Mobil nasional
- Berita
- •
- 14 Jun, 2026
- •
- Raka Wicaksono
Pabrik Mobil Nasional di Subang Targetkan Produksi 300 Ribu Unit
Proyek ambisius pengembangan mobil nasional kini memasuki babak baru. Fasilitas manufaktur yang dikelola oleh PT Pindad di Kabupaten Subang, Jawa Barat, diproyeksikan mampu mencapai angka produksi hingga 300.000 unit kendaraan setiap tahunnya.Fasilitas di Subang direncanakan sebagai ekosistem manufaktur terintegrasi seluas 539 hektar.Tahap awal pembangunan berlangsung pada 2026 hingga 2028 dengan target kapasitas 50.000 unit.Peningkatan kapasitas produksi akan dilakukan secara bertahap menuju angka 300.000 unit per tahun.Proyek ini ditargetkan menyerap sekitar 2.000 tenaga kerja lokal.Visi Kemandirian Industri OtomotifMenteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat meninjau fasilitas kendaraan taktis Maung (Photo: Istimewa)Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin baru saja melakukan peninjauan langsung ke lokasi pengembangan tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari dorongan pemerintah untuk memperkuat kemandirian bangsa di sektor teknologi dan manufaktur. Penguasaan teknologi otomotif dianggap sebagai fondasi penting untuk meningkatkan daya saing industri nasional di mata dunia.Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah memberikan arahan tegas mengenai pentingnya industrialisasi mandiri. Fokusnya tidak hanya terbatas pada kendaraan roda empat, tetapi juga mencakup motor, perangkat elektronik, hingga komputer. Tujuannya agar bangsa ini tidak sekadar menjadi pasar bagi produk luar, melainkan menjadi produsen yang mampu memenuhi kebutuhan sendiri.Dampak Ekonomi Bagi Wilayah SekitarKeberadaan kawasan industri terintegrasi ini diharapkan memberikan efek domino terhadap perekonomian daerah. Selain penyerapan tenaga kerja, proyek ini akan memicu tumbuhnya industri pendukung di sekitar Subang. Sinergi antara Danantara sebagai penyokong modal dan PT Pindad sebagai pelaksana teknis diharapkan mampu mengakselerasi proses produksi kendaraan buatan anak bangsa.Strategi ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun ekosistem yang berkelanjutan. Dengan kapasitas produksi yang masif, kendaraan hasil manufaktur dalam negeri diharapkan mampu bersaing tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga menjangkau pasar internasional. Pengembangan sumber daya manusia yang kompeten menjadi kunci utama untuk menjaga standar kualitas produk yang dihasilkan nanti.Referensi: Pindad | Otodream