Teknologi ai
- Mobil
- •
- 15 Jun, 2026
- •
- Nadia Paramita
Nissan Pangkas Waktu Pengembangan Mobil Hingga Setengah Berkat Teknologi China
Persaingan industri otomotif global kini menuntut pabrikan untuk lebih gesit dalam melahirkan produk baru. Nissan menjadi salah satu perusahaan yang melakukan perubahan drastis dalam proses produksi mereka untuk menjawab tantangan pasar yang bergerak sangat cepat.Waktu pengembangan kendaraan dipangkas dari 55 bulan menjadi 26 bulan.Penerapan teknologi kecerdasan buatan membantu efisiensi desain dan pengujian.Metode baru ini akan digunakan pada 90 persen proyek kendaraan mulai 2026.Pengembangan mobil listrik Nissan N7 menjadi bukti nyata efisiensi sistem ini.Transformasi Strategi NissanPabrikan asal Jepang ini kini mengadopsi cara kerja yang jauh lebih efisien. Nissan berhasil memangkas durasi pengembangan kendaraan hingga hampir dua kali lebih cepat dibandingkan metode konvensional yang selama ini mereka terapkan. Perubahan signifikan ini rencananya akan diaplikasikan pada 90 persen proyek kendaraan mulai tahun fiskal 2026, termasuk untuk model legendaris seperti Skyline generasi terbaru.Peran Kecerdasan Buatan dalam ProduksiKecepatan inovasi ini didukung penuh oleh pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Teknologi tersebut kini diintegrasikan ke berbagai tahapan krusial, mulai dari desain hingga simulasi pengujian. AI mampu menghasilkan usulan rancangan kendaraan secara otomatis sembari mengoptimalkan aspek aerodinamika.Selain itu, pengujian yang sebelumnya sangat bergantung pada prototipe fisik kini mulai digantikan dengan simulasi virtual. Langkah ini tidak hanya menekan waktu pengerjaan tetapi juga mengurangi biaya pengembangan secara keseluruhan. AI juga berperan dalam menganalisis permintaan pasar serta mengelola rantai pasok komponen untuk mempercepat transisi menuju produksi massal.Belajar dari Kecepatan Pasar ChinaEfisiensi yang dilakukan Nissan tidak lepas dari pengalaman mereka berkolaborasi dengan Dongfeng Motor di China. Industri otomotif di sana dikenal sangat agresif dalam menghadirkan model baru ke pasar. Kesuksesan penerapan sistem baru ini terlihat pada pengembangan Nissan N7 yang dirilis pada 2025 dengan masa riset hanya sekitar dua tahun.Dengan perubahan ini, peta kekuatan industri otomotif dunia kini mulai bergeser. Pabrikan besar yang dulunya menjadi acuan dalam efisiensi produksi kini tidak ragu untuk mengadopsi kecepatan inovasi yang berkembang pesat di China agar tetap relevan bagi konsumen global.Referensi: Nissan | VIVA Otomotif