Honda Giorno 2026 Tawarkan Skutik Mungil Bergaya, Bagasi 20 Liter, dan Harga Rp22 Jutaan

Honda Giorno 2026 tetap eksis di Jepang sebagai skutik 50cc andalan bergaya. Bermodal mesin eSP, bagasi 20 liter, dan colokan USB, banderolnya mulai Rp22 jutaan.

Share
Honda Giorno 2026 tampil dalam balutan warna Puko Blue yang segar
Honda Giorno 2026 tampil dalam balutan warna Puko Blue yang segar

Kalau Anda sedang mencari skuter matic ringan yang tampilannya tidak pasaran dan mudah diajak bermanuver di jalanan perkotaan yang padat, Honda sebenarnya punya satu model yang cukup unik di Jepang. Namanya Honda Giorno, dan untuk tahun 2026 ini ia kembali hadir bukan sebagai motor yang mengejar performa tinggi, melainkan sebagai skutik fashionable yang memprioritaskan kelucuan desain dan kepraktisan harian.

  • Mengusung mesin 50cc eSP 4-tak berpendingin cairan dengan fitur Idling Stop untuk efisiensi bahan bakar di tengah kemacetan.
  • Desain retro modern yang segar dengan lima pilihan warna, plus versi spesial Kumamon yang lebih eksklusif.
  • Bagasi luas 20 liter di bawah jok dan kompartemen depan berpintu lengkap dengan soket pengisian daya gawai.
  • Bandrol harga mulai Rp22 jutaan, menjadikannya opsi menarik di segmen skutik mungil bergaya.
Tampak depan Honda Giorno 2026 dengan desain membulat dan lampu bulat khas skutik retro
Tampilan depan Honda Giorno 2026 mengusung bahasa desain retro yang lembut dan tidak agresif. (Photo: Honda)

Skutik Mungil yang Menjawab Kebutuhan Gaya dan Fungsi

Dilihat sekilas, sulit untuk tidak menyukai tarikan garis bodi Honda Giorno 2026. Motor ini tidak mencoba terlihat garang atau sporty, justru tampil kalem dengan lekukan yang membulat dan proporsi yang kompak. Dimensinya terbilang mungil, dengan panjang 1.650 mm, lebar 670 mm, dan tinggi 1.035 mm. Dengan jarak sumbu roda 1.180 mm serta bobot hanya 81 kg, Giorno jelas dirancang untuk mereka yang ingin menikmati kemudahan bermanuver tanpa perlu berjibaku dengan bobot berlebih saat parkir atau putar balik di gang sempit.

Tinggi jok 720 mm juga cukup bersahabat untuk beragam postur tubuh pengendara. Tidak heran jika skutik ini kerap dipilih oleh mahasiswi, pekerja urban, atau siapa saja yang menjadikan penampilan sebagai salah satu pertimbangan utama, tapi tetap tidak mau kehilangan sisi fungsional.

Panel bodi samping Honda Giorno 2026 dengan pilihan warna Pearl Deep Mud Gray
Panel samping bodi Giorno dibuat sederhana dengan lekukan halus khas skuter Eropa. (Photo: Honda)

Mesin 50cc dengan Teknologi Idling Stop

Untuk dapur pacunya, Honda membekali Giorno dengan mesin eSP berkapasitas 49 cc, satu silinder 4-tak OHC berpendingin cairan. Mesin mungil ini sanggup memuntahkan tenaga puncak 4,5 dk pada 8.000 rpm dan torsi maksimum 4,1 Nm di 6.000 rpm. Tenaga ini disalurkan lewat transmisi otomatis V-belt CVT yang khas matic Honda, memberikan pengalaman berkendara tanpa repot menarik tuas kopling.

Satu fitur yang patut diacungi jempol di kelas 50cc adalah sistem Idling Stop. Fitur ini akan mematikan mesin secara otomatis saat motor berhenti beberapa detik, misalnya di lampu merah, lalu menghidupkannya kembali begitu tuas gas diputar. Untuk pemakaian harian di perkotaan yang didominasi kondisi stop and go, fitur ini lumayan berkontribusi menekan konsumsi bahan bakar dari tangki berkapasitas 4,5 liter.

Kompartemen penyimpanan depan Honda Giorno 2026 dengan soket pengisian daya
Laci depan berpintu dilengkapi soket charger, memudahkan pengisian daya ponsel saat berkendara. (Photo: Honda)

Kepraktisan Tanpa Mengorbankan Gaya

Dari sisi penyimpanan, Giorno cukup pandai menyembunyikan kapasitasnya. Di balik tampilannya yang mungil, tersedia ruang bagasi di bawah jok yang sanggup menelan barang bawaan hingga 20 liter. Ini cukup lega untuk menyimpan helm half-face, jas hujan, dan beberapa barang kecil lainnya sekaligus.

Tidak cuma itu, di bagian depan terdapat laci penyimpanan berpintu yang di dalamnya sudah disematkan soket pengisian daya. Jadi, pengendara bisa mengisi baterai ponsel langsung dari motor tanpa perlu repot memasang aksesori tambahan. Detail kecil seperti ini yang membuat Giorno terasa dipikirkan matang-matang untuk keseharian penggunanya.

Mesin eSP 49cc Honda Giorno 2026 dengan sistem Idling Stop
Mesin eSP 4-tak 49cc berpendingin air dengan teknologi Idling Stop untuk efisiensi bahan bakar. (Photo: Honda)

Varian Kumamon yang Lebih Unik

Untuk model tahun 2026, tersedia lima pilihan warna standar: Virgin Beige, Pearl Deep Mud Gray, Matte Armored Green Metallic, Puko Blue, dan Summer Pink. Pilihan warnanya dibuat kalem dan cenderung soft, memperkuat karakter motor ini sebagai fashion statement di jalan.

Namun buat yang ingin tampil lebih berbeda, ada versi spesial Kumamon Version. Varian ini hadir dalam balutan Graphite Black dengan grafis serta aksen dekorasi khusus yang terinspirasi dari maskot beruang hitam asal Kumamoto, Jepang. Selain lebih eksklusif secara visual, edisi ini juga memberi sedikit sentuhan personal bagi penggemar kultur pop Jepang.

Honda Giorno 2026 edisi spesial Kumamon Version dengan warna Graphite Black
Edisi Kumamon Version tampil lebih eksklusif dengan grafis khusus dan aksen dekorasi berbeda. (Photo: Honda)

Potensi Masuk ke Indonesia Masih Jadi Tanda Tanya

Di pasar Jepang, Honda Giorno 2026 dijual dengan harga 209.000 yen untuk varian standar dan 217.800 yen untuk Kumamon Version. Jika dikonversikan ke Rupiah, angkanya berkisar di Rp22 jutaan dan Rp22,9 jutaan, bergantung kurs yang berlaku.

Sampai saat ini, belum ada sinyal resmi dari PT Astra Honda Motor untuk membawa Giorno ke Tanah Air. Pasar skutik 50cc di Indonesia sendiri tidak sebesar di Jepang, mengingat konsumen di sini cenderung lebih memilih mesin 110cc ke atas untuk mobilitas harian. Namun jika Honda melihat ada celah di segmen skutik retro entry-level, bukan tidak mungkin suatu saat Giorno bisa mampir memperkaya pilihan konsumen yang mendambakan motor ringan, unik, dan mudah dikustomisasi.

Referensi: Honda | Great Biker