Jetour T1 Resmi Hadir di Indonesia dengan Opsi Mesin Turbo dan Hybrid Canggih
Jetour T1 resmi meluncur di Indonesia dengan pilihan mesin turbo 2.000cc dan varian hybrid i-DM. Simak spesifikasi lengkap dan bocoran harganya yang kompetitif mulai Rp170.000.000.
PT Jetour Sales Indonesia secara resmi mengumumkan kehadiran Jetour T1 untuk konsumen di tanah air. Langkah ini menandai babak baru bagi merek otomotif asal Tiongkok tersebut dengan membawa SUV yang tidak hanya mengandalkan desain gagah, tetapi juga performa mesin yang telah teruji di berbagai medan ekstrem dunia.
- Jetour T1 tersedia dalam pilihan mesin bensin konvensional 2.000cc turbo dan varian hybrid i-DM.
- Nilai Jual Kendaraan Bermotor atau NJKB untuk model ini terdaftar mulai dari Rp170.000.000 hingga Rp205.000.000.
- Varian i-DM menawarkan performa buas dengan torsi maksimal gabungan mencapai 530 Nm.
- SUV ini telah melewati pengujian di ketinggian 5.000 meter dan gurun pasir dengan kondisi ekstrem.
Pilihan Varian Mesin Turbo dan Teknologi Hybrid i-DM
Jetour membawa strategi ganda untuk pasar Indonesia dengan memperkenalkan dua tipe penggerak sekaligus. Varian pertama adalah Jetour T1 dengan mesin pembakaran internal atau ICE yang menggunakan unit 2.000cc turbo. Mesin ini dirancang untuk menghasilkan tenaga besar dan karakter torsi yang sangat kuat sejak putaran bawah, sehingga sangat mumpuni untuk penggunaan harian maupun petualangan luar ruang.
Varian kedua yang menjadi sorotan utama adalah Jetour T1 i-DM atau Intelligent Dual Mode. Model ini merupakan kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle yang menggabungkan mesin bensin 1.500cc turbo Acteco TGDI generasi kelima dengan motor listrik berperforma tinggi. Mesin bensinnya sendiri mampu menghasilkan tenaga 136 PS dan torsi 220 Nm dengan efisiensi termal mencapai 44,5 persen.
Ketika bekerja bersama dengan motor listrik yang bertenaga 204 PS dan torsi 310 Nm, total output yang dihasilkan sangat mengesankan. Jetour T1 i-DM mampu memuntahkan tenaga maksimal hingga 340 PS dan torsi puncak mencapai 530 Nm. Tenaga sebesar ini disalurkan melalui transmisi canggih yang memastikan perpindahan daya ke roda tetap halus namun responsif.
Ketangguhan yang Teruji di Medan Ekstrem Dunia
Sebelum menginjakkan kaki di Indonesia, Jetour T1 telah melewati serangkaian pengujian berat untuk membuktikan durabilitasnya. Salah satu pengujian yang paling menonjol dilakukan di Pegunungan Andes dengan ketinggian mencapai lebih dari 5.000 meter di atas permukaan laut. Dalam kondisi oksigen tipis yang hanya sekitar 60 persen dari kondisi normal, mesin Jetour T1 terbukti mampu melakukan start dalam kondisi dingin hanya dengan satu kali percobaan.
Selain ketangguhan mesin, sistem penggerak XWD Intelligent All-Wheel Drive pada mobil ini juga diuji di Gurun Atacama. Sistem pintar ini mampu mendistribusikan torsi secara real-time ke keempat roda untuk mengatasi medan sulit seperti pasir longgar atau tanjakan curam. Dalam pengujian tersebut, Jetour T1 berhasil keluar dari jebakan pasir sedalam 30 cm berkat distribusi torsi hingga 390 Nm ke roda yang membutuhkan traksi.
Keamanan berkendara juga menjadi prioritas dengan penyematan teknologi Electronic Limited Slip Differential serta sistem stabilitas Bosch ESP 9.3. Perangkat ini memastikan mobil tetap stabil saat melibas permukaan jalan dengan traksi rendah atau saat menghadapi terpaan angin kencang di area terbuka. Struktur sasis monokok yang digunakan juga memberikan keseimbangan antara kenyamanan berkendara di aspal dan ketangguhan di jalur offroad ringan.
Harga Resmi dan Pilihan Varian di Indonesia
Menjelang peluncuran resminya, data mengenai Nilai Jual Kendaraan Bermotor atau NJKB untuk Jetour T1 telah terdaftar di Badan Pendapatan Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Terdapat tiga kode kendaraan yang mencerminkan varian yang akan dipasarkan di Indonesia. Varian paling dasar adalah T1 (4x2) DCT AT dengan nilai Rp170.000.000, diikuti oleh varian T1 (4x4) DCT AT dengan nilai Rp185.000.000.
Sementara itu, varian tertinggi yakni T1 PHEV 1.5 STD 1DHT 4x2 memiliki nilai dasar Rp205.000.000. Perlu dicatat bahwa angka-angka tersebut merupakan nilai dasar sebelum ditambah dengan berbagai komponen pajak seperti Pajak Pertambahan Nilai, Pajak Penjualan atas Barang Mewah, biaya administrasi, serta margin perusahaan untuk menentukan harga on the road.
Melihat skema harga dasar tersebut, Jetour T1 diprediksi akan memiliki posisi harga yang sangat kompetitif di kelas SUV menengah. Varian hybrid i-DM dipastikan akan memiliki banderol yang sedikit lebih tinggi dibandingkan versi mesin bensin konvensional karena teknologi baterai dan motor listrik yang lebih kompleks. Kehadiran Jetour T1 ini memberikan opsi baru bagi konsumen yang menginginkan mobil dengan tampilan boxy yang ikonik namun tetap dibekali teknologi modern dan efisiensi bahan bakar yang baik.
Via: www.otodream.com