Toyota Starlet Buktikan Diri Sebagai Ikon yang Harganya Justru Meroket di Pasar Bekas

Jauh sebelum era Yaris, Toyota Starlet berjaya sebagai hatchback kults. Kini, harga bekasnya justru meroket, dari Rp40 jutaan untuk Starlet Kotak hingga tembus Rp120 jutaan untuk Starlet Kapsul.

Share
Toyota Starlet generasi Kapsul menjadi hatchback bekas yang harganya terus meroket dan diburu kolektor.
Toyota Starlet generasi Kapsul menjadi hatchback bekas yang harganya terus meroket dan diburu kolektor.

Sebelum Toyota Yaris meramaikan jalanan, ada satu hatchback yang menjadi simbol gaya hidup anak muda pada akhir 1980-an hingga 1990-an, yakni Toyota Starlet. Mobil berukuran kompak ini dikenal karena desainnya yang sporty, konsumsi bahan bakar irit, serta mesin yang terkenal bandel.

Tak heran jika hingga kini, puluhan tahun setelah produksinya terhenti, popularitasnya belum memudar. Dari pantauan di lapak mobil bekas, harga unit Toyota Starlet justru terus menunjukkan tren positif.

  • Generasi awal "Starlet Kotak" EP70 kini ditawarkan mulai Rp40 jutaan hingga Rp70 jutaan.
  • Varian "Starlet Kapsul" generasi EP80 yang paling populer memiliki banderol lebih tinggi, berkisar Rp60 jutaan sampai Rp120 jutaan.
  • Unit edisi langka atau hasil restorasi penuh bahkan bisa dijual dengan harga yang jauh lebih mahal.

Debut Global dan Awal Mula Julukan "Starlet Kotak"

Toyota Starlet sebenarnya merupakan model global yang pertama kali diperkenalkan pada 1973. Namun, kiprahnya di Indonesia mulai dikenal luas pada pertengahan 1980-an ketika Toyota Astra Motor menghadirkan generasi EP70.

Generasi ini hadir dengan desain serba mengotak yang menjadi tren pada zamannya, sehingga publik pun menjulukinya sebagai "Starlet Kotak". Pilihan mesin yang ditawarkan meliputi 1.000 cc dan 1.300 cc, dengan karakter yang sederhana namun mudah dirawat.

Kehadiran Starlet Kotak langsung mendapat sambutan positif karena menawarkan kombinasi kepraktisan dan efisiensi yang sulit ditandingi kompetitor saat itu.

Transformasi Desain ke Generasi "Kapsul" yang Paling Ikonik

Memasuki awal 1990-an, Toyota menghadirkan penerusnya yang menggunakan kode EP80. Desain bodinya berubah drastis, dari yang semula mengotak kini bertransformasi menjadi lebih membulat.

Perubahan desain inilah yang membuat masyarakat Indonesia menjulukinya sebagai "Starlet Kapsul". Model ini menjadi generasi paling populer di Tanah Air dan unitnya masih sering ditemui berseliweran hingga sekarang.

Starlet Kapsul menawarkan kenyamanan lebih baik, kabin yang terasa lebih modern, serta pilihan varian yang beragam. Pada masa itu, mobil ini menjadi salah satu hatchback favorit kalangan muda dan keluarga kecil karena tampilannya dianggap lebih sporty dibanding sedan kompak pada eranya.

Harga Bekas yang Justru Terus Merangkak Naik

Toyota resmi menghentikan penjualan Starlet pada 1999. Setelah beberapa tahun tanpa penerus langsung, posisinya kemudian digantikan oleh Toyota Yaris yang mulai dipasarkan pada 2006. Meski sudah tidak diproduksi selama lebih dari dua dekade, nilai jual Starlet tak kunjung rontok.

Unit Starlet Kotak keluaran akhir 1980-an umumnya ditawarkan mulai Rp40 juta hingga Rp70 juta, tergantung kondisi dan tingkat orisinalitasnya. Sementara itu, banderol untuk Starlet Kapsul keluaran 1990-an terbang lebih tinggi.

Untuk kondisi standar dan terawat, harga bekasnya berkisar Rp60 juta sampai Rp120 juta. Bahkan, beberapa unit edisi langka atau hasil restorasi dapat dijual dengan harga yang jauh lebih tinggi, membuktikan statusnya sebagai mobil kults yang diburu kolektor.

Referensi: Toyota | viva.co.id