IBIMA siap genjot industri nasional hingga 30%

0

Kabar Otomotif – Insan Bisnis & Industri Manufaktur Indonesia (IBIMA) siap genjot kontribusi sektor industri dalam ekonomi nasional miliki kontribusi besar dalam PDB terus meningkat.

Investor manufaktur menilai Indonesia sudah tidak ramah lagi. Hampir setiap tahun selalu demo buruh soal kenaikan upah,” kata Presiden Direktur Insan Bisnis dan Industri Manufaktur Indonesia (IBAMA) Ir. Made Dana Tangkas, M.Is,IPU saat peluncuran Program Magister Industry & Business Institute of Management di Jakarta, Kamis (30/8).

Peresmian dihadiri oleh pendiri Ibima yakni TP Rachmat, Pemilik Triputra Group, Ary Ginanjar Agustian Pemilik ESQ Leadership Center, serta I Made Dana Tangkas selaku Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI) sekaligus Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia.

IBIMA merupakan sebuah lembaga independen di bawah naungan PT Insan Bisnis dan Industri Manufaktur. Dalam hal ini berperan untuk pengembangan sumber daya manusia, memberikan dukungan, umpan balik dan saran kepada pemangku kepentingan bisnis dan industri.

Banyak investor manufaktur menilai kondisi di Indonesia tidak ramah lagi seperti era tahun 80-an, dimana investasi di sektor manufaktur tidak begitu sulit untuk dibangun. Kini, banyak undustri manufaktur yang mulai merelokasi industrinya dari Indonesia ke negara tetangga seperti Vietnam, Thailand atau Myarmar.

Padahal, dalam dunia usaha manufaktur dibutuhkan suasana kepastian iklim bekerja, kenyamanan bekerja, dan kepastian berkelanjutan bekerja. Jika terjadi gangguan dari tiga hal tersebut, maka roda bisnis manufaktur bisa tidak lancar. Sementara sumber daya manusia (SDM) Indonesia masih tertinggal dengan negara tetangga seperti Malaysia, Thailand atau Philipina.

Karena itu IBIMA hadir untuk mendukung program pengembangaan SDM dalam rangka vokasi/sertifikasi/teaching factory (Tempat Uji Kompetensi) dalam memasuki industri 4.0, serta meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan per kapita (Gross Domestic Product/GDP).

IBIMA fokus pada penguatan paradigma kewirausahaan mindset dan entrepreneurship, peningkatan kompetensi dan budaya industri, serta mengembangkan kepemimpinan yang kokoh.

Adapun lingkup kegiatan IBIMA di antaranya menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan lean industry bagi pelaku industri dan bisnis IKM dan UKM, mengembangkan model unggulan pendidikan vokasi industri, serta menyiapkan skema sertifikasi tenaga ahli lean industry.

“Kami ingin menjadi lembaga yang terkemuka dalam membangun industri dengan produktivitas dan daya saing industri berkelas dunia serta kontribusi terhadap PDB di tahun 2030 lebih besar dari 30 persen,” ujar I Made Dana Tangkas.

“IBIMA ingin turut berkontribusi terhadap peningkatan tersebut antara lain dengan meningkatkan produktivitas dan daya saing”, pungkasnya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.