapai Rp12,8 juta per tahun.Tersedia dalam tiga varian: Tipe X RWD, Tipe Y RWD, dan Tipe Z iWD.Dilengkapi garansi baterai hingga delapan tahun atau 160.000 kilometer.Desain Ikonik dan Performa SUViCar V23 (Photo: Istimewa)Berbeda dengan mayoritas mobil listrik yang mengusung estetika futuristis, iCar V23 menonjolkan karakter SUV klasik yang tangguh. Kendaraan ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas personalisasi bagi pemiliknya, sehingga tampil lebih menonjol di jalan raya.Kemampuan teknisnya pun cukup impresif untuk ukuran SUV kompak. Dengan ground clearance tinggi serta approach angle 43 derajat dan departure angle 41 derajat, mobil ini mampu melintasi medan menantang serta genangan air hingga kedalaman 600 mm.Analisis Penggunaan dan KomparasiiCar V23 (Photo: Istimewa)Dengan profil desain yang mengotak dan ground clearance tinggi, iCar V23 sangat optimal digunakan di berbagai kondisi jalan, baik aspal perkotaan maupun jalur yang sedikit menantang. Dibandingkan dengan SUV listrik lain di kelasnya, iCar V23 memberikan nilai lebih melalui fleksibilitas modifikasi dan biaya energi yang sangat kompetitif bagi penggunaan harian.Ringkasan SpesifikasiiCar V23 (Photo: Istimewa)Varian: Tipe X RWD, Tipe Y RWD, Tipe Z iWDFitur Unggulan: ADAS (Tipe Y), Dual Motor & Intelligent AWD (Tipe Z)Jarak Tempuh: Hingga 430 km (Standar NEDC)Garansi Baterai: 8 tahun atau 160.000 kmReferensi: iCar | Otodream

Investasi Rp15 Triliun Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Terintegrasi di Kendal

Investasi Rp15 Triliun Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Terintegrasi di Kendal

Kabar besar datang dari Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, yang resmi menjadi lokasi pembangunan ekosistem industri kendaraan listrik (EV) dengan nilai investasi mencapai Rp15 triliun. Proyek masif ini melibatkan investor asal China dan diproyeksikan menjadi pusat pengembangan rantai pasok kendaraan listrik yang lengkap bagi kebutuhan konsumen.Investasi sebesar Rp15 triliun untuk membangun ekosistem EV terintegrasi.Fasilitas mencakup produksi baterai, ban, hingga suku cadang kendaraan listrik.Menargetkan penyerapan 10.000 tenaga kerja lokal dengan transfer teknologi.Fokus pada peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 50 persen.Pusat Baru Industri Kendaraan ListrikIlustrasi motor listrik (Photo: Istimewa)Pengembangan kawasan industri di Kendal ini tidak hanya sekadar membangun pabrik perakitan, melainkan menciptakan ekosistem yang menyeluruh. Mulai dari baterai hingga komponen utama untuk motor listrik dan kendaraan komersial akan diproduksi di lokasi yang sama. Langkah ini diharapkan mampu menekan biaya logistik dan mempercepat ketersediaan suku cadang bagi pengguna kendaraan listrik di masa depan.Keterlibatan investor melalui PT New Generation Mobility dan PT China State Construction Engineering Corporation menjadi bukti bahwa sektor kendaraan listrik nasional kini semakin dilirik pemain global. Dengan integrasi yang kuat antara sistem elektrikal, industri baterai, dan perakitan, diharapkan harga jual produk akhir nantinya bisa lebih kompetitif dan ramah di kantong masyarakat.Manfaat Bagi Tenaga Kerja dan Ekosistem LokalPabrik kendaraan listrik (Photo: Istimewa)Salah satu poin utama dari proyek ini adalah prioritas rekrutmen tenaga kerja lokal. Proyek ini diproyeksikan menyerap hingga 10.000 tenaga kerja yang akan mendapatkan pelatihan langsung untuk mendukung proses transfer teknologi. Hal ini menjadi angin segar bagi pekerja urban dan tenaga terampil yang ingin terlibat langsung dalam transformasi industri menuju transportasi ramah lingkungan.Selain itu, penggunaan sumber daya lokal yang ditargetkan mencapai TKDN di atas 50 persen akan mendorong pertumbuhan industri pendukung di sekitar kawasan. Bagi calon pembeli, ini berarti jaminan ketersediaan suku cadang yang lebih terjamin dan layanan purna jual yang lebih mudah diakses dibandingkan produk impor yang sepenuhnya bergantung pada rantai pasok luar negeri.Mengapa Kendal Menjadi Pilihan UtamaPemilihan lokasi di Jawa Tengah didasarkan pada posisi strategis di Pulau Jawa serta iklim investasi yang kondusif. Kemudahan perizinan dan dukungan pemerintah daerah menjadi daya tarik kuat bagi investor untuk menanamkan modal dalam jangka panjang. Stabilitas sosial dan infrastruktur di Kawasan Ekonomi Kendal dinilai sangat mendukung operasional pabrik skala besar yang membutuhkan mobilitas tinggi.Referensi: PT Kawasan Industri Seafer | Otodream

Penjualan BYD Anjlok di Mei 2026 Sinyal Mobil Rakitan Subang Siap

Penjualan BYD Anjlok di Mei 2026 Sinyal Mobil Rakitan Subang Siap

Distribusi mobil BYD mengalami penurunan drastis pada Mei 2026 dengan catatan penjualan wholesales hanya mencapai 895 unit. Angka ini merosot tajam dibandingkan bulan sebelumnya yang mampu menyentuh 4.625 unit.Penurunan distribusi dipicu menipisnya stok unit impor CBU.BYD sedang melakukan transisi rantai pasok menuju produksi lokal.Pabrik di Subang Smartpolitan diproyeksikan segera beroperasi penuh.Model Atto 1 dan M6 menjadi kandidat kuat kendaraan rakitan lokal.Analisis Penurunan Distribusi BYDBYD Atto 3 di IIMS 2026. (Photo: Istimewa)Penurunan angka tersebut bukan berarti minat pasar terhadap mobil listrik BYD memudar. Kondisi ini lebih merupakan dampak dari strategi perusahaan yang sedang membenahi sistem pasokan. Stok kendaraan impor yang selama ini menjadi andalan mulai habis terserap oleh konsumen.Sepanjang tahun 2025, BYD tercatat sebagai merek dengan volume impor tertinggi. Dengan total distribusi yang sudah hampir menyamai jumlah unit impor, wajar jika pasokan unit CBU mengalami tekanan sebelum pabrik lokal beroperasi.Transisi Menuju Produksi Lokal di SubangPabrik BYD di Subang Smartpolitan, Jawa Barat (Photo: Istimewa)Fasilitas produksi di Subang Smartpolitan kini berada pada tahap akhir persiapan. Langkah ini menjadi babak baru bagi eksistensi BYD dalam menghadirkan mobil listrik yang lebih kompetitif. Produksi lokal diharapkan dapat menstabilkan distribusi unit ke seluruh jaringan dealer.Secara teknis, pergeseran dari unit CBU ke rakitan lokal memerlukan penyesuaian rantai pasok yang cukup kompleks. Proses ini menjadi kunci agar ketersediaan unit kembali normal dan dapat memenuhi permintaan konsumen yang terus meningkat.Model yang Berpotensi Diproduksi LokalModel seperti Atto 1 dan M6 EV menjadi kandidat utama untuk diproduksi di pabrik Subang. Atto 1 saat ini menjadi kontributor utama karena harganya yang terjangkau untuk segmen perkotaan. Sementara M6 EV tetap menjadi pilihan favorit bagi keluarga yang membutuhkan ruang kabin luas.Sebagai perbandingan, model-model ini bersaing ketat dengan berbagai kendaraan listrik dari pabrikan lain yang sudah lebih dulu memiliki basis produksi atau perakitan di dalam negeri. Kehadiran unit rakitan lokal tentu akan memberikan keuntungan lebih dalam aspek ketersediaan suku cadang dan layanan purna jual bagi pemiliknya.Referensi: BYD | www.otodream.com

Grab Perluas Armada Kendaraan Listrik Tembus 14 Ribu Unit di 2025

Grab Perluas Armada Kendaraan Listrik Tembus 14 Ribu Unit di 2025

Apakah Anda sering menjumpai armada ojek atau taksi online dengan plat nomor khusus yang menandakan kendaraan listrik saat memesan perjalanan? Langkah ini bukan sekadar tren, melainkan bagian dari transformasi besar dalam ekosistem transportasi yang semakin ramah lingkungan.Total armada kendaraan listrik Grab melampaui 14.000 unit aktif.Terdiri atas 11.000 motor listrik dan 3.000 mobil listrik.Tersedia lebih dari 1.500 stasiun penukaran baterai di berbagai daerah.Alokasi dana Rp100 miliar untuk perlindungan sosial mitra pengemudi.Transformasi Armada Menuju Netral KarbonArmada kendaraan listrik Grab (Photo: Istimewa)Sepanjang tahun 2025, Grab mencatatkan capaian signifikan dalam transisi energi melalui pengoperasian lebih dari 14.000 kendaraan listrik. Komposisinya cukup impresif, dengan dominasi 11.000 unit kendaraan roda dua dan 3.000 unit kendaraan roda empat yang beroperasi melayani kebutuhan mobilitas harian masyarakat.Untuk memastikan kenyamanan mitra dalam menggunakan kendaraan bebas emisi ini, perusahaan telah menyiapkan lebih dari 1.500 stasiun penukaran baterai. Infrastruktur yang tersebar luas ini menjadi kunci utama dalam mengatasi kecemasan jarak tempuh bagi pengemudi yang beralih dari mesin konvensional ke teknologi baterai.Dalam konteks penggunaan harian, transisi ke kendaraan listrik memberikan efisiensi biaya operasional yang lebih baik bagi mitra pengemudi. Dengan skema penukaran baterai, pengemudi tidak perlu menghabiskan waktu lama untuk pengisian daya, sehingga produktivitas tetap terjaga di tengah padatnya lalu lintas perkotaan.Dukungan Ekonomi dan Sosial Bagi MitraIlustrasi charging station mobil listrik (Photo: Istimewa)Selain fokus pada sektor transportasi, perusahaan juga memperkuat ekonomi digital dengan nilai mencapai Rp250 triliun dari total transaksi mitra pengemudi dan merchant di Asia Tenggara. Khusus untuk pasar domestik, terdapat alokasi dana sebesar Rp100 miliar melalui program Grab untuk Indonesia.Dana ini digunakan untuk berbagai inisiatif krusial, mulai dari perlindungan sosial BPJS Ketenagakerjaan bagi 200.000 mitra hingga pelatihan keterampilan melalui GrabAcademy. Langkah ini memberikan jaminan keamanan kerja yang lebih baik bagi para mitra di lapangan.Pemberdayaan Kelompok RentanSalah satu sorotan utama adalah peningkatan keterlibatan perempuan dan penyandang disabilitas dalam ekosistem digital. Jumlah mereka yang mendapatkan penghasilan melalui platform ini meningkat hingga 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai lebih dari 189.000 orang.Kolaborasi dengan berbagai organisasi seperti Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia dan Fatayat NU menjadi fondasi dalam membuka akses ekonomi yang lebih inklusif. Program ini membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi jembatan untuk memberikan peluang tumbuh bagi semua lapisan masyarakat.Referensi: Grab | www.otodream.com

Dinamika Pasar Otomotif Saat Harga BBM Naik Dan Tren Kendaraan Listrik

Dinamika Pasar Otomotif Saat Harga BBM Naik Dan Tren Kendaraan Listrik

Dinamika pasar otomotif saat ini tengah mengalami pergeseran signifikan yang dipicu oleh fluktuasi harga bahan bakar serta meningkatnya adopsi teknologi elektrifikasi. Perilaku konsumen berubah cepat, di mana efisiensi operasional menjadi prioritas utama dalam menentukan pilihan kendaraan pribadi.Mobil bekas menjadi pilihan utama bagi konsumen yang mencari efisiensi biaya di tengah kenaikan harga bahan bakar.Popularitas kendaraan listrik terus menanjak seiring dengan dukungan infrastruktur dan insentif pemerintah yang semakin memadai.Muncul tantangan baru terkait pengelolaan limbah baterai bekas yang berpotensi disalahgunakan di pasar gelap.Pergeseran Minat ke Mobil BekasKenaikan biaya penggunaan kendaraan pribadi memaksa masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih moda transportasi. Pasar mobil bekas kini menjadi sorotan karena menawarkan solusi harga yang lebih terjangkau dibandingkan unit baru, tanpa harus mengorbankan fitur kenyamanan.Banyak model kendaraan bekas yang memiliki spesifikasi masih sangat relevan untuk penggunaan harian. Kondisi ini memberikan fleksibilitas bagi calon pembeli untuk mendapatkan kendaraan berkualitas dengan nilai ekonomis yang jauh lebih efisien.Dominasi Kendaraan Listrik di PasarDi sisi lain, minat masyarakat terhadap kendaraan listrik menunjukkan tren positif yang konsisten. Kehadiran berbagai model baru dengan teknologi mutakhir dan fitur keselamatan yang mumpuni berhasil menarik perhatian konsumen yang ingin beralih ke energi ramah lingkungan.Keberhasilan penetrasi pasar ini tidak lepas dari peran infrastruktur pengisian daya yang terus diperluas. Selain itu, kebijakan pemerintah dalam memberikan dukungan insentif membuat harga jual kendaraan listrik menjadi lebih kompetitif dibandingkan sebelumnya.Tantangan Pengelolaan Baterai BekasPesatnya pertumbuhan jumlah kendaraan listrik di jalan raya membawa konsekuensi logis terkait pengelolaan limbah baterai. Saat ini, muncul kekhawatiran mengenai praktik tidak bertanggung jawab di pasar gelap terkait distribusi baterai bekas.Baterai yang telah habis masa pakainya dilaporkan kembali dijual untuk keperluan lain tanpa melalui standar pengujian yang ketat. Hal ini tentu menimbulkan risiko keselamatan bagi pengguna, sehingga pengawasan terhadap rantai pasok baterai menjadi sangat krusial untuk menjaga standar kualitas industri.Referensi: MG | VIVA

Wuling Aira EV Siap Gantikan Air ev Dengan Desain Empat Pintu

Wuling Aira EV Siap Gantikan Air ev Dengan Desain Empat Pintu

Wuling tengah menyiapkan langkah strategis untuk meremajakan lini mobil listrik kompak mereka. Setelah pamor Wuling Air ev yang mulai meredup akibat ketatnya persaingan pasar, kehadiran model baru bernama Aira EV kini menjadi sorotan utama bagi para calon konsumen kendaraan listrik perkotaan.Wuling Aira EV disiapkan sebagai penerus Air ev dengan konfigurasi empat pintu.Dimensi kendaraan terlihat lebih besar dibandingkan Air ev namun tetap lebih ringkas dari BinguoEV.Nama Aira EV telah resmi terdaftar dalam basis data Pangkalan Data Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI.Pihak Wuling Motors mengonfirmasi bahwa produk ini masih dalam tahap studi dan pengujian intensif.Profil dan Desain Wuling Aira EVModifikasi Wuling Air ev di GIIAS 2025 (Photo: Wuling Motors)Secara visual, Aira EV membawa karakter desain yang berbeda dibandingkan pendahulunya. Mobil listrik ini mengusung konfigurasi empat pintu yang menawarkan aksesibilitas lebih baik bagi penumpang. Meski dimensinya sedikit lebih besar dari Air ev, mobil ini tetap mempertahankan jati dirinya sebagai kendaraan yang lincah untuk mobilitas di jalanan padat.Posisi Aira EV di pasar diprediksi akan mengisi celah antara Air ev dan BinguoEV. Dengan dimensi yang lebih proporsional, mobil ini memberikan kompromi teknis yang menarik bagi pengguna yang membutuhkan ruang kabin lebih lapang tanpa harus beralih ke mobil listrik dengan ukuran besar.Modifikasi Wuling Air ev di GIIAS 2025Kesiapan Meluncur ke PasarWuling Aira EV di Central Park (Photo: Wuling Motors)Kehadiran Aira EV semakin nyata setelah unitnya sempat terpantau dipajang di area publik. Meskipun pihak pabrikan belum memberikan detail spesifikasi teknis maupun jadwal peluncuran resmi, pendaftaran merek di Kemenkumham menjadi sinyal kuat bahwa kendaraan ini sudah masuk dalam rencana produksi massal.Dibandingkan dengan para kompetitor di segmen mobil listrik kompak, Aira EV membawa keunggulan pada aksesibilitas pintu belakang. Hal ini menjadi pembeda utama jika disandingkan dengan model yang hanya memiliki dua pintu, memberikan nilai tambah bagi konsumen yang mengutamakan fungsi praktis untuk penggunaan harian bersama keluarga kecil.Wuling Aira EV di Central ParkReferensi: Wuling | Otodream