Beda mx king 150 vs 155cc vietnam
- Motor
- •
- 12 Jun, 2026
- •
- Nadia Paramita
Yamaha Akui Sengaja Tahan Rupa Baru MX King, Cuma Sajikan Livery Langka 2.000 Unit
Kalau ada yang bertanya, ke mana rupa baru Yamaha MX King? Jawabannya memang agak mengecewakan. Bukannya menghadirkan yang sudah meluncur di Vietnam dengan mesin 155 cc VVA, Yamaha Indonesia malah cuma bermain warna di Jakarta Fair 2026. Tapi di balik itu, ada logika bisnis yang cukup masuk akal.Yamaha MX King 150 edisi Prima Pramac Racing hanya diproduksi 2.000 unit nasionalBukan model facelift, hanya livery spesial terinspirasi tim MotoGP PramacHarga Rp29,2 juta OTR Jakarta, pengiriman bisa diusahakan bulan ini jika SPK hari yang samaMesin tetap 150 cc 4-tak SOHC 4 katup bertenaga 15,1 hp, tanpa VVAYamaha menilai permintaan pasar MX King saat ini masih terpenuhi tanpa ubahan besarKenapa Yamaha tahan facelift MX King yang sudah ada di Vietnam?Yamaha MX King 150 edisi livery Prima Pramac. Bukan facelift, tapi edisi spesial terbatas 2.000 unit nasional. (Photo: Yamaha)Pertanyaan ini otomatis muncul begitu melihat MX King 150 "baru" yang ternyata bukanlah generasi penyegaran. Padahal, Vietnam sudah kebagian MX King 155 cc VVA yang desainnya jauh lebih sangar dan agresif. Kok Indonesia cuma kebagian ganti baju?Rifki Maulana, Manager PR Yamaha Riding Academy & Community PT YIMM, memberikan penjelasan yang cukup gamblang. Intinya, Yamaha merasa lini produk MX King yang sekarang masih sanggup memenuhi permintaan pasar. Demand yang ada, kata Rifki, masih sesuai dengan apa yang sudah ditawarkan saat ini. Alhasil, tidak ada urgensi untuk memboyong facelift yang notabene butuh investasi alat produksi dan sertifikasi ulang.Ini memang bukan jawaban yang heroik, tapi masuk akal dari sisi bisnis. Selama konsumen masih antre MX King 150 lawas, buat apa buru-buru ganti? Namun, bagi yang sudah menunggu ubahan signifikan, fakta ini jelas kurang menggigit.Apa istimewanya livery Prima Pramac selain warna ungu?Sekilas, ini cuma permainan kelir. Tapi livery Prima Pramac Racing bukan sembarang tempelan stiker. Seluruh bodi didominasi warna ungu khas tim balap Pramac yang kini jadi sorotan di MotoGP. Perpaduan grafisnya bikin MX King 150 ini tampak lebih mahal dan eksklusif ketimbang varian reguler.Pencahayaan tetap mengandalkan tiga lampu depan LED, dua low beam dan satu high beam, yang memberi penerangan lebih terang dan efisien. Ini kelebihan yang sudah dimiliki MX King sebelumnya. Begitu juga fitur hazard lamp untuk kondisi darurat, masih dipertahankan demi keselamatan.Yang bikin spesial adalah jumlahnya. Cuma 2.000 unit untuk seantero Indonesia. Angka ini sengaja dijaga agar pemiliknya merasa punya barang langka. Buat yang hobi tampil beda di jalan atau sekadar kolektor, model ini jadi sasaran empuk.Mesin 150 cc tanpa VVA, masihkah layak jadi andalan harian?MX King 150 menggendong jantung pacu 150 cc fuel injection, 4 katup SOHC, yang disalurkan lewat transmisi 5 percepatan. Tenaganya 15,1 hp di 8.500 rpm dan torsi 13,8 Nm di 7.000 rpm. Di atas kertas, angka ini masih cukup buat diajak komuter santai maupun sprint ringan di jalan perkotaan.Bedanya, mesin ini belum dibekali VVA (Variable Valve Actuation) seperti versi 155 cc yang beredar di Vietnam. Fitur VVA membantu efisiensi bahan bakar dan torsi lebih merata di berbagai putaran mesin. Jadi, kalau yang dicari adalah teknologi mesin terkini, MX King 150 ini jelas bukan jawabannya.Tapi jangan salah, untuk sekadar pemakaian harian macet Jakarta, output segini masih nyaman. Getaran mesin khas bebek 150 cc tetap ada, namun tidak sampai bikin pegal. Posisi duduknya pun masih ramah buat postur rata-rata pengendara Indonesia, tidak terlalu agresif seperti motor sport fairing.Harga dan skema pembelian unit terbatasYamaha membanderol MX King 150 edisi Prima Pramac Racing seharga Rp29,2 juta on the road Jakarta. Harga di kota lain bisa berbeda tergantung kebijakan pajak daerah masing-masing. Ini harga yang tidak jauh melompat dari varian reguler, padahal dapat kemasan visual ala MotoGP dan status limited edition.Soal cara mendapatkannya, Santosa Tampomas selaku Chief Area DDS 1 Jakarta menegaskan, kuota 2.000 unit ini bersifat nasional. Kalau konsumen melakukan SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) pada hari peluncuran, pengiriman motor bisa diupayakan di bulan yang sama. Jadi, tidak perlu menunggu inden berbulan-bulan.Erica Puspasari, Manager Branding & Promotion PT YIMM, menyebut model ini memang untuk konsumen yang ingin tampil beda. Dengan kelangkaan yang sudah dipastikan, edisi ini berpotensi jadi buruan kolektor. Namun, kalau yang dicari adalah penyegaran teknologi atau performa lebih tinggi, lebih bijak menunggu atau mempertimbangkan opsi lain.Referensi: Yamaha | Otodream