Topik Artikel

Pertumbuhan kendaraan nasional

Jumlah Kendaraan Bermotor di Indonesia Tembus 172 Juta Unit

Jumlah Kendaraan Bermotor di Indonesia Tembus 172 Juta Unit

Kepadatan lalu lintas yang semakin intens di berbagai wilayah bukan sekadar persepsi, melainkan cerminan dari lonjakan populasi kendaraan yang masif. Data terbaru menunjukkan angka yang cukup fantastis terkait sebaran moda transportasi di jalan raya.Total kendaraan bermotor di Indonesia mencapai 172.938.093 unit per 2025.Jawa Barat memegang rekor sebagai provinsi dengan jumlah kendaraan terbanyak.Tingkat pertumbuhan kendaraan bermotor nasional mencapai 5,16 persen setiap tahun.Mobil penumpang mencatat laju pertumbuhan tertinggi sebesar 6,66 persen per tahun.Peta Sebaran Kendaraan Bermotor NasionalKepadatan lalu lintas di kawasan TB Simatupang (Photo: Istimewa)Berdasarkan laporan yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS), total populasi kendaraan bermotor di seluruh provinsi telah menyentuh angka 172.938.093 unit. Angka ini mencakup keseluruhan kategori mulai dari mobil penumpang, bus, kendaraan angkutan barang atau truk, hingga sepeda motor yang mendominasi jalanan.Menariknya, meskipun Jakarta sering menjadi sorotan utama terkait kemacetan, provinsi tersebut bukanlah pemilik jumlah kendaraan terbanyak. Jakarta tercatat memiliki 12.279.058 unit kendaraan. Posisi puncak justru ditempati oleh Jawa Barat dengan total 28.057.560 unit, disusul oleh Jawa Timur dengan 26.699.475 unit, dan Jawa Tengah dengan 22.320.623 unit.Laju Pertumbuhan dan Tren TransportasiPeningkatan volume kendaraan ini tidak terjadi secara instan. Laporan Statistik Transportasi Darat mencatat tren kenaikan rata-rata sebesar 5,16 persen per tahun dalam kurun waktu 2020 hingga 2024. Fenomena ini merata di seluruh jenis kendaraan tanpa terkecuali.Mobil penumpang menjadi penyumbang kenaikan tertinggi dengan pertumbuhan mencapai 6,66 persen per tahun. Sementara itu, kategori bus, mobil barang, dan sepeda motor masing-masing mencatatkan angka pertumbuhan sebesar 5,96 persen, 5,42 persen, dan 4,93 persen per tahun. Komposisi ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan moda transportasi pribadi maupun logistik terus meningkat seiring dengan mobilitas penduduk yang semakin tinggi.Referensi: BPS | Otodream