Topik Artikel

Aisi

Ekspor Motor CBU Buatan Indonesia Melonjak 10 Persen di Mei 2026

Ekspor Motor CBU Buatan Indonesia Melonjak 10 Persen di Mei 2026

Industri otomotif nasional mencatatkan kinerja positif dari sisi pengiriman unit ke luar negeri. Di tengah tren penjualan domestik yang melambat, ekspor sepeda motor kategori completely built up (CBU) justru menunjukkan geliat kenaikan yang signifikan.Volume ekspor motor CBU mencapai 54.759 unit pada Mei 2026.Pertumbuhan bulanan tercatat sebesar 4,5 persen dibandingkan April 2026.Kenaikan tahunan mencapai 10,4 persen dibandingkan Mei 2025.Total ekspor kumulatif Januari hingga Mei 2026 menembus 266.752 unit.Daya Saing Motor Produksi Lokal di Pasar GlobalMotor matic Yamaha Nmax (Photo: Yamaha)Data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mengonfirmasi bahwa produk motor buatan dalam negeri masih memiliki daya tarik kuat di mancanegara. Kenaikan pengiriman ini terjadi selama dua bulan berturut-turut, setelah sempat mengalami kontraksi pada Maret 2026.Pertumbuhan sebesar 19,8 persen secara year-to-date menjadi bukti bahwa kualitas manufaktur lokal mampu bersaing ketat. Angka kumulatif 266.752 unit pada periode Januari hingga Mei 2026 melampaui capaian periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 222.647 unit.Tantangan Logistik dan Koreksi Pengiriman CKDMeski segmen CBU mencatatkan rapor hijau, kondisi berbeda dialami oleh pengiriman motor kategori completely knock down (CKD). Pengiriman unit yang perlu dirakit ulang ini mengalami koreksi sebesar 3,54 persen pada Mei 2026 menjadi 697.614 unit dibandingkan bulan sebelumnya.Faktor geopolitik global menjadi catatan penting bagi para pelaku industri. Kondisi tersebut memberikan tantangan tersendiri pada jalur logistik ke sejumlah negara tujuan. Oleh karena itu, para produsen tetap bersikap realistis dengan menargetkan angka akhir tahun yang stabil, setara dengan pencapaian tahun lalu.Referensi: Yamaha | https://www.otodream.com/mobil/27477-penjualan-domestik-menurun-ekspor-motor-cbu-buatan-indonesia-naik-pada-mei-2026

Penjualan Sepeda Motor Mei 2026 Terkoreksi Hampir 8 Persen

Penjualan Sepeda Motor Mei 2026 Terkoreksi Hampir 8 Persen

Pasar otomotif roda dua nasional mencatatkan penurunan distribusi pada Mei 2026. Angka penjualan yang sempat menunjukkan tren positif pada bulan sebelumnya kini harus mengalami koreksi yang cukup signifikan.Distribusi sepeda motor sepanjang Mei 2026 tercatat sebanyak 479.388 unit.Terjadi penurunan sebesar 7,9 persen dibandingkan capaian April 2026.Secara kumulatif Januari hingga Mei 2026, total penjualan mencapai 2.614.451 unit.Proyeksi penjualan Juni 2026 diprediksi meningkat akibat kenaikan harga BBM non-subsidi.Dinamika Pasar Roda Dua NasionalIlustrasi riding motor. (Photo: YIMM)Berdasarkan data yang dihimpun Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), volume distribusi motor pada Mei 2026 sebesar 479.388 unit. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 7,9 persen jika dibandingkan dengan realisasi pada April 2026 yang mencapai 520.972 unit. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, terdapat pula penurunan sebesar 5,14 persen.Meskipun terjadi perlambatan pada Mei, performa kumulatif sepanjang tahun berjalan masih berada di jalur positif. Total penjualan selama Januari hingga Mei 2026 mencapai 2.614.451 unit. Capaian ini tercatat lebih tinggi 19.148 unit atau naik 0,74 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.Fluktuasi Penjualan Sepanjang 2026Pergerakan pasar sepeda motor tahun ini tergolong sangat dinamis. Setelah mencatatkan angka 577.763 unit pada Januari dan meningkat menjadi 587.354 unit pada Februari, pasar sempat terkoreksi ke angka 448.974 unit pada Maret akibat banyaknya hari libur. Namun, kondisi sempat membaik pada April dengan kenaikan sekitar 16 persen.Strategi penyegaran produk yang terus dilakukan oleh para produsen menjadi kunci utama dalam menjaga permintaan konsumen di tengah tantangan ekonomi. AISI sendiri mematok target penjualan nasional tahun ini di kisaran 6,4 hingga 6,7 juta unit, dengan harapan dapat menyamai pencapaian tahun lalu sebesar 6.412.769 unit.Prediksi Kenaikan Penjualan Juni 2026Terdapat proyeksi bahwa penjualan sepeda motor akan kembali meningkat pada Juni 2026. Faktor pemicunya adalah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax. Pergeseran perilaku konsumen diprediksi akan terjadi, di mana pengguna mobil mulai beralih menggunakan sepeda motor untuk menekan biaya operasional harian yang lebih efisien.Referensi: AISI | Otodream