Topik Artikel

Motor adv china

Skutik ADV Honda HooRide 125 Pecahkan Dilema Bagasi dengan Flat Deck Praktis

Skutik ADV Honda HooRide 125 Pecahkan Dilema Bagasi dengan Flat Deck Praktis

Wuyang Honda resmi menghadirkan gebrakan di segmen skutik petualang lewat Honda HooRide 125. Bukan sekadar tampilan gagah ala motor ADV, skutik ini membawa solusi paling dicari pengguna harian: dek rata atau flat deck. Pendekatan crossover ini menyatukan visi motor lincah di perkotaan dengan ambisi menjelajah yang sesungguhnya, langsung mencuri perhatian pasar sejak kemunculannya di China.Filosofi Desain: Siluet tangguh terinspirasi Honda CRF1100L Africa Twin dengan penerapan dek rata yang langka di skutik ADV.Performa Jantung Pacu: Mesin eSP+ 124.7cc 4 katup berpendingin air menghasilkan tenaga 11,2 hp dan torsi 11,7 Nm.Fitur Elektronik: Panel TFT 5 inci, ABS dual channel, kontrol traksi, TPMS, kunci NFC, dan kendali kamera DJI dari setang.Efisiensi Bahan Bakar: Konsumsi BBM tembus 47,17 km per liter, membuat jarak tempuh maksimal mencapai 380 km untuk satu tangki penuh.Perpaduan Garis Tangguh Africa Twin dan Kepraktisan Dek RataDesain depan Honda HooRide 125 mengadopsi DNA agresif Honda CRF1100L Africa Twin. (Photo: Wuyang Honda)Kesan pertama HooRide 125 langsung merepresentasikan DNA motor petualang besar Honda. Sang pabrikan dengan gamblang menyebut tarikan garis bodi skutik ini menukil langsung dari CRF1100L Africa Twin. Fasia depan kokoh dihuni lampu utama LED ganda tajam yang menghasilkan intensitas cahaya hingga 75.000 cd serta sudut sebar 80 derajat, menjamin visibilitas prima kala menerabas gelap.Namun, identitas sesungguhnya tersembunyi di sektor tengah. Alih-alih mengadopsi struktur rangka tulang punggung yang menciptakan terowongan di lantai dek, para insinyur Wuyang Honda memilih arsitektur datar berukuran 276 x 450 milimeter. Keputusan ini membedakan HooRide dari lini ADV kebanggaan Honda seperti ADV160. Lantai seluas ini memungkinkan pengguna mengangkut barang belanjaan atau ransel tanpa repot, dilengkapi pengait depan yang menambah utilitas. Tak berhenti di situ, fokus pada kenyamanan diwujudkan lewat windscreen yang dapat disetel dalam dua tingkat ketinggian berbeda, memecah terpaan angin selama perjalanan.Rekayasa Titik Berat Rendah Berkat Relokasi Tangki BensinWuyang Honda menyediakan opsi grafis off-road yang semakin menegaskan tampilan petualang skutik ini. (Photo: Wuyang Honda)Untuk menciptakan ruang kaki yang lega, tim teknis menanam tangki bahan bakar di bawah lantai. Konfigurasi tak lazim ini bukan sekadar kompromi, melainkan sebuah keuntungan mekanis. Menjatuhkan posisi beban cairan ke titik serendah mungkin menghasilkan gravitasi pusat yang solid. Hasilnya, manuver di kecepatan rendah atau saat menyusuri gang sempit terasa lebih jinak dan mudah dikendalikan.Efek domino positifnya langsung terasa pada kapasitas kompartemen helm. Di balik jok dengan tinggi 760 milimeter yang bersahabat untuk postur Asia, tersembunyi ruang penyimpanan yang sanggup menampung dua unit helm jet. Dengan bobot total hanya 125 kilogram, keseimbangan antara stabilitas dan kelincahan skutik ini hadir tanpa cela.Performa Mesin eSP+ 125cc: Lincah dan Irit Bukan Sekadar SloganPanel TFT 5 inci menampilkan data lengkap termasuk tekanan udara ban (TPMS) dan koneksi NFC. (Photo: Wuyang Honda)HooRide 125 mengusung platform eSP+ berkapasitas 124.7cc, satu silinder, konfigurasi 4 katup SOHC dengan pendingin air. Jantung mekanis ini akrab dikenal sebagai penopang skutik global seperti Honda PCX 125. Meski tak menyemburkan tenaga eksplosif, output 8,2 kilowatt di putaran 8.250 rpm serta torsi 11,7 Nm yang memuncak lebih awal di 5.250 rpm menjanjikan tarikan responsif dan minim getaran.Karakternya dirancang untuk mengalirkan tenaga secara linier, bukan mengejar akselerasi brutal. Toh, data mencatat angka konsumsi bahan bakar 47,17 kilometer per liter berdasarkan siklus WMTC. Dipadukan tangki berkapasitas 8,2 liter, potensi jarak tempuh teoritis menyentuh angka fantastis 380 kilometer. Sebuah bukti bahwa orientasi touring mendarat kuat di skutik ini.Fitur Keselamatan dan Konektivitas Melampaui Harga Jutaan RupiahArea dek rata menjadi nilai jual utama HooRide 125 yang membedakannya dari skutik ADV pada umumnya. (Photo: Wuyang Honda)Di luar dugaan, Honda HooRide 125 hadir dengan paket keselamatan setara motor premium. Rem cakram terpasang di kedua roda, diawasi oleh modul ABS 2 kanal. Lebih mengejutkan, teknologi HSTC alias Honda Selectable Torque Control ikut disematkan. Perangkat anti-selip ini membaca putaran roda belakang dan memangkas torsi secara halus begitu sensor mendeteksi kehilangan traksi. Di kelas 125cc, fitur ini nyaris tidak tersentuh kompetitor.Urusan antarmuka juga tak main-main. Panel TFT berwarna 5 inci menyajikan data mulai dari takometer digital hingga pantauan kondisi cuaca. Sistem immobilizer kini dilengkapi kunci pintar dengan dukungan kartu NFC, plus konektivitas Wi LINK yang memungkinkan operasi kendaraan lewat aplikasi ponsel cerdas. Untuk mengisi ulang daya gawai modern, pabrikan menyediakan port USB-A dan USB-C sekaligus di dalam laci depan.Satu sentuhan menarik bagi pegiat konten perjalanan adalah tombol kendali kamera DJI. Terintegrasi pada setang, pengendara dapat menjepret momen atau merekam video melalui perangkat DJI Osmo Action tanpa harus melepas tangan. Detail ini menandaskan bahwa HooRide 125 benar-benar efektif sebagai kanvas dokumentasi mobilitas.Sektor Kaki-Kaki 17 Inci dan Potensi Pasar IndonesiaPiranti pengereman ABS dual channel dan kontrol traksi menjadi bukti keseriusan Honda di sisi keamanan. (Photo: Wuyang Honda)Untuk melengkapi postur gagahnya, pabrikan memberi pelek ring 17 inci yang dibalut karet dual-purpose dari YOSUN. Ukuran ban depan 100/80-17 serta belakang 130/70-17 memberikan grip mumpuni di aspal maupun jalanan berdebu ringan. Suspensi belakang ganda dapat diatur preload-nya, adaptif terhadap beban bawaan dan preferensi redaman pengendara. Sensor TPMS turut bekerja memonitor tekanan angin ban secara real-time, mencegah potensi bahaya akibat ban kempis di perjalanan.Di negeri asalnya, Tiongkok, Honda HooRide 125 dilego dalam tiga varian: Standar, High-End, dan High-End Box Edition. Versi High-End membedakan diri lewat grafis ala motor trail, velg emas, dan modul koneksi penuh ke DJI. Sementara Box Edition menambah top box premium yang terintegrasi dengan sistem kunci pintar. Bandrol harga di sana berkisar 12.980 hingga 14.680 yuan atau setara Rp28,3 juta hingga Rp32 jutaan. Belum ada sinyal dari APM Honda soal potensi masuknya skutik ini ke pasar Asia Tenggara. Namun, jika racikan unik dek rata bertemu konektivitas modern ini mendarat di tanah air, bukan mustahil ia akan memikat konsumen yang bosan dengan opsi skutik flat deck konvensional.Referensi: Wuyang Honda | Great Biker