KABAROTOMOTIF.COM, JAKARTA – Setelah 40 tahun mengaspal di Indonesia sebagai mobil niaga akhirnya PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) meluncurkan semua lini produk Hino berstandard mesin emisi Euro4. Rabu (9/3) di Purwakarta.

Dalam pengembangan kendaraan Euro4 ini sudah melalui riset yang matang di Indonesia. Untuk itulah Hino tetap berkomitmen mempertahankan DNA Hino yaitu Quality Durability Reliability atau QDR.

Saat ini, semua kendaraan Hino yang diproduksi sudah dengan teknologi mesin Euro4 untuk memenuhi semua kebutuhan bisnis, mulai dari light-duty truck Hino Dutro, medium-duty truck Hino Ranger, heavy-duty truck Hino Profia dan Hino Bus. Kesemuanya untuk membantu operasional bisnis menjadi lebih mudah, karena Hino tangguh di jalan dan siap meningkatkan keuntungan di tangan.

Masato Uchida, Presiden Direktur HMSI menegaskan kalau Peluncuran
Hino tidak hanya untuk memenuhi regulasi Euro4. Tapi untuk menguatkan posisi Hino sebagai pemimpin pasar yang terus berkontribusi untuk kemajuan dan pengembangan transportasi di Indonesia yang lebih ramah lingkungan.

Semua produk Hino, bukan hanya berstandard mesin emisi Euro4, tetapi berbagai fitur perobahan juga dilakukan Mulai dari sasis yang kuat teruji dilapangan, gross vehicle weight (GVW) yang lebih optimal, sistem pengereman yang reponsif menggunakan full air brake dan ABS, hingga sistem bahan bakar dengan mekanisme 3x penyaringan bahan bakar dan injector dengan full Diamond Like Carbon (DLC).

Pada kesempatan itu pula, Santiko Wardoyo, COO – Director HMSI, menegaskan kalau truk dan bus Hino Euro4, memiliki transmisi dan mesin baru common rail. Hal ini tentunya tidak hanya kuat dan tangguh di segala medan operasi, namun juga memiliki emisi gas buang ramah lingkungan.”

“Mesin common rail Hino sudah dilengkapi Diesel Oxidation Catalyst (DOC) untuk mengurangi emisi gas buang karbon monoksida (CO), dan Hidrokarbon (HC) selain itu terdapat Exhaust Gas Recirculation (EGR) untuk menurunkan kadar emisi gas buang NOx, dan Selective Catalytic Reduction (SCR) untuk model tertentu,”jelas Santiko.

Mesin common rail Hino Euro4 juga memiliki Variable Nozzle Turbo (VNT) untuk meningkatkan suplai udara ke ruang bakar untuk menghasilkan tenaga secara responsif, serta ECU generasi terbaru yang telah terintegrasi dengan EDU. Dengan beragam teknologi didalamnya membuat mesin common rail Hino memiliki emisi gas buang ramah lingkungan, efisiensi bahan bakar yang baik, dan menghasilkan suara mesin halus dan minim getaran.

Masahiro Aso, Presiden Direktur PT Hino Motors Manufactruing Indonesia (HMMI) mengatakan untuk mencapai target emisi gas buang yang ditetapkan, sebaiknya menggunakan bahan bakar solar dengan minimal Cetane Number 51 dan kandungan sulfur maksimal 50ppm.

“Untuk itu HMMI memberikan jaminan kualitas atas kendaraan Hino yang dihasilkan saat ini, karena Hino Indonesia telah berpengalaman dalam memproduksi kendaraan EURO4 untuk pasar ekspor,” tegas Masahiro.

Khusus di Euro4 ini, exterior Hino Dutro hadir dengan beberapa perubahan seperti desain grill depan dan perubahan cover atas lampu yang kini menyatu dan lebih stylish, serta perubahan bumper depan yang dirancang menyesuaikan posisi fog lamp sehingga lebih dinamis.

Selain itu ada penambahan cover spion pada dudukan kaca spion yang berguna untuk mencegah pencurian. Perubahan desain juga terdapat pada bagian interior. Dimana terdapat perubahan warna dashboard, door trim dan kursi yang kini berwarna coklat yang memberi kesan mewah, nyaman dan modern.

Semua perubahan desain baru ini memberikan tampilan yang lebih segar dan dinamis. Hino Dutro sendiri memiliki sasis yang tangguh, karena memiliki sasis tanpa sambungan, terdapat keling penguat diatas frame dan profil sasis yang tebal. (Savor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here