Topik Artikel

Pertamax green 2026

Pertamina Naikkan Harga Pertamax Hari Ini Jadi Rp16.250, BBM Subsidi Aman Hingga Akhir Tahun

Pertamina Naikkan Harga Pertamax Hari Ini Jadi Rp16.250, BBM Subsidi Aman Hingga Akhir Tahun

Kejutan datang dari Pertamina Patra Niaga di tengah bulan Juni. Setelah sempat bertahan cukup lama di angka Rp12 ribuan, harga BBM non-subsidi andalan, Pertamax, resmi melonjak signifikan. Kini, konsumen harus merogoh kocek lebih dalam untuk mengisi tangki kendaraan kesayangan dengan bahan bakar beroktan 92 tersebut.Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter, berlaku mulai 10 Juni 2026.Harga Pertamax Green ikut terkerek naik menjadi Rp17.000 per liter.BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar dipastikan tidak naik hingga 31 Desember 2026.Pertamina menyebut penyesuaian ini mengikuti formula harga yang ditetapkan pemerintah dan evaluasi harga minyak dunia.Lonjakan Harga Setelah Koordinasi dengan Regulator Daftar harga terbaru BBM nonsubsidi Pertamax dan Pertamax Green. (Photo: Pertamina) Pertamina tidak mengambil keputusan ini secara sepihak. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM non-subsidi telah melalui proses evaluasi sesuai formula yang ditetapkan oleh pemerintah. Mekanisme ini memungkinkan perubahan dilakukan sewaktu-waktu mengikuti fluktuasi harga minyak mentah global dan nilai tukar.“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Roberth dalam keterangan tertulisnya. Langkah ini diklaim sebagai bagian dari implementasi tata kelola energi untuk menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis dan kualitas layanan.Dengan adanya perubahan ini, selisih harga antara Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green (RON 95) kini terpaut cukup tipis. Pertamina memastikan ketersediaan stok kedua jenis BBM ini dalam kondisi aman di seluruh jaringan SPBU. Masyarakat diimbau untuk memantau informasi harga terkini melalui kanal resmi atau aplikasi MyPertamina.Skema Harga BBM Terkini di SPBU PertaminaKenaikan ini otomatis mengubah lanskap harga BBM non-subsidi yang sebelumnya bertahan di bawah ambang psikologis. Namun, kabar baiknya, sektor BBM bersubsidi justru mendapat jaminan ketat dari pemerintah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan sinyal kuat bahwa tidak akan ada penyesuaian harga untuk bahan bakar yang banyak dikonsumsi masyarakat kelas menengah ke bawah.“Saya mengulangi lagi bahwa urusan BBM subsidi, LPG subsidi, insya Allah doakan tidak akan kita naikkan sampai dengan 31 Desember,” tegas Bahlil kepada awak media di Jakarta. Pernyataan ini menjadi angin segar di tengah penyesuaian harga Pertamax yang cukup mengejutkan.Saat ini, Pertalite masih dijual dengan harga stabil di Rp10.000 per liter. Sementara itu, Biosolar untuk segmen kendaraan niaga dan transportasi juga tetap bertahan di harga Rp6.800 per liter. Kebijakan ini menegaskan keberpihakan pemerintah terhadap daya beli masyarakat sembari tetap membebankan mekanisme pasar pada jenis BBM dengan nilai oktan lebih tinggi.Pergeseran konsumen dari Pertamax ke Pertalite sempat menjadi kekhawatiran tersendiri, namun Pertamina optimis segmen pengguna Pertamax akan tetap bertahan karena kebutuhan spesifikasi mesin kendaraan modern yang mensyaratkan rasio kompresi tinggi.Referensi: Pertamina Via: www.otodream.com